Animasi Garuda di Dadaku. (Sumber gambar: BASE Entertainment)

First Look Film Animasi Garuda di Dadaku Dirilis, Tayang 2026 di Bioskop

03 August 2025   |   17:00 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Rumah produksi BASE Entertainment resmi mengumumkan proyek terbaru berupa film animasi berjudul Garuda di Dadaku. Film ini melanjutkan waralaba yang sebelumnya hadir dalam bentuk live-action pada 2009, sekuelnya pada 2011, serta serial televisi Keluarga Garuda di Dadaku pada 2014 dan 2015.

Seiring dengan pengumuman tersebut, BASE Entertainment pun merilis first look atau tampilan perdana dari animasi Garuda di Dadaku, yang mengikuti perjalanan inspiratif seorang remaja dalam meraih mimpinya menjadi jagoan sepak bola.

Baca juga: 5 Film Indonesia Bertema Olahraga: Garuda di Dadaku hingga Susi Susanti
 
Dalam video pendek berdurasi kurang dari satu menit, penonton diajak mengikuti perjalanan Putra, seorang anak remaja berusia 14 tahun, yang bangun dari tempat tidurnya dengan semangat di pagi hari. Dia merupakan siswa dari SMP Tunas Mentari, yang memasuki tahun ajaran baru di sekolah, sekaligus akan ikut uji coba sepak bola.
 
Dengan antusias Putra mempersiapkan segala keperluannya termasuk inhaler miliknya, sebelum bergegas menuju sekolah. Saat sampai di sekolah, dia bertemu dengan beberapa temannya. Sebuah bola mengarah padanya dan dengan sigap ditangkap Putra. Sesaat setelah menendang bola tersebut, cibiran pun menghampirinya, "cuma segitu doang Put?", ucap teman-temannya.
 
Di akhir video, muncul lagu Garuda di Dadaku yang dibawakan oleh NTRL yang kemungkinan besar akan kembali menjadi soundtrack film seperti karya-karya sebelumnya. Disebutkan bahwa animasi Garuda di Dadaku dijadwalkan tayang pada 2026 mendatang.
 
Video pendek Garuda di Dadaku menjadi cerminan perjalanan baru yang dihadapi banyak anak di awal tahun ajaran sekolah. Saat rasa ragu dan ketidakpastian hadir, tetapi tekad untuk maju tetap kuat. Lewat Putra, film ini menunjukkan bahwa keberanian untuk mencoba, meski dengan langkah kecil, adalah awal dari perjalanan besar.
 
"Awal tahun ajaran baru seringkali diwarnai kegembiraan. Seragam baru, pertemanan baru, dan harapan akan petualangan yang menanti. Namun di balik itu, banyak anak juga menghadapi tantangan tersembunyi. Seperti Putra, yang masih berjuang melakukan tendangan pertamanya di hadapan teman-temannya," demikian tulis BASE Entertainment dalam siaran resminya.
Dikisahkan melalui suara para aktor dan aktris berbakat seperti Kristo Immanuel, Keanu Azka, Quinn Salman, Rizky Ridho, Sal Priadi, Oki Rengga, Zee Asadel, Revalina S Temat, Ringgo Agus Rahman, Ibnu Jamil, Emir Mahira, dan Bima Sena, Garuda di Dadaku bukan sekadar cerita tentang sepak bola, melainkan gambaran universal tentang menghadapi tantangan dengan tekad dan keyakinan.
 
Film animasi ini juga menandai debut penyutradaraan Ronny Gani, yang sebelumnya terlibat di tim animasi dan efek visual (VFX) berbagai film dari Marvel Cinematic Universe, serta film Transformers: Age of Extinction, Aquaman, Ready Player One, dan Pacific Rim.
 
Diproduksi bersama oleh BASE Entertainment dan KAWI Animation, dengan dukungan dari Springboard, Dasun Pictures, AHHA Corp, Robot Playground Media, dan PK Films, Garuda di Dadaku mengajak penonton mendukung perjalanan Putra dalam sebuah kisah yang menginspirasi anak-anak dan keluarga, untuk percaya pada diri sendiri meski dihadapi dengan berbagai rintangan.
 


Garuda di Dadaku pertama kali hadir sebagai film pada 2009, yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah. Film ini dibintangi antara lain oleh Emir Mahira, Aldo Tansani, Marsha Aruan, Ikranegara, Maudy Koesnaedi, Ari Sihasale, dan Ramzi. 
 
Film Garuda di Dadaku pun sukses di box office dengan meraih 1,3 juta penonton, dengan total pendapatan kotor sebesar Rp24,3 miliar. Di ajang Festival Film Indonesia 2009, Garuda di Dadaku masuk ke dalam empat kategori, namun hanya memenangkan satu kategori yaitu Film Anak Terbaik. Garuda di Dadaku juga sempat dipentaskan di Michel Kinder und Jungen Filmfest tahun 2010 di Hamburg, Jerman. 
 
Dua tahun berselang, sekuelnya hadir dalam Garuda di Dadaku 2 (2011) yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo. Lalu hadir juga versi sinetronnya dalam judul Keluarga Garuda di Dadaku (2014) yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko dan Ifa Isfansyah, serta dibintangi oleh Oka Antara, Revalina S. Temat, Bima Azriel, dan Ersya Aurelia.

Baca juga: Film Animasi Garuda di Dadaku Siap Rilis Eksklusif di IDEAFEST 2024

SEBELUMNYA

Peluncuran Paspor Merah Putih Resmi Ditunda, Ini Alasannya

BERIKUTNYA

Son Heung-min Resmi Tinggalkan Tottenham Setelah 10 Tahun, Siap Gabung ke MLS?

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: