Poster film Ahlan Singapore (Sumber gambar: Instagram/ahlansingaporemovie)

Film Ahlan Singapore, Romansa Mahasiswa Berlatar Negeri Singa

10 February 2026   |   13:50 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Setelah drama Korea Little Women hingga film Hollywood Crazy Rich Asians, kini giliran film Indonesia berjudul Ahlan Singapore yang mengambil latar di Singapura. Lewat latar Kota Singa, film ini mencoba menyoroti pertemuan budaya, identitas, dan pengalaman hidup orang Indonesia di luar negeri.

Film Ahlan Singapore mengusung genre drama romantis dengan cerita tentang mahasiswa Indonesia di Singapura yang menjalani perjalanan emosional terkait hubungan asmara, keluarga, dan identitas diri.

Baca juga: Produser The Raid Comeback Lewat Film Lift, Cek Sinopsisnya

Proses pengambilan gambar filmnya dilakukan di banyak lokasi ikonik hingga sudut-sudut tersembunyi Singapura. Sejumlah tempat seperti Singapore Oceanarium dan Bandara Changi turut menjadi latar.

Namun, film ini juga disebut-sebut akan menghadirkan beragam hidden gems yang jarang ditampilkan dan belum banyak tersorot dalam layar lebar. Lewat eksplorasi lokasi-lokasi tersebut, penonton diajak melihat wajah Singapura yang lebih dekat, personal, dan jarang diangkat dalam film.

Cerita film ini berpusat pada Aisyah, seorang mahasiswi asal Indonesia yang menempuh pendidikan di Singapura. Luka masa kecil membuatnya memilih menutup hati, hingga sebuah pertemuan tak terduga memperkenalkannya pada Liam, seniornya di kampus yang hangat sekaligus menyimpan aura misterius.

Di balik sikapnya yang menenangkan, Liam ternyata memendam duka mendalam yang tak pernah ia ungkapkan. Kesamaan luka dan jarak dari rumah perlahan membuat keduanya saling memahami dan tanpa disadari menumbuhkan ikatan emosional.

Takdir yang mempertemukan mereka di Negeri Singa seolah menghadirkan secercah harapan baru. Namun, saat perasaan mulai menemukan arah, hadir sosok pria yang selama ini mencintai Aisyah dalam diam dan menyusulnya ke Singapura. Kehadiran pria ini menyeret ketiganya ke dalam pusaran cinta segitiga yang rumit dan tak biasa.

Konflik yang dibangun dalam cerita ini terasa menarik karena tidak hanya bertumpu pada romansa, tetapi juga pada luka batin dan perjalanan pendewasaan para tokohnya. Latar Singapura sebagai ruang perantauan memperkuat tensi emosi, menghadirkan situasi ketika karakter harus berdamai dengan masa lalu sambil menata masa depan di lingkungan yang asing.

Daya tarik film ini semakin kuat karena film hasil kolaborasi MD Entertainment dengan Singapore Tourism Board ini mempercayakan peran utama kepada Rebecca Klopper dan Kiesha Alvaro. Keduanya tampil sebagai tokoh sentral yang menggerakkan alur cerita, sekaligus menjadi daya tarik utama dalam proyek layar lebar tersebut.
 

Selain itu, film ini juga diperkuat oleh deretan aktor dan aktris ternama yang turut ambil bagian. Adapun nama-nama yang terlibat antara lain Ibrahim Risyad, Alya Rohali, Ferry Salim, dan Putri Ayudya.

Film ini sekaligus menjadi karya terbaru sutradara Indra Kobutz yang kembali hadir di layar lebar. Namanya dikenal luas lewat kepiawaiannya menggarap film-film romansa remaja yang dekat dengan penonton muda.

Sebelumnya, Indra Kobutz telah menelurkan sejumlah judul yang meraih sambutan positif di pasaran, seperti Dear Nathan, Dear Nathan: Hello Salma, Serendipity, Senior, #BerhentidiKamu, hingga Cinta Subuh.

SEBELUMNYA

Debut Sunyi Angelina Jolie di True Women Sebelum Menjadi Ikon Hollywood

BERIKUTNYA

McLaren F1 Pertahankan Warna Oranye Papaya Ikonik di Livery MCL40

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga