Menilik Konsep Unik VIP Lounge DESIGN:JAKARTA di Art Jakarta 2025
03 October 2025 |
21:12 WIB
1
Like
Like
Like
Ruang-ruang khusus seperti lounge dalam sebuah pameran seni kini tak lagi hanya dianggap sebagai pelengkap. Dengan sentuhan desain yang menarik, lounge bukan sekadar tempat bersantai, melainkan turut memberikan pengalaman menikmati seni dengan cara yang berbeda kepada para pengunjungnya.
Di Art Jakarta 2025, area dengan tajuk VIP Lounge by DESIGN:JAKARTA yang digarap CASA Indonesia menghadirkan konsep serupa. Lounge ini seakan mengundang setiap tamu untuk sejenak beristirahat, menikmati suasana, dan menyelami dialog antara seni dan desain.
Baca juga: Art Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Perkuat The Cultural and Creative Industry Indonesia
Didukung oleh Toshiba Japandi, lounge ini hadir dengan konsep dualitas desain yang menarik, dibagi menjadi dua zona berbeda oleh dua kelompok desainer ternama. Pendekatan ini memungkinkan pengunjung menikmati pengalaman ruang yang kontras dan menciptakan dinamika yang unik.
Area di sebelah kiri, yang dirancang oleh Marcello Decaran dari KIAT Architects, menampilkan konsep unik dengan memadukan sensasi indoor dan outdoor. Kehadiran tanaman hijau yang lebat, kolom berlapis lumut, serta tirai menyerupai hutan menghadirkan suasana taman hidup yang memikat.
Sebuah “matahari palsu” tampak menyinari ruang dengan cahaya siang yang membuat suasana outdoor begitu terasa, meski mereka berada di dalam ruang gedung. Di area ini, dua karya nada Atreyu Moniaga makin menegaskan permainan antara alam dan artifisial di desain interiornya.
Marcello Decaran menyatakan bahwa pendekatan desainnya bertujuan menghadirkan suasana hangat sekaligus tetap elegan, dengan detail arsitektural yang mendorong tamu fokus sejenak dari hiruk-pikuk ruang pamer. Dalam mengusung desain ini, dirinya berkolaborasi dengan Melyna dari tim KIAT, Satya dari Larch Studio, Silikal, Laflo, Artisan Rugs, Idefab, dan Class International.
“Kami ingin menghadirkan sebuah ruang yang berfungsi sebagai oase di tengah hiruk-pikuk pameran," ungkapnya.
Sementara itu, sisi kanan lounge menawarkan hal lain. Desain interiornya digarap oleh Somwher dan FFFAAARRR. Mereka mengeksplorasi kursi, objek sehari-hari yang akrab namun sering luput dari perhatian, dari material mentah hingga bentuk halus. Pendekatan ini menyeimbangkan struktur, proporsi, dan ergonomi, yang kemudian menciptakan desain yang terasa familiar sekaligus kontemporer.
Instalasi ini menampilkan suasana tempat kursi-kursi yang unik, sederhana tetapi tetap penuh tekstur. Tambahan elemen monolitik dan detail menariknya menunjukkan pertumbuhan dan perubahan di berbagai sisinya.
Pengunjung diajak untuk sejenak duduk, merasakan ruang, dan ikut menjadi bagian dari proses yang akan memengaruhi tahap berikutnya dari desain ini. Pertemuan dua pendekatan ini—minimalis modern dan detail klasik—menghadirkan ruang yang harmonis. Kontras keduanya menciptakan pengalaman yang merayakan keberagaman ekspresi desain
“Kolaborasi ini menuntut kami untuk berdialog lebih dalam, bagaimana dua bahasa desain yang berbeda bisa saling melengkapi tanpa menutupi satu sama lain,” ucap Trio desainer FFFAAARRR
Menurut Head of Content CASA Indonesia, Putra Tjokroadisoerjo, lounge ini didesain sedemikian rupa untuk menjadi titik pertemuan strategis bagi seniman, desainer, dan kolektor selama Art Jakarta berlangsung. Namun, tak sekadar tempat singgah, lounge ini diharapkan dapat membawa pengalaman yang intim dan eksklusif, sekaligus menjadi penghubung awal antara dunia seni, desain, dan arsitektur dalam satu kesatuan yang harmonis.
“Art Jakarta selalu menjadi panggung seni yang mempertemukan kreativitas lintas disiplin. Kami melihat inilah momentum yang tepat untuk memperkenalkan DESIGN:JAKARTA sebagai IP baru dari CASA Indonesia," tegasnya.
Sepanjang gelaran Art Jakarta 2025, VIP Lounge by DESIGN:JAKARTA juga akan menampilkan berbagai program khusus, mulai dari peluncuran resmi Toshiba Japandi hingga CASA Gathering with Community yang menyajikan diskusi bertajuk “The Beauty of Simplicity: Japandi for the Contemporary Home”.
Baca juga: Ombak yang Belum Tidur: Ipeh Nur, Mitologi, dan Jejak Bencana di Art Jakarta 2025
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Di Art Jakarta 2025, area dengan tajuk VIP Lounge by DESIGN:JAKARTA yang digarap CASA Indonesia menghadirkan konsep serupa. Lounge ini seakan mengundang setiap tamu untuk sejenak beristirahat, menikmati suasana, dan menyelami dialog antara seni dan desain.
Baca juga: Art Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Perkuat The Cultural and Creative Industry Indonesia
Didukung oleh Toshiba Japandi, lounge ini hadir dengan konsep dualitas desain yang menarik, dibagi menjadi dua zona berbeda oleh dua kelompok desainer ternama. Pendekatan ini memungkinkan pengunjung menikmati pengalaman ruang yang kontras dan menciptakan dinamika yang unik.
Area di sebelah kiri, yang dirancang oleh Marcello Decaran dari KIAT Architects, menampilkan konsep unik dengan memadukan sensasi indoor dan outdoor. Kehadiran tanaman hijau yang lebat, kolom berlapis lumut, serta tirai menyerupai hutan menghadirkan suasana taman hidup yang memikat.
Sebuah “matahari palsu” tampak menyinari ruang dengan cahaya siang yang membuat suasana outdoor begitu terasa, meski mereka berada di dalam ruang gedung. Di area ini, dua karya nada Atreyu Moniaga makin menegaskan permainan antara alam dan artifisial di desain interiornya.

Suasana VIP Lounge by Design: Jakarta pada pameran Art Jakarta 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/10/2025). (Sumber gambar: Bisnis/Himawan L Nugraha)
Marcello Decaran menyatakan bahwa pendekatan desainnya bertujuan menghadirkan suasana hangat sekaligus tetap elegan, dengan detail arsitektural yang mendorong tamu fokus sejenak dari hiruk-pikuk ruang pamer. Dalam mengusung desain ini, dirinya berkolaborasi dengan Melyna dari tim KIAT, Satya dari Larch Studio, Silikal, Laflo, Artisan Rugs, Idefab, dan Class International.
“Kami ingin menghadirkan sebuah ruang yang berfungsi sebagai oase di tengah hiruk-pikuk pameran," ungkapnya.
Sementara itu, sisi kanan lounge menawarkan hal lain. Desain interiornya digarap oleh Somwher dan FFFAAARRR. Mereka mengeksplorasi kursi, objek sehari-hari yang akrab namun sering luput dari perhatian, dari material mentah hingga bentuk halus. Pendekatan ini menyeimbangkan struktur, proporsi, dan ergonomi, yang kemudian menciptakan desain yang terasa familiar sekaligus kontemporer.
Instalasi ini menampilkan suasana tempat kursi-kursi yang unik, sederhana tetapi tetap penuh tekstur. Tambahan elemen monolitik dan detail menariknya menunjukkan pertumbuhan dan perubahan di berbagai sisinya.
Pengunjung diajak untuk sejenak duduk, merasakan ruang, dan ikut menjadi bagian dari proses yang akan memengaruhi tahap berikutnya dari desain ini. Pertemuan dua pendekatan ini—minimalis modern dan detail klasik—menghadirkan ruang yang harmonis. Kontras keduanya menciptakan pengalaman yang merayakan keberagaman ekspresi desain
“Kolaborasi ini menuntut kami untuk berdialog lebih dalam, bagaimana dua bahasa desain yang berbeda bisa saling melengkapi tanpa menutupi satu sama lain,” ucap Trio desainer FFFAAARRR

Suasana VIP Lounge by Design: Jakarta pada pameran Art Jakarta 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/10/2025). (Sumber gambar: Bisnis/Himawan L Nugraha)
Menurut Head of Content CASA Indonesia, Putra Tjokroadisoerjo, lounge ini didesain sedemikian rupa untuk menjadi titik pertemuan strategis bagi seniman, desainer, dan kolektor selama Art Jakarta berlangsung. Namun, tak sekadar tempat singgah, lounge ini diharapkan dapat membawa pengalaman yang intim dan eksklusif, sekaligus menjadi penghubung awal antara dunia seni, desain, dan arsitektur dalam satu kesatuan yang harmonis.
“Art Jakarta selalu menjadi panggung seni yang mempertemukan kreativitas lintas disiplin. Kami melihat inilah momentum yang tepat untuk memperkenalkan DESIGN:JAKARTA sebagai IP baru dari CASA Indonesia," tegasnya.
Sepanjang gelaran Art Jakarta 2025, VIP Lounge by DESIGN:JAKARTA juga akan menampilkan berbagai program khusus, mulai dari peluncuran resmi Toshiba Japandi hingga CASA Gathering with Community yang menyajikan diskusi bertajuk “The Beauty of Simplicity: Japandi for the Contemporary Home”.
Baca juga: Ombak yang Belum Tidur: Ipeh Nur, Mitologi, dan Jejak Bencana di Art Jakarta 2025
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.