Central Park Rayakan Sweet 16 dengan Rebranding Neo Soho Jadi Central Park 2
19 September 2025 |
14:30 WIB
Central Park Mall merayakan usia ke-16 dengan kabar besar. Dalam perayaan tahun ini, manajemen mengumumkan Neo Soho akan bertransformasi menjadi Central Park 2. Langkah ini disebut sebagai strategi jangka panjang memperkuat kawasan tersebut sebagai pusat belanja, kuliner, dan hiburan terintegrasi di Jakarta Barat.
GM Marcomm & Relations Central Park & Neo Soho Mall Silviyanti Dwi Aryati mengatakan, beralihnya Neo Soho ini adalah bagian dari evolusi dan inovasi yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengunjung. Menurutnya, rebranding Neo Soho menjadi Central Park 2 adalah upaya untuk membuat pengalaman pengujung yang lebih seamless dan relevan dengan gaya hidup masyarakat urban masa kini.
Baca juga: Rekomendasi Tempat Santai Estetik Gratis di Jakarta 2025
Perubahan nama ini tidak dilakukan sekaligus. Identitas baru berupa papan nama, dekorasi, hingga visual branding akan mulai terlihat secara bertahap mulai 22 November 2025. Menurut pihak manajemen, penyatuan identitas antara Central Park dan Central Park 2 diharapkan membuat kedua area ini lebih terhubung sehingga menghadirkan pengalaman yang konsisten bagi pengunjung.
“Central Park 2 menandai babak baru dalam perjalanan kami. Destinasi ini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang hidup dinamis yang berpadu harmonis dengan gaya hidup modern masyarakat urban,” ujar Silviyanti.
Dia menambahkan bahwa perubahan ini dimaksudkan bukan sekadar memperluas ruang. Central Park 2 juga ingin menghadirkan tujuan baru dimana lokasi ini bisa menjadi ruang atau tempat beraktivitas yang menyasar keluarga dan anak muda.
Adapun pengumuman rebranding ini berbarengan dengan perayaan ulang tahun Central Park ke016 yang mengusung tema Savor The Sixteen - 16 Years of Flavorful Harmony. Program perayaan berlangsung sejak 9 September hingga 5 Oktober 2025 dengan menampilkan rangkaian acara seperti Jakarta Dessert Week, Tribeca Festival, hingga Folkaland.
Sementara itu, Neo Soho menutup perjalanannya sebelum resmi berganti nama dengan merayakan ulang tahun ke-9 bertajuk Journey of 9 Wisdom. Tema tersebut terinspirasi dari filosofi budaya Jepang yang diwujudkan dalam instalasi visual, pertunjukan budaya, hingga workshop kreatif. Perayaan ini sekaligus menjadi momentum penutup bagi Neo Soho sebelum bertransformasi sepenuhnya menjadi Central Park 2 pada akhir 2025 nanti.
Sebagai informasi, Central Park sendiri pertama kali dibuka pada September 2009 sebagai bagian dari kompleks superblok Podomoro City di Jakarta Barat. Mall ini dirancang dengan konsep ramah lingkungan dan memiliki area ikonik seperti Tribeca Park yang merupakan ruang terbuka hijau yang menjadi salah satu daya tarik utama.
Sejak awal, Central Park berkembang menjadi salah satu destinasi belanja dan gaya hidup terbesar di ibu kota dengan pusat kuliner hingga ruang publik yang kerap dipakai untuk festival dan acara berbagai komunitas.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
GM Marcomm & Relations Central Park & Neo Soho Mall Silviyanti Dwi Aryati mengatakan, beralihnya Neo Soho ini adalah bagian dari evolusi dan inovasi yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengunjung. Menurutnya, rebranding Neo Soho menjadi Central Park 2 adalah upaya untuk membuat pengalaman pengujung yang lebih seamless dan relevan dengan gaya hidup masyarakat urban masa kini.
Baca juga: Rekomendasi Tempat Santai Estetik Gratis di Jakarta 2025
Perubahan nama ini tidak dilakukan sekaligus. Identitas baru berupa papan nama, dekorasi, hingga visual branding akan mulai terlihat secara bertahap mulai 22 November 2025. Menurut pihak manajemen, penyatuan identitas antara Central Park dan Central Park 2 diharapkan membuat kedua area ini lebih terhubung sehingga menghadirkan pengalaman yang konsisten bagi pengunjung.
“Central Park 2 menandai babak baru dalam perjalanan kami. Destinasi ini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang hidup dinamis yang berpadu harmonis dengan gaya hidup modern masyarakat urban,” ujar Silviyanti.
Dia menambahkan bahwa perubahan ini dimaksudkan bukan sekadar memperluas ruang. Central Park 2 juga ingin menghadirkan tujuan baru dimana lokasi ini bisa menjadi ruang atau tempat beraktivitas yang menyasar keluarga dan anak muda.
Adapun pengumuman rebranding ini berbarengan dengan perayaan ulang tahun Central Park ke016 yang mengusung tema Savor The Sixteen - 16 Years of Flavorful Harmony. Program perayaan berlangsung sejak 9 September hingga 5 Oktober 2025 dengan menampilkan rangkaian acara seperti Jakarta Dessert Week, Tribeca Festival, hingga Folkaland.
Sementara itu, Neo Soho menutup perjalanannya sebelum resmi berganti nama dengan merayakan ulang tahun ke-9 bertajuk Journey of 9 Wisdom. Tema tersebut terinspirasi dari filosofi budaya Jepang yang diwujudkan dalam instalasi visual, pertunjukan budaya, hingga workshop kreatif. Perayaan ini sekaligus menjadi momentum penutup bagi Neo Soho sebelum bertransformasi sepenuhnya menjadi Central Park 2 pada akhir 2025 nanti.
Sebagai informasi, Central Park sendiri pertama kali dibuka pada September 2009 sebagai bagian dari kompleks superblok Podomoro City di Jakarta Barat. Mall ini dirancang dengan konsep ramah lingkungan dan memiliki area ikonik seperti Tribeca Park yang merupakan ruang terbuka hijau yang menjadi salah satu daya tarik utama.
Sejak awal, Central Park berkembang menjadi salah satu destinasi belanja dan gaya hidup terbesar di ibu kota dengan pusat kuliner hingga ruang publik yang kerap dipakai untuk festival dan acara berbagai komunitas.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.