Naomi dan Shanelle pemilik brand fesyen Sanane (sumber : Sanane)

Berawal dari Tugas Kuliah, Sanane Lahir Sebagai Brand Fesyen Bernilai Sosial

21 October 2025   |   11:30 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Berawal dari sebuah tugas kuliah, dua sahabat Naomi Hilya dan Shanelle Callista Hendra justru menemukan jalan hidup baru mereka di dunia bisnis mode. Ketika sebagian besar mahasiswa sibuk memikirkan nilai akhir, keduanya memilih untuk melangkah lebih jauh yakni membangun brand fashion sendiri bernama SANANE.

Dua mahasiswa Fashion Design Binus University ini awalnya hanya membuat clutch dari denim daur ulang untuk memenuhi tugas sustainability. Namun siapa sangka, ide itu berkembang menjadi lini fesyen siap pakai (ready-to-wear) dengan karakter yang kuat.

“Awalnya cuma untuk tugas sustainability, tapi setelah coba jualan kecil-kecilan, ternyata yang paling diterima pasar justru produk ready-to-wear,” ujar Naomi.

Baca juga: Potensi Bisnis Aksesori Handmade, Bisa Tembus Omzet Puluhan Juta Rupiah

Meski kini fokus pada koleksi pakaian kasual dan ready to wear, keduanya tetap berkomitmen untuk menjaga nilai keberlanjutan dalam proses kreatif dan produksi SANANE.

Bagi Naomi dan Shanelle, keputusan untuk memilih jalur Entrepreneurship Track jadi titik balik. Awalnya, mereka sempat mempertimbangkan magang di rumah mode atau menjadi asisten desainer. Namun setelah merasakan kelas-kelas kewirausahaan, termasuk seminar dan bimbingan mingguan, mereka mantap untuk melangkah lebih jauh.

Dengan adanya mentoring intensif, mahasiswa bisa menguji ide bisnis sejak dini dan belajar menghadapi realita pasar. Bagi BINUS University, inilah bentuk nyata dukungan agar mahasiswa tak hanya jadi pekerja, tapi juga pencipta lapangan kerja.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by SANANE (@officiallysanane)


Dalam mengembangkan produknya, SANANE memiliki identitas yang jelas yakni melalui koleksi tank top kasual yang dipermanis dengan sentuhan payet warna-warni.

Konsepnya sederhana tapi punya daya tarik visual yang kuat yakni tampil santai dan tetap standout. “Kalau polos saja rasanya kurang punya karakter. Kami tambahkan elemen payet agar tetap kasual tapi punya twist unik,” jelas Shanelle.

Selain itu, SANANE juga menghadirkan koleksi multifungsi seperti model cascade yang bisa dikenakan sebagai dress atau atasan, serta potongan dengan detail karet di bagian belakang agar nyaman di berbagai bentuk tubuh. Warna-warna netral seperti hitam dan putih mendominasi, membuat koleksinya mudah dipadu padankan.

Salah satu hal yang membuat SANANE berbeda bukan hanya desainnya, tetapi juga cara produksinya yang memberdayakan perempuan. Naomi dan Shanelle menggandeng ibu-ibu rumah tangga untuk ikut memproduksi pakaian, memungkinkan mereka tetap mendapatkan penghasilan tanpa meninggalkan rumah.

“Kami ingin ibu-ibu tetap bisa berdaya dan punya penghasilan dari rumah,” kata Naomi.

Langkah kecil ini mencerminkan semangat komunitas dan keberlanjutan sosial yang menjadi DNA SANANE sejak awal. Meski masih menempuh pendidikan semester akhir, SANANE telah dikenal luas melalui Instagram dan TikTok.

Pemesanan dilakukan lewat direct message tetapi keduanya juga tengah menyiapkan toko resmi di platform e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih besar.

“Kadang orang masih menganggap fashion design itu cuma soal bikin baju cantik. Padahal kami juga belajar bagaimana menjual, memasarkan, sampai membangun brand,” jelas Shanelle.

Visi ke depan SANANE adalah memperluas lini produknya dan tidak hanya berhenti di tank top saja. Namun tetap menjaga karakter khas yang fleksibel menyesuaikan tren pasar.

Salah satu pencapaian penting SANANE adalah berhasil lolos kurasi Sunday Space Market, ajang fashion dan lifestyle bergengsi di Jakarta. Digelar di The Brickhall, Fatmawati, pada September 2025, event ini dikenal hanya memilih brand lokal dengan konsep dan kualitas kuat.

Bagi Naomi dan Shanelle, kesempatan ini jadi bukti nyata bahwa karya mereka punya tempat di pasar mode Indonesia. “Kita pengin lihat respon pasar secara langsung. Kalau koleksi ini diterima dengan baik, akan kita lanjutkan ke koleksi berikutnya,” ungkap Naomi.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Cuaca Panas Bisa Berdampak pada Kesehatan Jantung, Begini Penjelasan Dokter

BERIKUTNYA

Live Host, Profesi Baru yang Naik Daun di Era Live Commerce

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga