Transformasi Ed Sheeran Usia 30-an Memilih Gaya Hidup Baru
21 December 2025 |
17:30 WIB
Ed Sheeran dikenal sebagai salah satu musisi pop paling sukses di dunia, namun belakangan ini ia juga menjadi sorotan karena transformasi fisik dan gaya hidupnya yang mengejutkan. Melansir dari Men’s Health UK, penyanyi Shape of You ini tidak hanya menunjukkan sisi musiknya tetapi juga perubahan signifikan dalam kesehatan dan kebugaran yang ia jalani dalam beberapa tahun terakhir.
Hal itu sebagai bagian dari komitmennya terhadap kehidupan yang lebih seimbang dan sehat. Sheeran, yang kini berusia 34 tahun, tampil di sampul Men’s Health UK dengan penampilan yang berbeda dari masa lalu. Ia menunjukkan fisik yang lebih ramping dan bahkan six-pack setelah menjalani perubahan gaya hidup yang konsisten. Perubahan ini bukan semata demi penampilan, tetapi lahir dari motivasi pribadi yang kuat: menjadi ayah yang bertanggung jawab dan merasa lebih baik secara fisik dan mental.
Baca juga: Ed Sheeran Kolaborasi FC Barcelona, Logo Album Play Hiasi Jersey El Clásico
Keputusan Sheeran untuk memprioritaskan kesehatan dimulai sejak masa pandemi COVID-19 dan perubahan besar dalam hidupnya sebagai orangtua. Dengan menjadi ayah bagi dua anak perempuannya, Lyra dan Jupiter, ia menyadari bahwa gaya hidup lama yang penuh pesta, alkohol, dan kebiasaan kurang sehat tidak lagi cocok untuk perannya sekarang. Pengalaman tersebut membuatnya mengubah kebiasaan harian, mulai dari cara ia berolahraga hingga cara ia memulihkan diri setelah tampil di atas panggung.
Dalam wawancara tersebut, Sheeran mengaku bahwa proses transformasi ini dimulai dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten. Ia rutin menggabungkan berbagai bentuk latihan seperti reformer Pilates, lari, angkat beban, dan sesi pemulihan seperti pijat untuk menjaga kebugaran tubuhnya bahkan saat sedang dalam tur. Langkah ini membantunya mengurangi berat badan lebih dari 30 pound atau sekitar 14 kilogram selama beberapa tahun terakhir, sekaligus memberikan perubahan signifikan terhadap fisik dan energi yang ia rasakan setiap hari.
Sheeran tidak pernah menyembunyikan bahwa ia dulu menjalani gaya hidup yang kurang sehat. Ia mengakui bahwa dari usia 20 hingga 30 tahun, kebiasaan makan berlebihan, konsumsi alkohol, dan kurangnya olahraga pernah menjadi bagian hidupnya. Namun, perubahan pola pikir itu datang bersamaan dengan tanggung jawab barunya sebagai orang tua, yang membuatnya ingin lebih sehat bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk bisa aktif bersama anak-anaknya. Ia menyebutkan bahwa menjadi ayah membuatnya lebih sadar untuk “membuat keputusan yang baik” sebagai contoh bagi keluarga.
Perubahan Sheeran juga mencerminkan pandangan baru tentang hubungan antara kesehatan fisik dan mental. Ia percaya bahwa kebugaran dan kesehatan tidak hanya soal penampilan, tetapi juga tentang bagaimana tubuh dan pikiran bekerja bersama untuk memberikan rasa percaya diri, ketahanan fisik, dan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan menjaga pola makan yang lebih seimbang, tetap menikmati makanan favoritnya dalam moderasi, serta konsisten berolahraga, Sheeran berhasil menemukan keseimbangan yang selama ini ia cari.
Transformasi ini juga memengaruhi cara ia menjalani tur dan karier musiknya. Daripada merayakan malam setelah pertunjukan dengan minuman dan pesta, ia lebih memilih kembali ke kamar hotel untuk makan malam sehat, pijat, dan tidur yang cukup agar tubuhnya tetap prima untuk tampil di panggung berikutnya. Ini bukan hanya tentang menjaga performa fisiknya, tetapi juga tentang menjaga suaranya dan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan tur dunia yang padat.
Perjalanan kebugaran Ed Sheeran menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup yang konsisten dapat membawa dampak besar bagi siapa pun, terutama ketika didorong oleh tujuan yang bermakna. Melalui kombinasi olahraga, pemulihan, dan keputusan kecil sehari-hari dalam memilih kebiasaan yang lebih sehat, Sheeran berhasil menjadikan kesehatan sebagai bagian penting dari identitasnya yang kini bukan hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai ayah, pasangan, dan individu yang lebih sadar akan kualitas hidupnya.
Hal itu sebagai bagian dari komitmennya terhadap kehidupan yang lebih seimbang dan sehat. Sheeran, yang kini berusia 34 tahun, tampil di sampul Men’s Health UK dengan penampilan yang berbeda dari masa lalu. Ia menunjukkan fisik yang lebih ramping dan bahkan six-pack setelah menjalani perubahan gaya hidup yang konsisten. Perubahan ini bukan semata demi penampilan, tetapi lahir dari motivasi pribadi yang kuat: menjadi ayah yang bertanggung jawab dan merasa lebih baik secara fisik dan mental.
Baca juga: Ed Sheeran Kolaborasi FC Barcelona, Logo Album Play Hiasi Jersey El Clásico
Keputusan Sheeran untuk memprioritaskan kesehatan dimulai sejak masa pandemi COVID-19 dan perubahan besar dalam hidupnya sebagai orangtua. Dengan menjadi ayah bagi dua anak perempuannya, Lyra dan Jupiter, ia menyadari bahwa gaya hidup lama yang penuh pesta, alkohol, dan kebiasaan kurang sehat tidak lagi cocok untuk perannya sekarang. Pengalaman tersebut membuatnya mengubah kebiasaan harian, mulai dari cara ia berolahraga hingga cara ia memulihkan diri setelah tampil di atas panggung.
Dalam wawancara tersebut, Sheeran mengaku bahwa proses transformasi ini dimulai dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten. Ia rutin menggabungkan berbagai bentuk latihan seperti reformer Pilates, lari, angkat beban, dan sesi pemulihan seperti pijat untuk menjaga kebugaran tubuhnya bahkan saat sedang dalam tur. Langkah ini membantunya mengurangi berat badan lebih dari 30 pound atau sekitar 14 kilogram selama beberapa tahun terakhir, sekaligus memberikan perubahan signifikan terhadap fisik dan energi yang ia rasakan setiap hari.
Sheeran tidak pernah menyembunyikan bahwa ia dulu menjalani gaya hidup yang kurang sehat. Ia mengakui bahwa dari usia 20 hingga 30 tahun, kebiasaan makan berlebihan, konsumsi alkohol, dan kurangnya olahraga pernah menjadi bagian hidupnya. Namun, perubahan pola pikir itu datang bersamaan dengan tanggung jawab barunya sebagai orang tua, yang membuatnya ingin lebih sehat bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk bisa aktif bersama anak-anaknya. Ia menyebutkan bahwa menjadi ayah membuatnya lebih sadar untuk “membuat keputusan yang baik” sebagai contoh bagi keluarga.
Perubahan Sheeran juga mencerminkan pandangan baru tentang hubungan antara kesehatan fisik dan mental. Ia percaya bahwa kebugaran dan kesehatan tidak hanya soal penampilan, tetapi juga tentang bagaimana tubuh dan pikiran bekerja bersama untuk memberikan rasa percaya diri, ketahanan fisik, dan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan menjaga pola makan yang lebih seimbang, tetap menikmati makanan favoritnya dalam moderasi, serta konsisten berolahraga, Sheeran berhasil menemukan keseimbangan yang selama ini ia cari.
Transformasi ini juga memengaruhi cara ia menjalani tur dan karier musiknya. Daripada merayakan malam setelah pertunjukan dengan minuman dan pesta, ia lebih memilih kembali ke kamar hotel untuk makan malam sehat, pijat, dan tidur yang cukup agar tubuhnya tetap prima untuk tampil di panggung berikutnya. Ini bukan hanya tentang menjaga performa fisiknya, tetapi juga tentang menjaga suaranya dan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan tur dunia yang padat.
Perjalanan kebugaran Ed Sheeran menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup yang konsisten dapat membawa dampak besar bagi siapa pun, terutama ketika didorong oleh tujuan yang bermakna. Melalui kombinasi olahraga, pemulihan, dan keputusan kecil sehari-hari dalam memilih kebiasaan yang lebih sehat, Sheeran berhasil menjadikan kesehatan sebagai bagian penting dari identitasnya yang kini bukan hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai ayah, pasangan, dan individu yang lebih sadar akan kualitas hidupnya.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.