Band Alternatif Rock HELICAT Buka Perjalanan Musik Lewat Single SWAGGER
30 December 2025 |
19:30 WIB
1
Like
Like
Like
Band alternatif rock HELICAT resmi memulai langkah mereka di industri musik Indonesia lewat perilisan single debut berjudul SWAGGER. Lagu ini mengangkat tema yang dekat dengan banyak orang seperti perasaan terjebak pada masa lalu dan keraguan untuk benar-benar melangkah ke depan.
Dalam unggahan resmi di akun Instagram @helicatband, mereka menjelaskan bahwa single ini lahir dari pengalaman bersama tentang perasaan-perasaan yang saling bertabrakan, antara keinginan bertahan dan dorongan untuk pergi.
Konflik internal tersebut menjadi benang merah lagu ini. Alih-alih menyajikan cerita dengan ujung yang jelas, HELICAT justru memilih membiarkan narasi SWAGGER terbuka. Pendengar tidak diarahkan pada satu kesimpulan pasti, apakah tokoh dalam lagu akhirnya tetap terikat pada masa lalu atau berani meninggalkannya demi fase hidup yang baru.
Baca juga: Slank Rilis Single Republik Fufufafa, Ceritakan Negeri yang Kacau
Pendekatan ini memberi ruang interpretasi personal. Setiap pendengar bebas mengaitkan lirik SWAGGER dengan pengalaman masing-masing, menjadikannya terasa lebih intim dan relevan. Di tengah lanskap musik Indonesia yang belakangan dipenuhi lagu dengan narasi lugas dan eksplisit, pilihan HELICAT untuk mempertahankan ambiguitas menjadi pembeda tersendiri.
Single debut SWAGGER menjadi penanda awal kehadiran HELICAT di kancah musik alternatif Tanah Air. Mengangkat tema yang universal dengan eksekusi emosional yang kuat, lagu ini memperlihatkan potensi HELICAT dalam mengeksplorasi kompleksitas perasaan manusia melalui karya-karya berikutnya.
Bagi mereka yang pernah merasa terjebak di persimpangan antara masa lalu dan masa depan, SWAGGER hadir sebagai soundtrack yang relevan sekaligus pengingat bahwa tidak semua perjalanan harus diawali dengan jawaban yang pasti.
HELICAT sendiri terbentuk pada September 2024 yang beranggotakan 4 orang yakni Nadas, Bharadika, Kahfi, dan Ariq, yang mana mereka adalah para mahasiswa Jurnalistik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dari ruang kampus itulah band ini mulai merumuskan identitas musiknya, membawa kegelisahan personal dan pengalaman kolektif sebagai fondasi awal untuk menapaki skena musik alternatif.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dalam unggahan resmi di akun Instagram @helicatband, mereka menjelaskan bahwa single ini lahir dari pengalaman bersama tentang perasaan-perasaan yang saling bertabrakan, antara keinginan bertahan dan dorongan untuk pergi.
Konflik internal tersebut menjadi benang merah lagu ini. Alih-alih menyajikan cerita dengan ujung yang jelas, HELICAT justru memilih membiarkan narasi SWAGGER terbuka. Pendengar tidak diarahkan pada satu kesimpulan pasti, apakah tokoh dalam lagu akhirnya tetap terikat pada masa lalu atau berani meninggalkannya demi fase hidup yang baru.
Baca juga: Slank Rilis Single Republik Fufufafa, Ceritakan Negeri yang Kacau
Pendekatan ini memberi ruang interpretasi personal. Setiap pendengar bebas mengaitkan lirik SWAGGER dengan pengalaman masing-masing, menjadikannya terasa lebih intim dan relevan. Di tengah lanskap musik Indonesia yang belakangan dipenuhi lagu dengan narasi lugas dan eksplisit, pilihan HELICAT untuk mempertahankan ambiguitas menjadi pembeda tersendiri.
Single debut SWAGGER menjadi penanda awal kehadiran HELICAT di kancah musik alternatif Tanah Air. Mengangkat tema yang universal dengan eksekusi emosional yang kuat, lagu ini memperlihatkan potensi HELICAT dalam mengeksplorasi kompleksitas perasaan manusia melalui karya-karya berikutnya.
Bagi mereka yang pernah merasa terjebak di persimpangan antara masa lalu dan masa depan, SWAGGER hadir sebagai soundtrack yang relevan sekaligus pengingat bahwa tidak semua perjalanan harus diawali dengan jawaban yang pasti.
HELICAT sendiri terbentuk pada September 2024 yang beranggotakan 4 orang yakni Nadas, Bharadika, Kahfi, dan Ariq, yang mana mereka adalah para mahasiswa Jurnalistik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dari ruang kampus itulah band ini mulai merumuskan identitas musiknya, membawa kegelisahan personal dan pengalaman kolektif sebagai fondasi awal untuk menapaki skena musik alternatif.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.