Ilustrasi lokasi wisata (dok. Pexels)

Vaksinasi Seraya Piknik, Ini Catatan dari Pengamat Pariwisata

31 July 2021   |   10:19 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Kalian sudah dengar program Vanik yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)? Itu lho, vaksinasi yang dilakukan di lokasi wisata, jadi kamu bisa seraya menikmati suasana piknik.

Program Vanik ini dapat banyak dukungan, Salah satunya datang dari Pengamat Pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru, namun dengan catatan tetap memperhatikan laju kasus Covid-19 di daerah dan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari pemerintah pusat. 

"Vaksinasi di objek dan daya tarik wisata menunjukkan keseriusan Kemenparekraf untuk melakukan pemulihan di sektor pariwisata yang sudah terpuruk terlalu lama," tuturnya.

Chusmeru menilai program vaksinasi ini akan menghasilkan dua hal positif. Pertama, vaksinasi di sentra pariwisata dapat mendukung upaya pemerintah menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat. 

Kedua, vaksinasi di lokasi wisata juga akan menggambarkan kesiapan sektor pariwisata menciptakan destinasi yang sehat, pengelola, dan wisatawan yang sehat pula. Sebab, di masa pandemi seperti sekarang ini katanya diperlukan "Tiga Sehat" dalam industri pariwisata. 

"Sehat objek wisatanya, sehat tuan rumahnya (host), dan sehat wisatawannya," tutur Chusmeru.

Dia menambahkan ada yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan vaksinasi di sentra wisata ini. Diantaranya, vaksinasi kepada wisatawan diberikan secara gratis. Mengingat vaksinasi adalah program nasional, maka setiap wisatawan berhak mendapatkan vaksin tanpa dipungut biaya.

Kemudian, vaksinasi hendaknya dilakukan pada objek dan daya tarik wisata yang bersifat terbuka, seperti perbukitan, agrowisata, pantai, maupun taman rekreasi. Objek dan daya tarik wisata terbuka menurutnya lebih sejuk, segar, dan sirkulasi udara lebih baik dibanding objek wisata tertutup.

"Selain itu vaksinasi di objek wisata juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang penyegaran sebelum kembali dibuka untuk wisatawan," imbuhnya.

Lalu selain objek dan daya tarik wisata, perlu juga dipertimbangkan untuk melakukan vaksinasi gratis kepada wisatawan yang menginap di hotel atau resort pariwisata lain. Hal ini bertujuan untuk menghidupkan sektor akomodasi yang angka huniannya selama ini sangat rendah, bahkan ada yang nyaris mendekati nol persen. 

"Terpenting dalam pelaksanaan vaksinasi itu adalah dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sangat ketat dan tetap dalam pantauan Satuan Tugas Covid-19 di masing-masing daerah," pungkasnya.

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Fruit Ninja dan Jetpack Joyride Kini Bisa Dimainkan dari Aplikasi Gojek

BERIKUTNYA

ONE OK ROCK Rilis Lagu Renegades Versi Akustik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: