Indonesia Bakal Kedatangan Mobil Penumpang Mahindra?
24 June 2025 |
22:00 WIB
Ajang Formula E Jakarta 2025 atau Jakarta E-Prix 2025 telah berlalu. Namun, sejumlah hal menarik tentangnya masih menjadi perbincangan. Salah satunya tentang kendaraan yang digunakan oleh Eduardo Mortara dan Nyck de Vries serta kemungkinan kehadiran mobil penumpang merek Mahindra di Indonesia.
Pada ajang yang berlangsung pada 21 Juni 2025 silam, kedua pembalap yang tergabung dalam tim Mahindra Racing berhasil mencuri perhatian dengan aksinya di lintasan balap. Meskipun begitu Nyck de Vries gagal naik podium dan Mortara berhasil finis di peringkat 2.
Baca juga: Cek Spesifikasi Chery C5 di Indonesia, Rebranding Mobil Omoda 5
Dalam ajang yang berlangsung di Jakarta, Indonesia, itu, keduanya menggunakan kendaraan terbaru bernama M11Electro. Toto Suharto, Country Manager RMA Indonesia, mengatakan bahwa kendaraan tersebut mengusung mengusung identitas visual yang segar sekaligus mencerminkan karakter agresif dan modern.
Di balik tampilannya, mobil M11Electro juga memiliki powertrain generasi terbaru, sasis yang diperbarui, serta paket aerodinamika yang dirancang ulang. Kondisi-kondisi tersebut membuatnya memiliki akselerasi 0–100 km/jam dalam 1,86 detik dan kecepatan maksimum 320 km/jam, sehingga menjadikannya 30 persen lebih cepat dari mobil F1.
keterlibatan Mahindra di E-Prix lebih dari sekedar adu cepat di lintasan. Ajang ini menjadi ruang eksperimen, tempat di mana teknologi diuji dalam kondisi ekstrem untuk kemudian dikembangkan menjadi solusi nyata. Melalui inisiatif Race to Road, Mahindra mengubah data yang dikumpulkan di lintasan menjadi inovasi yang relevan untuk jalan raya.
"Mahindra selama ini dikenal sebagai produsen kendaraan niaga yang tangguh. Tapi banyak yang belum tahu bahwa Mahindra juga punya warisan teknologi dan performa dari ajang balap kelas dunia,” katanya dalam siaran pers pada Selasa (24/6/2025).
Dia menuturkan, ajang Jakarta E-Prix yang berlangsung juga merupakan cara untuk menampilkan sisi lain dari Mahindra kepada masyarakat Indonesia dan dunia. Tidak hanya itu, ajang ini juga menjadi cara untuk memperkenalkan DNA Mahindra ke masyarakat.
Selain itu, merek ini juga menunjukkan sinyal transisi menuju kendaraan penumpang dan perkotaan dari kendaraan niaga. Pada saat ini, sejumlah kendaraan dari Mahindra, yakni XUV700 dan XUV 3X0 sudah dipasarkan secara global.
Tidak hanya itu, XUV700 yang merupakan SUV 7 penumpang dan XUV 3X0 yang merupakan crossover ringkas mencuri perhatian di pasar global. Toto memberikan sinyal bahwa keduanya kemungkinan akan hadir di Indonesia. “Apakah keduanya akan segera hadir di Indonesia? Kita lihat saja nanti,” katanya.
Baca juga: GAC Meluncurkan Mobil Terbang Perdana, Cek Harga & Spesifikasinya
Untuk diketahui, RMA Indonesia merupakan distributor kendaraan merek Mahindra di Indonesia. Pada saat ini, mobil merek Mahindra yang ada di dalam negeri baru berupa kendaraan niaga, yakni Scorpio.
Sementara itu, Mahindra adalah perusahaan mobil asal India. Kehadirannya di pasar mobil penumpang akan membuat pilihan masyarakat Indonesia yang ingin memiliki kendaraan kian luas.
Pada ajang yang berlangsung pada 21 Juni 2025 silam, kedua pembalap yang tergabung dalam tim Mahindra Racing berhasil mencuri perhatian dengan aksinya di lintasan balap. Meskipun begitu Nyck de Vries gagal naik podium dan Mortara berhasil finis di peringkat 2.
Baca juga: Cek Spesifikasi Chery C5 di Indonesia, Rebranding Mobil Omoda 5
Dalam ajang yang berlangsung di Jakarta, Indonesia, itu, keduanya menggunakan kendaraan terbaru bernama M11Electro. Toto Suharto, Country Manager RMA Indonesia, mengatakan bahwa kendaraan tersebut mengusung mengusung identitas visual yang segar sekaligus mencerminkan karakter agresif dan modern.
Di balik tampilannya, mobil M11Electro juga memiliki powertrain generasi terbaru, sasis yang diperbarui, serta paket aerodinamika yang dirancang ulang. Kondisi-kondisi tersebut membuatnya memiliki akselerasi 0–100 km/jam dalam 1,86 detik dan kecepatan maksimum 320 km/jam, sehingga menjadikannya 30 persen lebih cepat dari mobil F1.
keterlibatan Mahindra di E-Prix lebih dari sekedar adu cepat di lintasan. Ajang ini menjadi ruang eksperimen, tempat di mana teknologi diuji dalam kondisi ekstrem untuk kemudian dikembangkan menjadi solusi nyata. Melalui inisiatif Race to Road, Mahindra mengubah data yang dikumpulkan di lintasan menjadi inovasi yang relevan untuk jalan raya.
"Mahindra selama ini dikenal sebagai produsen kendaraan niaga yang tangguh. Tapi banyak yang belum tahu bahwa Mahindra juga punya warisan teknologi dan performa dari ajang balap kelas dunia,” katanya dalam siaran pers pada Selasa (24/6/2025).
Dia menuturkan, ajang Jakarta E-Prix yang berlangsung juga merupakan cara untuk menampilkan sisi lain dari Mahindra kepada masyarakat Indonesia dan dunia. Tidak hanya itu, ajang ini juga menjadi cara untuk memperkenalkan DNA Mahindra ke masyarakat.
Selain itu, merek ini juga menunjukkan sinyal transisi menuju kendaraan penumpang dan perkotaan dari kendaraan niaga. Pada saat ini, sejumlah kendaraan dari Mahindra, yakni XUV700 dan XUV 3X0 sudah dipasarkan secara global.
Tidak hanya itu, XUV700 yang merupakan SUV 7 penumpang dan XUV 3X0 yang merupakan crossover ringkas mencuri perhatian di pasar global. Toto memberikan sinyal bahwa keduanya kemungkinan akan hadir di Indonesia. “Apakah keduanya akan segera hadir di Indonesia? Kita lihat saja nanti,” katanya.
Baca juga: GAC Meluncurkan Mobil Terbang Perdana, Cek Harga & Spesifikasinya
Untuk diketahui, RMA Indonesia merupakan distributor kendaraan merek Mahindra di Indonesia. Pada saat ini, mobil merek Mahindra yang ada di dalam negeri baru berupa kendaraan niaga, yakni Scorpio.
Sementara itu, Mahindra adalah perusahaan mobil asal India. Kehadirannya di pasar mobil penumpang akan membuat pilihan masyarakat Indonesia yang ingin memiliki kendaraan kian luas.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.