Para pembicara di acara konferensi pers Pesta Literasi Indonesia 2025 di Gramedia Jalma Jakarta, Kamis (28/8/2025). (Sumber gambar: Gramedia).

Pesta Literasi Indonesia Perdana Digelar di 12 Kota Sepanjang September 2025

29 August 2025   |   16:37 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Penerbit Gramedia Pustaka Utama siap menggelar Pesta Literasi Indonesia 2025, sebuah ruang asyik yang mempertemukan berbagai pegiat buku mulai dari penulis, pembaca, hingga komunitas literasi. Tahun ini, Pesta Literasi Indonesia perdana digelar di 12 kota di seluruh Indonesia.
 
Mengusung tema Cerita Khatulistiwa, Pesta Literasi Indonesia 2025 hadir sebagai ruang perjumpaan bagi penulis, pembaca, komunitas, dan pegiat literasi dari berbagai penjuru Nusantara. Ajang tahunan ini diharapkan mampu memperluas dampak literasi secara merata serta membangun ekosistem literasi yang inklusif, kreatif, dan penuh kolaborasi. 

Baca juga: Gramedia & Kementerian Hukum Gaungkan #LiterasiKaryaAsli Lawan Pembajakan Buku
 
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya digelar di satu titik, Pesta Literasi Indonesia 2025 menjadi debut agenda tahunan ini digelar di 12 kota di Tanah Air, yakni Bogor, Garut, Magelang, Malang, Ambon, Manado, Makassar, Jayapura, Medan, Padang, Pekanbaru, dan Pontianak. Program ini berlangsung sepanjang September 2025.
 
Berikut adalah jadwal Pesta Literasi Indonesia 2025.
  • 6 September 2025: Bogor
  • 13 September 2025: Garut
  • 14 September 2025: Magelang dan Malang
  • 20 September 2025: Manado, Ambon, dan Jayapura
  • 21 September 2025: Makassar
  • 27 September 2025: Medan
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Gramedia.com (@gramedia.com)



 
Amie Puspahadi selaku Ketua Pesta Literasi Indonesia 2025 mengatakan tujuan diadakannya Pesta Literasi Indonesia 2025 di 12 kota yakni untuk menghadirkan ruang berbagi cerita sekaligus mempertemukan penulis, pembaca, komunitas, dan pegiat literasi dari berbagai tempat di Nusantara.
 
"Tahun ini, kehadiran Pesta Literasi Indonesia di 12 kota sekaligus menjadi langkah strategis dalam menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus memperkuat peran literasi sebagai fondasi bangsa yang cerdas dan inklusif," ujarnya dalam konferensi pers di Gramedia Jalma Jakarta, Kamis (28/8/2025).
 
Menurutnya, Pesta Literasi Indonesia bukan sekadar selebrasi buku dan bacaan, melainkan ruang dialog, ruang perjumpaan, sekaligus ruang tumbuh bersama antara pembaca dan penulis, antara komunitas dan ide-ide baru.
 
"Melalui tema Cerita Khatulistiwa, kami ingin mengajak masyarakat saling mendengar dan saling mengenal, demi Indonesia yang lebih terbuka dan berpengetahuan,” imbuhnya.
Selama perhelatannya, Pesta Literasi Indonesia akan menghadirkan sederet penulis Indonesia, seperti Ratih Kumala, A. Fuadi, Okky Madasari, Andreas Kurniawan, Jiemi Adrian, Valiant Budi, Almira Bastari, M. Aan Mansyur, Sasti Gotama, dan Cicilia Oday.
 
Tak hanya itu, ada pula Ika Natassa, Rintik Sedu, Ellis Wattimena, Zaky Yamani, Ibe S. Palogai, Wawan Kurniawan, Nago Tejena, Gody Usnaat, Darmawati Majid, Titian Sadewo, Puty Puar, dan Barokah Ruziati.
 
Dalam pelaksanaannya, Pesta Literasi Indonesia 2025 juga bekerja sama dan berkolaborasi dengan 13 komunitas literasi. Tiga belas komunitas itu adalah Kayuh Literasi, Sadar Setara, Sundayreads Club Magelang, Dudukbaca, Perkumpulan Literasi Sulawesi Utara, Kedai Buku Jenny, Jazirah—Timur Labuhan Kata, Papuansspeak, Torang Baca, Ngobrol Buku, Buku Bacarito, Rangkum & Uraikan Book Club, dan Suara Literasi Membara. 
 
Amie menyampaikan Pesta Literasi Indonesia 2025 membawa api semangat literasi yang diharapkan dapat merangsang kreativitas, mendorong inovasi literasi, menembus batas budaya, serta menjembatani kesenjangan literasi lewat aneka kegiatan, seperti donasi buku, baca bersama, diskusi panel, diskusi buku, workshop, kompetisi, pengiriman karya untuk antologi, hingga bazar. 
 
Dia menambahkan sejak digelar pertama kali pada 2023, Pesta Literasi Indonesia telah menjadi program literasi nasional tahunan yang mempertemukan ribuan orang dari berbagai latar belakang untuk terlibat langsung dalam gerakan membaca dan menulis. 
 
"Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca, melainkan juga keberdayaan masyarakat untuk memahami dunia di sekitarnya. Melalui Pesta Literasi Indonesia 2025, kami ingin terus mendorong semangat itu hidup di setiap kota yang kami singgahi,” terangnya. 
 
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Mengenal Chase, Anjing Polisi Paw Patrol yang Tegakkan Hukum dengan Hati

BERIKUTNYA

30 Tahun Tersembunyi, Kapsul Waktu Lady Diana Dibuka

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga