Pendalaman Karakter Pemain Kugi & Keenan di Musikal Perahu Kertas
24 January 2026 |
16:49 WIB
Dalam musikal Perahu Kertas, tokoh ikonik Kugy dan Keenan akan diperankan oleh aktor muda Alya Syahrani dan Dewara Zaqqi. Keduanya mengaku telah melakukan proses pendalaman karakter untuk menghadirkan peran tersebut secara maksimal di atas panggung. Alya Syahrani, pemeran Kugy, mengungkapkan bahwa langkah pertama dalam mendalami karakternya adalah kembali membaca novel Perahu Kertas.
Dirinya tidak hanya membacanya sekali, tetapi mengulang proses tersebut beberapa kali. Selain memahami alur cerita, Alya ingin lebih mengenal kepribadian dan karakter Kugy secara mendalam agar dapat memerankannya dengan lebih autentik di panggung musikal.
Baca juga: Film Monster Pabrik Rambut Karya Edwin Lolos Kurasi Berlinale 2026
Menurutnya, menggali karakter dengan membaca novel aslinya menjadi satu tahap penting dalam memahami pola pikir karakternya. "Itu sebagai modal awal untuk aku bisa membuat interpretasi sendiri terhadap Kugy yang akan aku mainkan nanti di musikal," katanya.
Meski demikian, Alya juga mengaku sempat grogi dan bingung saat pertama kali mendapat sebesar Kugy dalam musikal ini. Dia merasa ada beban tanggung jawab cukup berat di awal proses persiapan ini.
Namun, seiring berjalannya waktu, Alya mendapatkan banyak bantuan dan dukungan dari teman-teman pemain serta masukan dari sutradara. Menurutnya, seluruh tim sangat mendukung, sehingga dia bisa perlahan-lahan memahami karakter Kugy dengan lebih baik.
Menariknya, kata Alya, dirinya menyadari bahwa upayanya memahami Kugy juga membawanya untuk lebih mengenal diri sendiri. Dia mengaku banyak mendapat pelajaran pribadi yang berharga selama proses pendalaman karakter tersebut.
"Menurut aku proses ini cukup menarik, karena selain aku menemukan karakter Kugy, aku juga merasa ini menjadi refleksi bagi diri aku sendiri. Melihat Kugy menjalankan perjalanannya untuk menemukan dirinya, itu membuatku belajar banyak," imbuhnya.
Sementara itu, Dewara Zaqqi, pemeran Keenan, mengungkapkan dirinya memiliki metode tersendiri dalam mendalami karakter. Untuk bisa memerankan sebuah tokoh, Dewara merasa perlu terlebih dahulu membayangkan dirinya semirip mungkin dengan karakter tersebut, baik secara fisik maupun sifatnya.
Sebagai bagian dari proses tersebut, dirinya pun melakukan perubahan penampilan, termasuk memanjangkan rambut dan menurunkan berat badannya. Dia menekankan bahwa sebelumnya bentuk tubuhnya berbeda, sehingga langkah ini membantu mendekatkan dirinya dengan karakter Keenan.
"Aku juga membaca novel berulang-ulang untuk benar-benar memahami Keenan seperti apa, sambil menambahkan interpretasi aku sendiri," katanya.
Dewara menyebutkan bahwa tantangan terbesar baginya dalam pendalaman karater adalah perbedaan sifat antara dirinya dengan Keenan. Meskipun situasi yang dialami mirip, cara mereka merespons masalah satau situasi sangat berbeda.
Dia menjelaskan, biasanya dirinya menghadapi masalah dengan humor dan candaan, sedangkan Keenan cenderung menutup diri dan menyimpan perasaannya sendiri.
"Hal ini membuat proses aku 'melepaskan diri' dan benar-benar menjadi Keenan cukup sulit," imbuhnya.
Namun, berkat bantuan dari cast lain dan directors, Dewarra merasa lebih bisa menemukan siapa Keenan sebenarnya. Kalau ditanya apakah dirinya sudah menjadi Keenan, menurutnya, dirinya sudah menemukan versi Keenan versi aku sendiri.
Musikal Perahu Kertas diproduksi oleh Trinity Entertainment Network bekerja sama dengan Indonesia Kaya, dan elemen musiknya digarap oleh Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST). Berbeda dari versi film yang fokus pada romansa, musikal ini mengajak penonton menelusuri tema pencarian jati diri, penerimaan, kehilangan, dan keberanian menghidupkan kembali mimpi yang sempat padam.
Cerita menghadirkan kembali perjalanan Kugy dan Keenan, dua pemuda dengan semangat seni yang kuat. Mereka sama-sama tengah berjuang untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan sejak kecil. Pementasan ini akan digelar pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.
Dirinya tidak hanya membacanya sekali, tetapi mengulang proses tersebut beberapa kali. Selain memahami alur cerita, Alya ingin lebih mengenal kepribadian dan karakter Kugy secara mendalam agar dapat memerankannya dengan lebih autentik di panggung musikal.
Baca juga: Film Monster Pabrik Rambut Karya Edwin Lolos Kurasi Berlinale 2026
Menurutnya, menggali karakter dengan membaca novel aslinya menjadi satu tahap penting dalam memahami pola pikir karakternya. "Itu sebagai modal awal untuk aku bisa membuat interpretasi sendiri terhadap Kugy yang akan aku mainkan nanti di musikal," katanya.

Dalam musikal Perahu Kertas, tokoh ikonik Kugy akan diperankankan oleh Alya Syahrani (Sumber gambar: dok Trinity Entertainment Network)
Meski demikian, Alya juga mengaku sempat grogi dan bingung saat pertama kali mendapat sebesar Kugy dalam musikal ini. Dia merasa ada beban tanggung jawab cukup berat di awal proses persiapan ini.
Namun, seiring berjalannya waktu, Alya mendapatkan banyak bantuan dan dukungan dari teman-teman pemain serta masukan dari sutradara. Menurutnya, seluruh tim sangat mendukung, sehingga dia bisa perlahan-lahan memahami karakter Kugy dengan lebih baik.
Menariknya, kata Alya, dirinya menyadari bahwa upayanya memahami Kugy juga membawanya untuk lebih mengenal diri sendiri. Dia mengaku banyak mendapat pelajaran pribadi yang berharga selama proses pendalaman karakter tersebut.
"Menurut aku proses ini cukup menarik, karena selain aku menemukan karakter Kugy, aku juga merasa ini menjadi refleksi bagi diri aku sendiri. Melihat Kugy menjalankan perjalanannya untuk menemukan dirinya, itu membuatku belajar banyak," imbuhnya.
Sementara itu, Dewara Zaqqi, pemeran Keenan, mengungkapkan dirinya memiliki metode tersendiri dalam mendalami karakter. Untuk bisa memerankan sebuah tokoh, Dewara merasa perlu terlebih dahulu membayangkan dirinya semirip mungkin dengan karakter tersebut, baik secara fisik maupun sifatnya.
Sebagai bagian dari proses tersebut, dirinya pun melakukan perubahan penampilan, termasuk memanjangkan rambut dan menurunkan berat badannya. Dia menekankan bahwa sebelumnya bentuk tubuhnya berbeda, sehingga langkah ini membantu mendekatkan dirinya dengan karakter Keenan.
"Aku juga membaca novel berulang-ulang untuk benar-benar memahami Keenan seperti apa, sambil menambahkan interpretasi aku sendiri," katanya.

Dalam musikal Perahu Kertas, tokoh Keenan akan diperankan oleh Dewara Zaqqi. (Sumber gambar: dok Trinity Entertainment Network)
Dewara menyebutkan bahwa tantangan terbesar baginya dalam pendalaman karater adalah perbedaan sifat antara dirinya dengan Keenan. Meskipun situasi yang dialami mirip, cara mereka merespons masalah satau situasi sangat berbeda.
Dia menjelaskan, biasanya dirinya menghadapi masalah dengan humor dan candaan, sedangkan Keenan cenderung menutup diri dan menyimpan perasaannya sendiri.
"Hal ini membuat proses aku 'melepaskan diri' dan benar-benar menjadi Keenan cukup sulit," imbuhnya.
Namun, berkat bantuan dari cast lain dan directors, Dewarra merasa lebih bisa menemukan siapa Keenan sebenarnya. Kalau ditanya apakah dirinya sudah menjadi Keenan, menurutnya, dirinya sudah menemukan versi Keenan versi aku sendiri.
Musikal Perahu Kertas diproduksi oleh Trinity Entertainment Network bekerja sama dengan Indonesia Kaya, dan elemen musiknya digarap oleh Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST). Berbeda dari versi film yang fokus pada romansa, musikal ini mengajak penonton menelusuri tema pencarian jati diri, penerimaan, kehilangan, dan keberanian menghidupkan kembali mimpi yang sempat padam.
Cerita menghadirkan kembali perjalanan Kugy dan Keenan, dua pemuda dengan semangat seni yang kuat. Mereka sama-sama tengah berjuang untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan sejak kecil. Pementasan ini akan digelar pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.