homologasi Grade A dari FIM bukan hanya sertifikasi teknis, tetapi juga pengakuan internasional bahwa Mandalika telah mencapai standar tertinggi dalam dunia balap motor. (Sumber gambar: Dirut MGPA Priandhi Satria)

Pertamina Mandalika International Circuit Dapat Homologasi A dari FIM. Apa Manfaatnya?

02 October 2025   |   21:05 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Dunia olahraga otomotif Indonesia mencatat sejarah baru. Pertamina Mandalika International Circuit secara resmi meraih Homologasi Grade A dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) setelah melalui inspeksi menyeluruh pada 2 Oktober 2025. Sertifikasi ini memastikan Mandalika memenuhi seluruh persyaratan teknis dan keselamatan untuk menyelenggarakan ajang balap motor paling bergengsi, termasuk MotoGP.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengatakan, homologasi Grade A dari FIM bukan hanya sertifikasi teknis, tetapi juga pengakuan internasional bahwa Mandalika telah mencapai standar tertinggi dalam dunia balap motor.

Baca juga:  MotoGP Mandalika 2025: Tiket Khusus untuk Pemilik KTP NTB Mulai Rp200.000

“Kami di MGPA bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen penuh memastikan setiap detail sesuai regulasi FIM. Dengan ini, kami siap menyambut para pembalap dan tim MotoGP dunia di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025,” ujarnya dalam pesan kepada Hypeabis.id pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Dia menuturkan, keberhasilan Pertamina Mandalika International Circuit dalam meperoleh homologasi merupakan hasil kerja kolektif dari pemerintah pusat dan daerah, ITDC, Pertamina sebagai sponsor utama, IMI, serta dukungan masyarakat Lombok dan Indonesia.

Homologasi Grade A, ujarnya, menegaskan sirkuit Mandalika sejajar dengan sirkuit ikonik dunia lain seperti Mugello, Silverstone, Assen, hingga Sepang. Hal ini akan berdampak terhadap keamanan pembalap, kepercayaan global, dan memiliki dampak ekonomi.

Dengan lisensi resmi yang sudah diperoleh, persiapan kini fokus terhadap penyempurnaan teknis minor, seperti pembersihan pit line dan penyesuaian marking lintasan.

Dia menambahkan, homologasi Grade A dikeluarkan setelah inspeksi menyeluruh dilakukan pada 2 Oktober 2025. Tim inspeksi FIM dipimpin oleh Tomé Alfonso yang merupakan Safety Officer MotoGP, dengan dukungan penuh dari Paul King selaku Ketua FIM CCR Circuits Homologation Committee.

Selain itu, para perwakilan resmi dari Dorna, Ikatan Motor Indonesia (IMI), dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) juga menjadi bagian dalam tim inspeksi.

Inspeksi yang terjadi meliputi Infrastruktur lintasan. Sirkuit dengan panjang sirkuit 4.301 meter dan 17 tikungan itu dinyatakan sesuai standar internasional dengan kapasitas maksimal 32 pembalap kelas MotoGP dan hingga 60 pembalap untuk ajang endurance.

Kedua adalah terkait dengan fasilitas keselamatan. Inspeksi ini menyangkut penggunaan perangkat pengaman terbaru seperti barrier homologasi FIM (FRHPba-01), gravel bed yang diperbaiki, serta sistem drainase yang memenuhi standar internasional.

Inpeksi ketiga berkaitan perlengkapan marshall dan sinyal, yakni pemasangan LED panel homologasi FIM Grade 1 dan Grade 2, bendera, hingga jalur komunikasi darurat. Inspeksi lainnya adalah Zona long lap penalty dan ruang pendukung.

Zona long lap penalty terkait dengan penyesuaian layout sesuai ketentuan FIM terbaru. Adapu, ruang pendukung mencakup paddock, race control, medical centre, dan fasilitas logistik.

Baca juga:  MotoGP Mandalika 2025 Hadapi Tantangan, Penjualan Tiket Masih Lambat Jelang Balapan

SEBELUMNYA

Pembentukan Komisi Film Jakarta, Ini Harapan Para Sineas

BERIKUTNYA

Warisan Jane Goodall: Menyatu dengan Alam, Menyatu dengan Kemanusiaan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga