Pemain film Ahlan Singapore (Sumber gambar: Singapore Tourism Board)

Singapura Manfaatkan Film sebagai Sarana Promosi Pariwisata

06 November 2025   |   17:15 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Dalam satu tahun terakhir, Singapura semakin sering dipilih sebagai lokasi pengambilan gambar oleh berbagai rumah produksi internasional. Tata kota yang modern dan ragam wisata urban yang khas menjadikan negara ini memiliki daya tarik kuat sebagai latar cerita.

Beberapa di antaranya termasuk episode penutup musim keempat serial komedi pemenang Emmy HACKS, dokumenter Netflix Formula 1: Drive to Survive, video musik Man in The Moon oleh Coldplay, dan JISOO juga melakukan pengambilan gambar untuk video spesial Your Love di Singapura.

Baca juga: Gen Z dan Millenial Malaysia Gandrungi Wisata ke Indonesia, dari Kuliner Lokal hingga Brand Indie

Terbaru, Singapura juga menjadi lokasi syuting film terbaru produksi MD Entertainment berjudul Ahlan Singapore. Film ini rencananya akan tayang pada Februari 2026 dan bakal didistribusikan di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
 

Oliver Chong, Asst Chief Executive, Intl Group STB bersama Manoj Punjabi, CEO dan Founder MD Entertainment

Oliver Chong, Asst Chief Executive, Intl Group STB bersama Manoj Punjabi, CEO dan Founder MD Entertainment (Sumber gambar: Singapore Tourism Board)


Assistant Executive Director Singapore Tourism Board, Oliver Chong mengatakan kemunculan Singapura dalam berbagai produksi tersebut memiliki kontribusi strategis bagi sektor pariwisata. Menurutnya, tayangan-tayangan itu secara halus turut memperkenalkan ragam destinasi menarik di Singapura sekaligus mendorong penonton untuk datang dan merasakan langsung pengalaman yang mereka lihat di layar.

Film, katanya, memang menjadi medium yang menarik untuk membawa cerita sebuah destinasi ke level yang berbeda. Melalui Ahlan Singapore, dirinya berharap penonton akan diperkenalkan pada sisi lain Singapura yang jarang terekspos.

Sebab, film tersebut akan menampilkan perpaduan antara destinasi ikonik dan lokasi-lokasi tersembunyi yang memiliki karakter kuat. Diharapkan, narasi yang dihadirkan dalam film ini dapat memperluas imajinasi publik tentang Singapura yang tak sekadar tempat berlibur, tetapi juga ruang pengalaman yang penuh cerita.

"Salah satu hal penting dalam kemunculan Singapura dalam konten-konten digital, termasuk film, adalah menceritakan kisah yang dapat menggambarkan sisi lain dari Singapura," ungkap Oliver Chong.

Film Ahlan Singapore sekaligus menjadi tonggak awal kolaborasi antara Singapore Tourism Board (STB) dan MD Entertainment selama minimal dua tahun. Melalui kemitraan ini, STB memberikan dukungan terhadap proses produksi film MD Entertainment di Singapura serta membuka peluang kerja sama lanjutan untuk pengembangan konten film dan serial TV. 

Kolaborasi tersebut, katanya, diharapkan menjadi jembatan untuk memperkenalkan ragam destinasi dan pengalaman khas Singapura kepada penonton di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus mempererat hubungan budaya antara kedua negara.

"Kolaborasi ini memungkinkan kami menyajikan Singapura dengan cara yang dapat terhubung dengan penonton Indonesia. Kami berharap film ini dapat meningkatkan minat wisata dan memperkuat hubungan dengan Indonesia sebagai pasar pengunjung terbesar kami di Asia Tenggara," tambah Executive Director, Southeast Asia, Singapore Tourism Board Terrence Voon.

Founder dan CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, mengatakan sebagai rumah produksi film, pihaknya selalu mencari latar yang dekat dan relevan dengan penonton.

Dalam hal ini, keragaman Singapura serta kedekatannya dengan budaya Indonesia membuat negara tersebut menjadi pilihan lokasi yang tepat untuk membangun karakter dan alur cerita dari film yang telah diproduksinya.

Dia menyebut bahwa kisah yang diangkat dalam film ini akan terasa akrab bagi audiens, tetapi tetap menghadirkan sudut pandang baru yang segar. Sebab, Singapura akan muncul bukan sebagai latar belaka, melainkan juga penguat cerita.

Dengan kombinasi tersebut, Manoj optimistis film ini akan diterima dengan baik oleh penonton di Indonesia maupun di negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. "Berbagai lokasi di Singapura dan infrastruktur modern membuatnya cocok untuk kebutuhan syuting," ucapnya.
 

Pemain dan Tim Produksi Film Ahlan Singapore bersama Tim MD Entertainment dan Singapore Tourism Board

Pemain dan Tim Produksi Film Ahlan Singapore bersama Tim MD Entertainment dan Singapore Tourism Board (Sumber gambar: Singapore Tourism Board)


Film Ahlan Singapore dibintangi oleh sejumlah nama, di antaranya Rebecca Klopper, Kiesha Alvaro, Ibrahim Risyad, Ferry Salim, Putri Ayudya, Alya Rohali, dan Emilat Morshedi. Ceritanya mengikuti perjalanan emosional seorang mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh studi di Singapura, ketika ia bergulat dengan persoalan cinta, hubungan keluarga, serta pencarian jati diri.

Proses produksi film ini berlangsung pada September 2025, mengambil latar di berbagai lokasi populer sekaligus tempat-tempat yang jarang terekspos di Singapura. Beberapa di antaranya termasuk Singapore Oceanarium yang baru dibuka serta Jewel Changi Airport, yang memperkaya visual dan atmosfer cerita.

SEBELUMNYA

Detail Spek Kamera Oppo Find X9 Series yang Dibanderol Mulai Rp14,9 Juta

BERIKUTNYA

Puluhan Peserta Miss Universe 2025 Walkout Bela Miss Meksiko di Thailand

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga