Ed Sheeran Siap Rilis Play, Album Kedelapan yang Paling Dinanti
11 September 2025 |
07:31 WIB
Ed Sheeran siap kembali mengguncang dunia musik dengan karya terbaru. Dikutip dari NME, penyanyi asal Inggris ini memastikan album kedelapannya yang berjudul Play sudah selesai digarap dan akan segera dirilis. Kabar ini datang hanya beberapa bulan setelah dia menutup bab album bertema matematika yang sudah menjadi ciri khasnya selama lebih dari satu dekade.
Sejak awal karier, Sheeran membangun identitas musik melalui album dengan simbol matematika, mulai dari Plus (2011), Multiply (2014), Divide (2017), Equals (2021), hingga Subtract (2023). Rangkaian album tersebut meraih kesuksesan besar dan menempatkannya di jajaran musisi papan atas dengan jutaan unit terjual di seluruh dunia.
Baca juga: Ed Sheeran hingga Rosé BLACKPINK Isi Album Musik Film F1
Kini, Play hadir sebagai awal dari rangkaian album baru dengan nuansa berbeda. Menurut NME, Sheeran menyebut karya ini sebagai bagian dari era “big pop” yang lebih berwarna dan optimistis, berbeda dari nada personal dan introspektif pada Subtract maupun Autumn Variations.
Album Play sudah diperkenalkan lewat beberapa lagu yang lebih dulu dirilis sepanjang tahun 2025. Single pertama, Azizam, muncul pada April dan disusul Old Phone pada Mei yang penuh nuansa nostalgia. Kemudian, Sapphire rilis pada Juni dengan melodi ceria, dan A Little More hadir pada Agustus sebagai balada yang menyentuh hati.
Keempat lagu ini memberi gambaran tentang arah musik yang diambil Sheeran yaitu tetap setia dengan ciri khasnya yang puitis, namun dikemas lebih ringan dan mudah dicerna. Menurut laporan NME, penggemar menilai lagu-lagu ini sebagai jembatan menuju gaya pop yang lebih besar, lengkap dengan produksi modern yang kaya akan harmoni.
Sheeran juga menyebut beberapa inspirasi kreatif di balik Play. Menurut wawancaranya dengan NME, film-film dan karya seni populer banyak memengaruhi bagaimana dia menulis dan membentuk konsep album kali ini. Dia ingin membawa nuansa yang lebih ekspansif, seolah mengajak pendengar tidak hanya mendengarkan musik, tetapi juga merasakan atmosfer yang menyertainya.
Tidak heran jika kabar ini langsung membuat penggemar antusias. Ed Sheeran dikenal sebagai musisi yang produktif dan jarang beristirahat lama di antara perilisan album. Fakta bahwa Play datang begitu cepat setelah proyek sebelumnya menunjukkan betapa besar dorongan kreatif yang dia miliki saat ini.
Play dijadwalkan rilis pada 12 September 2025, hanya beberapa hari setelah kabar ini diumumkan. Para penggemar di seluruh dunia sudah menantikan bagaimana Sheeran akan membawakan karya baru ini di panggung-panggung turnya.
Ed Sheeran sekali lagi membuktikan dirinya bukan hanya musisi dengan suara merdu dan lirik yang menyentuh, tetapi juga seorang seniman yang terus berinovasi. Dengan Play, dia membuka bab baru yang lebih besar, lebih cerah, dan lebih pop dari sebelumnya. Jika seri matematika telah menandai perjalanan panjangnya, maka Play tampaknya akan menjadi titik awal era baru yang sama menariknya.
Sejak awal karier, Sheeran membangun identitas musik melalui album dengan simbol matematika, mulai dari Plus (2011), Multiply (2014), Divide (2017), Equals (2021), hingga Subtract (2023). Rangkaian album tersebut meraih kesuksesan besar dan menempatkannya di jajaran musisi papan atas dengan jutaan unit terjual di seluruh dunia.
Baca juga: Ed Sheeran hingga Rosé BLACKPINK Isi Album Musik Film F1
Kini, Play hadir sebagai awal dari rangkaian album baru dengan nuansa berbeda. Menurut NME, Sheeran menyebut karya ini sebagai bagian dari era “big pop” yang lebih berwarna dan optimistis, berbeda dari nada personal dan introspektif pada Subtract maupun Autumn Variations.
Album Play sudah diperkenalkan lewat beberapa lagu yang lebih dulu dirilis sepanjang tahun 2025. Single pertama, Azizam, muncul pada April dan disusul Old Phone pada Mei yang penuh nuansa nostalgia. Kemudian, Sapphire rilis pada Juni dengan melodi ceria, dan A Little More hadir pada Agustus sebagai balada yang menyentuh hati.
Keempat lagu ini memberi gambaran tentang arah musik yang diambil Sheeran yaitu tetap setia dengan ciri khasnya yang puitis, namun dikemas lebih ringan dan mudah dicerna. Menurut laporan NME, penggemar menilai lagu-lagu ini sebagai jembatan menuju gaya pop yang lebih besar, lengkap dengan produksi modern yang kaya akan harmoni.
Sheeran juga menyebut beberapa inspirasi kreatif di balik Play. Menurut wawancaranya dengan NME, film-film dan karya seni populer banyak memengaruhi bagaimana dia menulis dan membentuk konsep album kali ini. Dia ingin membawa nuansa yang lebih ekspansif, seolah mengajak pendengar tidak hanya mendengarkan musik, tetapi juga merasakan atmosfer yang menyertainya.
Tidak heran jika kabar ini langsung membuat penggemar antusias. Ed Sheeran dikenal sebagai musisi yang produktif dan jarang beristirahat lama di antara perilisan album. Fakta bahwa Play datang begitu cepat setelah proyek sebelumnya menunjukkan betapa besar dorongan kreatif yang dia miliki saat ini.
Play dijadwalkan rilis pada 12 September 2025, hanya beberapa hari setelah kabar ini diumumkan. Para penggemar di seluruh dunia sudah menantikan bagaimana Sheeran akan membawakan karya baru ini di panggung-panggung turnya.
Ed Sheeran sekali lagi membuktikan dirinya bukan hanya musisi dengan suara merdu dan lirik yang menyentuh, tetapi juga seorang seniman yang terus berinovasi. Dengan Play, dia membuka bab baru yang lebih besar, lebih cerah, dan lebih pop dari sebelumnya. Jika seri matematika telah menandai perjalanan panjangnya, maka Play tampaknya akan menjadi titik awal era baru yang sama menariknya.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.