6 Film yang Bakal Rilis Bersamaan pada Momen Lebaran 2026
03 January 2026 |
17:41 WIB
Momen Lebaran 2026 kembali menjadi ajang adu daya tarik bagi sejumlah film blockbuster di Indonesia. Sejumlah rumah produksi telah menyiapkan film andalan dari berbagai genre untuk mengisi layar, mulai dari drama keluarga, horor, hingga fiksi ilmiah.
Kehadiran film-film tersebut diharapkan mampu menarik banyak penonton. Sebab, momen Lebaran merupakan salah satu periode emas yang penting bagi industri perfilman Indonesia.
Baca juga: 10 Serial Orisinal Netflix yang Wajib Masuk Watchlist 2026
Dengan enam judul rilis berbarengan, persaingan film Lebaran tahun ini diprediksi berlangsung ketat. Namun, beragamnya tema dan pendekatan cerita justru membuka ruang bagi penonton untuk menikmati pengalaman sinema yang lebih berwarna selama masa libur panjang.
Berikut adalah 6 film yang dijadwalkan tayang pada periode Lebaran 2026:
Film Na Willa diadaptasi dari buku milik musisi Reda Gaudiamo yang terdiri dari tiga chapter, yakni Na Willa, Na Willa dan Rumah dalam Gang, serta Na Willa dan Hari-hari Ramai. Disutradarai Rian Adriandhy, film ini memilih menyoroti cerita dari buku pertamanya yang paling ikonik.
Mengambil latar Surabaya era 1960-an, kisahnya berpusat pada seorang gadis kecil bernama Na Willa dengan imajinasi luas yang perlahan belajar memahami dunia di sekitarnya. Lewat sudut pandang masa kanak-kanak, film ini menghadirkan cerita hangat tentang keluarga, keseharian, serta nilai kemanusiaan yang sederhana, tetapi sarat akan makna.
Pelangi di Mars merupakan film produksi Mahakarya Pictures yang digarap oleh sutradara Upie Guava dengan genre fiksi ilmiah yang berpadu drama keluarga. Berlatar tahun 2090, film ini menggambarkan kondisi Bumi yang krisis air bersih akibat sumber daya yang kian menipis dan dikuasai korporasi bernama Nerotex.
Pelangi, gadis pertama yang lahir dan besar di Mars, kemudian bertemu dengan sekelompok robot rusak yang membawanya pada sebuah misi besar. Bersama-sama, mereka berusaha menemukan Zeolith Omega, mineral misterius yang dipercaya menjadi harapan terakhir umat manusia untuk memurnikan air dan menyelamatkan Bumi.
Film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan hasil kolaborasi Rapi Film bersama Screenplay Films, Legacy Pictures, dan Vortera Studios. Mengusung drama keluarga, film ini menyoroti perjuangan seseorang dalam meraih kesuksesan di tengah keterbatasan hidup.
Disutradarai Naya Anindita dengan naskah karya Evelyn Afnilia, sebenarnya belum banyak gambaran cerita yang diungkap. Namun, sesuai judulnya, kisahnya akan berkutat pada perjuangan pemuda sederhana yang dihadapkan pada berbagai rintangan demi mengejar mimpinya meski harus berulang kali jatuh dan bangkit lagi.
Suzzanna: Santet di Atas Dosa merupakan film horor produksi Soraya Intercine Films yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis. Film ini mengisahkan Suzzanna (Luna Maya) yang menjadi objek cinta Bisman (Clift Sangra), seorang penguasa desa berhati dingin. Terobsesi oleh ambisi dan kekuasaan, Bisman justru menempuh jalan kelam dengan menyantet ayah Suzzanna hingga meninggal dunia.
Setelah ayahnya tewas akibat santet Bisman, Suzzanna terdorong mempelajari ilmu hitam demi membalas dendam. Namun, di tengah usahanya, ia justru jatuh cinta pada Pramuja, pria saleh yang tidak mengetahui rahasia kelamnya, hingga Suzzanna harus memilih antara melanjutkan dendam atau mempertaruhkan segalanya demi cinta.
Disutradarai Dinna Jasanti, film Senin Harga Naik menjadi proyek terbaru dari Starvision yang menyoroti konflik keluarga dengan pendekatan emosional. Teaser yang dirilis memperlihatkan ketegangan hubungan ibu dan anak yang diperankan Meriam Bellina dan Nadya Arina.
Cerita mengikuti Mutia yang ingin membuktikan dirinya mampu sukses tanpa campur tangan sang ibu, Retno. Meski berhasil mencapai karier gemilang setelah tiga tahun, Mutia justru dihadapkan pada situasi yang memaksanya kembali pulang dan menghadapi konflik lama yang belum sepenuhnya usai.
Film Danur: The Last Chapter menjadi penutup dari semesta Danur yang disutradarai Awi Suryadi dan diproduseri Manoj Punjabi. Kisahnya memperlihatkan Risa yang telah memilih menjalani hidup normal dan menutup diri dari dunia makhluk tak kasatmata.
Situasi berubah ketika adiknya, Riri, mulai menunjukkan kejanggalan menjelang pernikahannya di sebuah gedung tua. Seiring waktu, Risa kembali mengalami teror aneh yang diyakininya berkaitan dengan Peter dan kawan-kawan. Namun, di sisi lain kondisi sang adik kian mengkhawatirkan hingga mengancam keselamatan semua orang.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Kehadiran film-film tersebut diharapkan mampu menarik banyak penonton. Sebab, momen Lebaran merupakan salah satu periode emas yang penting bagi industri perfilman Indonesia.
Baca juga: 10 Serial Orisinal Netflix yang Wajib Masuk Watchlist 2026
Dengan enam judul rilis berbarengan, persaingan film Lebaran tahun ini diprediksi berlangsung ketat. Namun, beragamnya tema dan pendekatan cerita justru membuka ruang bagi penonton untuk menikmati pengalaman sinema yang lebih berwarna selama masa libur panjang.
Berikut adalah 6 film yang dijadwalkan tayang pada periode Lebaran 2026:
1. Na Willa
Film Na Willa diadaptasi dari buku milik musisi Reda Gaudiamo yang terdiri dari tiga chapter, yakni Na Willa, Na Willa dan Rumah dalam Gang, serta Na Willa dan Hari-hari Ramai. Disutradarai Rian Adriandhy, film ini memilih menyoroti cerita dari buku pertamanya yang paling ikonik.
Mengambil latar Surabaya era 1960-an, kisahnya berpusat pada seorang gadis kecil bernama Na Willa dengan imajinasi luas yang perlahan belajar memahami dunia di sekitarnya. Lewat sudut pandang masa kanak-kanak, film ini menghadirkan cerita hangat tentang keluarga, keseharian, serta nilai kemanusiaan yang sederhana, tetapi sarat akan makna.
2. Pelangi di Mars
Pelangi di Mars merupakan film produksi Mahakarya Pictures yang digarap oleh sutradara Upie Guava dengan genre fiksi ilmiah yang berpadu drama keluarga. Berlatar tahun 2090, film ini menggambarkan kondisi Bumi yang krisis air bersih akibat sumber daya yang kian menipis dan dikuasai korporasi bernama Nerotex.
Pelangi, gadis pertama yang lahir dan besar di Mars, kemudian bertemu dengan sekelompok robot rusak yang membawanya pada sebuah misi besar. Bersama-sama, mereka berusaha menemukan Zeolith Omega, mineral misterius yang dipercaya menjadi harapan terakhir umat manusia untuk memurnikan air dan menyelamatkan Bumi.
3. Tunggu Aku Sukses Nanti
Film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan hasil kolaborasi Rapi Film bersama Screenplay Films, Legacy Pictures, dan Vortera Studios. Mengusung drama keluarga, film ini menyoroti perjuangan seseorang dalam meraih kesuksesan di tengah keterbatasan hidup.
Disutradarai Naya Anindita dengan naskah karya Evelyn Afnilia, sebenarnya belum banyak gambaran cerita yang diungkap. Namun, sesuai judulnya, kisahnya akan berkutat pada perjuangan pemuda sederhana yang dihadapkan pada berbagai rintangan demi mengejar mimpinya meski harus berulang kali jatuh dan bangkit lagi.
4. Suzzanna: Santet di Atas Dosa
Suzzanna: Santet di Atas Dosa merupakan film horor produksi Soraya Intercine Films yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis. Film ini mengisahkan Suzzanna (Luna Maya) yang menjadi objek cinta Bisman (Clift Sangra), seorang penguasa desa berhati dingin. Terobsesi oleh ambisi dan kekuasaan, Bisman justru menempuh jalan kelam dengan menyantet ayah Suzzanna hingga meninggal dunia.
Setelah ayahnya tewas akibat santet Bisman, Suzzanna terdorong mempelajari ilmu hitam demi membalas dendam. Namun, di tengah usahanya, ia justru jatuh cinta pada Pramuja, pria saleh yang tidak mengetahui rahasia kelamnya, hingga Suzzanna harus memilih antara melanjutkan dendam atau mempertaruhkan segalanya demi cinta.
5. Senin Harga Naik
Disutradarai Dinna Jasanti, film Senin Harga Naik menjadi proyek terbaru dari Starvision yang menyoroti konflik keluarga dengan pendekatan emosional. Teaser yang dirilis memperlihatkan ketegangan hubungan ibu dan anak yang diperankan Meriam Bellina dan Nadya Arina.
Cerita mengikuti Mutia yang ingin membuktikan dirinya mampu sukses tanpa campur tangan sang ibu, Retno. Meski berhasil mencapai karier gemilang setelah tiga tahun, Mutia justru dihadapkan pada situasi yang memaksanya kembali pulang dan menghadapi konflik lama yang belum sepenuhnya usai.
6. Danur: The Last Chapter
Film Danur: The Last Chapter menjadi penutup dari semesta Danur yang disutradarai Awi Suryadi dan diproduseri Manoj Punjabi. Kisahnya memperlihatkan Risa yang telah memilih menjalani hidup normal dan menutup diri dari dunia makhluk tak kasatmata.
Situasi berubah ketika adiknya, Riri, mulai menunjukkan kejanggalan menjelang pernikahannya di sebuah gedung tua. Seiring waktu, Risa kembali mengalami teror aneh yang diyakininya berkaitan dengan Peter dan kawan-kawan. Namun, di sisi lain kondisi sang adik kian mengkhawatirkan hingga mengancam keselamatan semua orang.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.