NTU dari Singapura Dinobatkan sebagai Universitas Terbaik Dunia untuk AI
24 December 2025 |
19:36 WIB
Pendidikan tinggi global terus berubah mengikuti tuntutan masa depan yang semakin ditandai oleh teknologi. Baru baru ini, sebuah prestasi besar diraih oleh salah satu universitas di Asia Tenggara yang berhasil menarik sorotan dunia pendidikan dan teknologi.
Melansir dari VnExpress, Nanyang Technological University (NTU) dari Singapura dinobatkan sebagai universitas terbaik di dunia untuk program gelar Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan dalam peringkat Global Ranking of Academic Subjects 2025 oleh ShanghaiRanking.
Baca juga: Fakta Menarik Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Kampus Vannes Wijaya Juara COC
Pencapaian ini menunjukkan semakin pentingnya posisi Asia dalam peta global pendidikan tinggi terutama di bidang paling relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Menurut peringkat yang dirilis oleh ShanghaiRanking, NTU meraih skor tertinggi di dunia dalam bidang AI dengan nilai 289 poin, unggul dari institusi bergengsi lainnya seperti Tsinghua University dari China yang berada di posisi kedua.
Di bawah kedua nama ini, peringkat berikutnya ditempati oleh University of Toronto di Kanada dan beberapa universitas terkemuka lain dari Asia, Australia, serta Amerika Serikat. Data peringkat ini disusun setelah menilai sekitar 2.000 universitas dari lebih dari 100 negara dan wilayah berdasarkan sejumlah indikator ilmiah yang ketat, termasuk kualitas fakultas, volume dan kualitas penelitian, dampak penelitian, serta kolaborasi internasional.
Keberhasilan NTU menjadi yang teratas di bidang AI bukan terjadi secara kebetulan. Selama beberapa tahun terakhir, kampus ini giat memperkuat program akademik serta riset di bidang teknologi canggih termasuk kecerdasan buatan, data sains, robotika, dan mesin pembelajaran.
Kampus ini juga memiliki sinergi kuat antara fakultas, peneliti, dan industri yang terhubung erat dengan kebutuhan teknologi masa depan, sehingga lulusan dan penelitiannya semakin relevan dengan tantangan global di era digital.
Untuk konteks yang lebih luas, pencapaian ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan di Asia kini semakin mampu bersaing dengan universitas universitas tradisional dari Barat yang telah lama dominan dalam peringkat akademik global.
China sendiri mendominasi daftar 20 besar dengan sepuluh institusi, sementara Amerika Serikat menempatkan empat universitas dalam posisi top. Negara negara lain seperti Kanada, Australia, Inggris dan Singapura masing masing memiliki wakil kuat di peringkat atas.
Bagi pelajar dan profesional yang ingin meniti karier di bidang kecerdasan buatan, prestasi ini memberikan inspirasi tersendiri. Bidang AI semakin menjadi fokus utama perusahaan teknologi, industri, hingga lembaga pemerintah di seluruh dunia karena kemampuan teknologi ini untuk mengubah berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga hiburan.
Dengan menempati posisi teratas dunia, NTU menarik minat mahasiswa internasional sekaligus mitra industri untuk berkolaborasi dalam riset dan inovasi teknologi.
Capaian ini menjadi bukti bahwa investasi pada riset, pendidikan bertaraf internasional, dan kolaborasi global dapat membawa dampak signifikan, sekaligus menunjukkan bagaimana institusi yang relatif muda mampu bersaing melalui fokus pada disiplin ilmu berkembang seperti AI.
Posisi NTU di bidang AI juga membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia dan kawasan Asia Tenggara untuk menempuh pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan dan pengembangan inovasi lokal.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Melansir dari VnExpress, Nanyang Technological University (NTU) dari Singapura dinobatkan sebagai universitas terbaik di dunia untuk program gelar Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan dalam peringkat Global Ranking of Academic Subjects 2025 oleh ShanghaiRanking.
Baca juga: Fakta Menarik Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Kampus Vannes Wijaya Juara COC
Pencapaian ini menunjukkan semakin pentingnya posisi Asia dalam peta global pendidikan tinggi terutama di bidang paling relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Menurut peringkat yang dirilis oleh ShanghaiRanking, NTU meraih skor tertinggi di dunia dalam bidang AI dengan nilai 289 poin, unggul dari institusi bergengsi lainnya seperti Tsinghua University dari China yang berada di posisi kedua.
Di bawah kedua nama ini, peringkat berikutnya ditempati oleh University of Toronto di Kanada dan beberapa universitas terkemuka lain dari Asia, Australia, serta Amerika Serikat. Data peringkat ini disusun setelah menilai sekitar 2.000 universitas dari lebih dari 100 negara dan wilayah berdasarkan sejumlah indikator ilmiah yang ketat, termasuk kualitas fakultas, volume dan kualitas penelitian, dampak penelitian, serta kolaborasi internasional.
Keberhasilan NTU menjadi yang teratas di bidang AI bukan terjadi secara kebetulan. Selama beberapa tahun terakhir, kampus ini giat memperkuat program akademik serta riset di bidang teknologi canggih termasuk kecerdasan buatan, data sains, robotika, dan mesin pembelajaran.
Kampus ini juga memiliki sinergi kuat antara fakultas, peneliti, dan industri yang terhubung erat dengan kebutuhan teknologi masa depan, sehingga lulusan dan penelitiannya semakin relevan dengan tantangan global di era digital.
Untuk konteks yang lebih luas, pencapaian ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan di Asia kini semakin mampu bersaing dengan universitas universitas tradisional dari Barat yang telah lama dominan dalam peringkat akademik global.
China sendiri mendominasi daftar 20 besar dengan sepuluh institusi, sementara Amerika Serikat menempatkan empat universitas dalam posisi top. Negara negara lain seperti Kanada, Australia, Inggris dan Singapura masing masing memiliki wakil kuat di peringkat atas.
Bagi pelajar dan profesional yang ingin meniti karier di bidang kecerdasan buatan, prestasi ini memberikan inspirasi tersendiri. Bidang AI semakin menjadi fokus utama perusahaan teknologi, industri, hingga lembaga pemerintah di seluruh dunia karena kemampuan teknologi ini untuk mengubah berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga hiburan.
Dengan menempati posisi teratas dunia, NTU menarik minat mahasiswa internasional sekaligus mitra industri untuk berkolaborasi dalam riset dan inovasi teknologi.
Capaian ini menjadi bukti bahwa investasi pada riset, pendidikan bertaraf internasional, dan kolaborasi global dapat membawa dampak signifikan, sekaligus menunjukkan bagaimana institusi yang relatif muda mampu bersaing melalui fokus pada disiplin ilmu berkembang seperti AI.
Posisi NTU di bidang AI juga membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia dan kawasan Asia Tenggara untuk menempuh pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan dan pengembangan inovasi lokal.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.