A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Content.php

Line Number: 354

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/controllers/Content.php
Line: 354
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 328
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'parent_name' of non-object

Filename: controllers/Content.php

Line Number: 354

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/controllers/Content.php
Line: 354
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 328
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Content.php

Line Number: 355

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/controllers/Content.php
Line: 355
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 328
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'id_category' of non-object

Filename: controllers/Content.php

Line Number: 355

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/controllers/Content.php
Line: 355
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 328
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Content.php

Line Number: 356

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/controllers/Content.php
Line: 356
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 328
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'category_name' of non-object

Filename: controllers/Content.php

Line Number: 356

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/controllers/Content.php
Line: 356
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 328
Function: require_once

PRIA

Melawan Stigma, Mendamba Kesetaran (Sumber Gambar : Magdalene)

PRIA

28 March 2022   |   08:39 WIB

Film ini berkisahkan tentang seorang remaja SMA bernama Aris ( Protagonis : Tokoh yang menjalankan cerita ) yang terjebak diantara tradisi di desanya dan ideliasme kebebasan barat yang dia anut . Kisah ini diawali dengan perjodohan Aris dengan seorang gadis di desanya, di lanjut dengan kehidupan sekolah Aris yang diperlihatkan dengan kegiatan belajar Aris dengan guru yang berasal dari luar negeri bernama Peter. Yang menarik dari film ini adalah kausalitas dari konflik film sudah diperlihatkan diantara scene ketika Aris di jodohkan dan ketika Aris belajar bersama gurunya dimana kedua scene itu sudah memperlihatkan kontras antara budaya barat dan budaya tradisional.

Kedua scene pembuka tersebut memperkuat pengembangan karakter Aris yang bergulat dengan identitas seksualnya. Tokoh Aris tinggal di desa yang masyarakatnya sangat agamis bertentangan dengan karakter Aris yang menyukai sesama laki laki yaitu guru bahasa inggrisnya di sekolah. Adegan identitas Aris sebagai gay di perlihatkan pada scene ketika Aris menutupi rambutnya dengan baju seolah olah ia sedang menggunakan hijab. Ia berkaca, menari dan bahkan menciumi tubuhnya sendiri. Menurut saya adegan itu lah yang paling menarik bagaimana sutradara memperkenalkan karakter yang sedang bergulat dengan identitas seksualnya.

Puncak konflik dimulai ketika kemarahan Aris memuncak saat ibunya memaksa untuk memakan beras merah yang diketahui berguna untuk membantu kejantanan pria. Tepat sehari sebelum pernikahannya Aris pergi kerumah Peter guru bahasa inggrisnya. Dengan suasana dingin dimana saat itu sedang hujan, Aris bercerita kepada gurunya bahwa ia tidak ingin dengan gadis desa bernama Gita. Terjadi percakapan intens dan adegan Aris bercumbu dengan Peter gurunya, diakhir dengan mereka berpelukan dan menangis bersama.

Pernyataan sikap dan keritik kepada masyarat akan kelompok homoseksual di Indonesia yang terjebak dengan standar maskulinitas atau feminitas yang mengakar menjadi dasar film ini dibuat. Penyajian sederhana dengan pengadeganan Aris yang kuat membuat film ini mudah di pahami oleh penonton.
Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Seri Kedua Euphoria: Nyatanya, Tak Banyak Harapan di Luar Sana untuk Keluar dari Candu dan Putus Asa

BERIKUTNYA

Senilai 14 Miilar, Ada Hadiah Sebidang Tanah di Goodie Bag Oscar 2022

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga