Film Superscientists – Origins (Sumber Foto: Instagram/@science_film_festival)

Film-film Sains yang Tayang di Science Film Festival 2025 Indonesia

04 November 2025   |   16:28 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Science Film Festival 2025 kembali hadir di Indonesia sepanjang 4-30 November 2025. Diselenggarakan oleh Goethe-Institut, acara tahun ini mengusung tema “Green Jobs” yang menyoroti pentingnya profesi ramah lingkungan dalam menjaga keberlanjutan bumi. 

Festival ini menayangkan film-film bertema sains, teknologi, dan lingkungan yang disesuaikan untuk siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Sebanyak 16 film dari tujuh negara, yakni Jerman, Republik Ceko, Belanda, Uruguay, Afrika Selatan, Argentina, dan Britania Raya akan ditayangkan.

Baca juga: Science Film Festival 2025 Digelar 4-30 November, Angkat Tema Green Jobs

Film-film tersebut dijadwalkan diputar bergantian secara luring di sekolah-sekolah, universitas, pusat sains, komunitas, serta secara daring via Zoom. Berikut beberapa film yang tayang di Science Film Festival 2025.
 

1. Astronomy for Kids: Exploring the Solar System

Film animasi asal Republik Ceko ini memperkenalkan penonton muda pada sistem tata surya mulai dari Matahari, planet-planet, hingga benda langit lainnya. Dengan ilustrasi berwarna cerah dan narasi berima, film ini menyajikan fakta menarik tentang ukuran, jarak, dan keunikan setiap planet. 

Penjelasan tentang gerakan planet mengelilingi Matahari dibuat sederhana agar mudah dipahami, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap astronomi. Melalui visual yang menarik, film ini menjadi pintu awal menuju pemahaman tentang luasnya alam semesta di luar Bumi.
 

2. Astronomy for Kids: Understanding Earth’s Movement

Film animasi lainnya dari Republik Ceko ini membantu memahami pergerakan Bumi yang memengaruhi siang dan malam, suhu, panjang hari, dan pola musim di berbagai belahan dunia.

Penggunaan ilustrasi dan bahasa yang mudah dimengerti juga membuat anak mudah menyimak penjelasan tentang rotasi Bumi pada porosnya dan revolusinya mengelilingi Matahari. 
 

3. Brainstorm: Superpower of Dyslexia

Film animasi asal Belanda berikut ini mengajak penonton untuk memahami disleksia dari sudut pandang yang positif dan inspiratif. Melalui visual yang dinamis dan alur yang ringan, film ini menggambarkan bagaimana individu dengan disleksia memiliki kekuatan berpikir yang unik dan cara pandang yang kreatif terhadap dunia. 

Dengan pendekatan edukatif dan menyentuh, film ini mengajarkan bahwa perbedaan cara belajar bukanlah hambatan, melainkan potensi yang dapat menjadi kekuatan super.
 

4. Curious Marina – The Scrap Check

Film asal Jerman, Marina si “Ingin Tahu” mengunjungi tempat besi tua untuk mengetahui nasib logam bekas. Dia ikut membantu proses penghancuran mobil tua menggunakan ekskavator besar hingga mobil itu dicacah dan dipilah untuk didaur ulang. 

Di akhir kunjungan, Marina membawa pulang sebuah ban bekas dan mengubahnya menjadi ayunan. Ini menunjukkan bahwa barang sisa bisa diolah kembali menjadi sesuatu yang berguna dan kreatif. 
 

5. Curious Tobi – The Train Station Check

Ketika mobilnya mogok, Tobi si “Ingin Tahu” dan timnya akhirnya menggunakan transportasi umum. Sambil menunggu kereta di Stasiun Pusat Leipzig, mereka berkeliling menjelajahi berbagai area stasiun. 

Dalam perjalanannya, Tobi kehilangan barang penting dan harus mencarinya sambil berinteraksi dengan staf stasiun. Film asal Jerman ini menampilkan petualangan seru sekaligus memperkenalkan sistem transportasi publik kepada anak-anak dengan cara yang ringan dan menghibur.
 

6. Wood You Believe It?

Twiggy si tupai penasaran dan Woody si burung pelatuk ceria mengajak penonton menjelajahi peran penting pepohonan di bumi. Dengan gaya stop motion, animasi 2D, dan sentuhan humor, film asal Inggris ini menjelaskan bagaimana pohon membantu melawan perubahan iklim, mencegah banjir, dan menjaga ekosistem. 

Film ini sekaligus mengingatkan penonton untuk menanam dan merawat pohon sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap masa depan yang hijau.
 

7. Superscientists – Origins

Film animasi asal Afrika Selatan ini mengisahkan Buhle, remaja yang penuh rasa ingin tahu. Saat mengikuti karyawisata sekolah ke situs "Cradle of Humankind" di Afrika, dia jatuh ke gua bawah tanah dan diselamatkan oleh sekelompok ilmuwan. 

Tanpa sengaja, Buhle mengaktifkan kristal misterius yang mengubah tim ilmuwan menjadi ilmuwan super. Bersama-sama, mereka melakukan petualangan yang menegangkan, mengungkap penemuan-penemuan baru, pergi ke masa lalu, dan menghadapi berbagai tantangan yang mengancam nyawa. 
 

8. The Four of Melchior

Film Animasi asal Argentina ini mengisahkan empat sahabat, Mile, Nani, Rita, dan Max yang mengunjungi Museum Ilmu Alam. Mereka bertemu Aleph, seekor bintang laut bijak yang menceritakan kisah empat ilmuwan perempuan pertama yang menjelajahi Antarktika pada 1968. 

Terinspirasi kisah tersebut, mereka membentuk “Klub Sains Empat Sekawan Melchior” untuk menelusuri sejarah penemuan ilmiah yang terlupakan. Film ini memperlihatkan kisah para perempuan hebat di dunia sains dan semangat belajar mereka sepanjang hayat.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Mengenal Perbedaan Common Cold & Influenza, Penyakit Rawan di Musim Hujan

BERIKUTNYA

Regenerasi Bangsa di Era Baru, Saat Gotong Royong Jadi Nilai yang Hidup Kembali

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga