Penyanyi asal Lebanon Nancy Ajram, menghibur penggemar di Istora Senayan, Jakarta, Rabu malam (5/11/2025). (sumber gambar: Hypeabis.id/Abdurachman)

Tampil Memukau, Nancy Ajram Hadirkan Keajaiban Musik Arab di Istora Senayan Jakarta

06 November 2025   |   11:52 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Penyanyi asal Lebanon Nancy Ajram berhasil memukau ribuan penggemarnya dalam konser megah di Istora Senayan, Jakarta, Rabu malam (5/11/2025). Dikenal sebagai Ratu Pop Arab, Nancy tampil mempesona sejak kemunculan perdananya di atas panggung, disambut sorak-sorai penonton yang telah menanti sejak sore hari.

“Selamat malam Jakarta. Apakah kalian penuh energi? Terima kasih banyak telah datang untuk malam yang indah ini. Apakah kalian siap? Mari kita mulai. Aku ingin mendengar suara kalian!” serunya setelah keluar dari balik panggung dan membuka konser dengan lagu Lawn Ayounak.

Mengenakan gaun panjang berkilau dengan detail pernik perak, Nancy tampil elegan dan memikat. Dia tidak hanya bernyanyi, tetapi juga berinteraksi dengan penonton dan mengajak mereka ikut bersenandung. Asap putih yang mengepul dari depan panggung menambah efek teatrikal, membuat suasana terasa semakin meriah.

Sepanjang lagu mengalun, penonton larut dalam euforia. Mereka yang duduk di tribun ikut bernyanyi sambil merekam momen lewat ponsel, sementara barisan depan tampak bergoyang mengikuti ritme musik. Sorotan lampu dan dentuman beat berpadu menciptakan suasana yang hangat dan penuh energi.

Nancy beberapa kali tertawa kecil di sela pergantian lagu. Dia mengaku tidak sepenuhnya memahami bahasa para penggemar, tetapi bisa merasakan cinta dan semangat yang mereka berikan. Setelah itu, dia menurunkan tempo dan membawakan Sah Sah lalu Fi Hagat, dua lagu lembut yang membuat suasana berubah menjadi syahdu.

Sorakan kembali menggema ketika intro Ah W Noss terdengar. Hampir seluruh penonton berdiri dan ikut bernyanyi. Di lagu ini, para penari latar tampil mengenakan Surjan Jawa, memberi kejutan budaya yang berpadu apik dengan nuansa Arab pop yang ritmis dan menggoda.
 

Penyanyi asal Lebanon Nancy Ajram,  menghibur penggemar  di Istora Senayan, Jakarta, Rabu malam (5/11/2025). (sumber gambar: Hypeabis.id/Abdurachman)

Penyanyi asal Lebanon Nancy Ajram, menghibur penggemar di Istora Senayan, Jakarta, Rabu malam (5/11/2025). (sumber gambar: Hypeabis.id/Abdurachman)


Kejutan terbesar malam itu datang ketika Ayu Ting Ting muncul di atas panggung. Dia dan Nancy berduet membawakan Ma Tegi Hena, membuat seluruh ruangan bergemuruh. Sebelum bernyanyi, Ayu memeluk Nancy sambil tersenyum haru. Nancy membalas dengan hangat, “Ayu, suara dan auramu sangat memukau. Terima kasih.”

Dalam momen penuh keakraban itu, Ayu mengajarkan Nancy mengucapkan kalimat dalam bahasa Indonesia, “Aku cinta kalian semua!” Begitu Nancy mengulangnya, penonton langsung berteriak histeris. Senyum lebarnya menjadi bukti bahwa malam itu bukan sekadar konser, melainkan juga pertemuan budaya yang hangat.

Setelah membawakan Inta Eyh, Nancy beristirahat sejenak di belakang panggung. Tidak lama kemudian, dia kembali dengan kostum baru, gaun berumbai yang tetap dihiasi untaian perak berkilau. Dari situ, lagu Ya Tabtab mengalun lembut, membawa penonton pada suasana romantis yang lebih intim.

Visual panggung pun ikut berubah memukau. Panel-panel besar yang sebelumnya memancarkan cahaya perak kini menampilkan animasi emas berkilau, menyerupai ruangan penuh perhiasan di padang pasir. Perpaduan cahaya dan warna itu membuat penampilan Ya Tabtab terasa glamor dan memesona.

“Kalian tahu lagu ini?” tanya Nancy, sebelum melantunkan Aala Shanak. Lagu bernuansa rindu itu disambut sorakan hangat. Ketika alunan piano mengisi ruangan, banyak penonton terlihat ikut bernyanyi pelan, tenggelam dalam suasana penuh perasaan.

Di tengah konser, Nancy mengambil ponselnya dan berswafoto dari atas panggung sambil menyanyikan Rahent Alaeik. Lagu yang menceritakan kelelahan karena cinta itu dibawakan dengan penuh emosi. Cahaya flash dari ribuan ponsel menyala serentak, membuat arena konser berkilau seperti langit malam di gurun.

Selama lebih dari satu jam, Nancy membawakan 19 lagu dengan penataan musik dan koreografi yang beragam. Dia beberapa kali mengajak penonton bernyanyi lebih keras, lalu memberi isyarat kepada para musisinya untuk menurunkan volume agar suaranya berpadu dengan nyanyian ribuan penggemar.

Menjelang akhir konser, Nancy menutup malam dengan Warana Eh. Para penari keluar membawa balon emas dan menyerahkannya padanya. Dia bernyanyi sambil memegang balon-balon itu, lalu melepaskannya ke udara diiringi tepuk tangan yang membahana di seluruh arena.

“Terima kasih banyak, I love you!” ucapnya sambil melambaikan tangan. Sorakan panjang menggema hingga Nancy meninggalkan panggung. Malam itu, Nancy Ajram bukan hanya membawakan musik, tetapi juga menghadirkan nuansa intim dan kesan hangat di hati para penggemarnya.

SEBELUMNYA

Beasiswa Ki Hajar Dewantara untuk Sekolah Gratis di ISJ, Cek Syarat dan Kuotanya

BERIKUTNYA

Ritual Mistis di Balik Pesugihan Sate Gagak, Horor-Komedi dengan Sentuhan Kritik Sosial

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga