Robert Redford dan Kate Reid dalam This Property Is Condemned (1966) (Sumber gambar: IMDb)

Perjalanan Karier Robert Redford dari Panggung Teater Menjadi Sineas Ternama

16 September 2025   |   23:10 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Kabar duka datang dari industri seni peran Hollywood. Aktor kawakan Robert Redford meninggal dunia. Pria yang terkenal dengan perannya sebagai Sundance Kid dalam Butch Cassidy and the Sundance Kid telah meninggalkan warisan besar, baik bagi industri perfilman dunia maupun pelestarian lingkungan.

Dikutip dari beberapa sumber, kematian sang aktor diumumkan oleh Cindi Berger, CEO dari Rogers & Cowan PMK. Tanpa menyebutkan detail penyebab kematian, Berger menyatakan bahwa Redford meninggal dengan tenang saat sedang tidur.

Kabar ini sontak mengejutkan banyak pihak, terutama para sineas Hollywood, serta para pencinta dan aktivis lingkungan. Redford bukan sekadar ikon film dunia, tetapi juga menjadi simbol kreativitas, integritas, dan kepedulian sosial.

Baca Juga: Legenda Hollywood Robert Redford Meninggal Dunia Usia 89 Tahun 

Robert Redford lahir di Santa Monica, California, Amerika Serikat, pada 18 Agustus 1936. Bakat seni peran dalam dirinya dipengaruhi oleh sang ibu yang memiliki ketertarikan pada sastra dan film, sementara ayahnya bekerja sebagai pengantar susu sebelum menjadi seorang akuntan. Masa kecilnya dihabiskan di rumah sederhana, dengan pekerjaan kecil seperti mengantar koran dan menjadi kurir di supermarket.

Ketertarikan Redford terhadap seni rupanya muncul sejak kecil. Dia menempuh pendidikan seni di Amerika Serikat dan sempat belajar di Eropa sebelum akhirnya memasuki dunia hiburan. Debutnya terjadi di panggung Broadway melalui drama komedi Tall Story (1959). Setelah itu, dia memerakan beberapa drama televisi pada awal 1960-an, termasuk Route 66.

Pada 1963, dia menjadi pemeran utama dalam drama Broadway Barefoot in the Park, karya Neil Simon dan disutradarai oleh Mike Nichols. Namun, namanya belum benar-benar dikenal luas hingga membintangi Butch Cassidy and the Sundance Kid (1969). Di film ini, dia beradu peran dengan Paul Newman. Perannya sebagai penjahat karismatik Sundance Kid membuatnya memukau penonton, dan film tersebut menjadi salah satu karya terlaris pada masanya.

Kesuksesan ini membuka jalan bagi peran-peran berikutnya, seperti Downhill Racer, The Candidate, The Way We Were, The Sting, dan banyak lainnya. Total, Robert Redford telah membintangi puluhan film layar lebar dan serial televisi, beradu peran dengan berbagai aktor ternama seperti Paul Newman, Dustin Hoffman (All the President’s Men), Brad Pitt (Spy Game), Tommy Lee Jones (The Client), serta aktris seperti Jane Fonda (Barefoot in the Park), Barbra Streisand (The Way We Were), Meryl Streep (Out of Africa), Diane Keaton (The Electric Horseman), dan Jennifer Lopez (The Muse).

Selain sebagai aktor, Redford merambah dunia sutradara dan produser. Debut penyutradaraannya adalah Ordinary People (1980), yang meraih kesuksesan besar dan memenangkan Academy Awards untuk Best Director dan Best Picture. Setelah itu, dia menjadi pengarah untuk berbagai film, seperti The Milagro Beanfield War, A River Runs Through It, Quiz Show, dan The Horse Whisperer. Kesuksesan ini juga mendorongnya menjadi produser dan produser eksekutif, seperti pada Yosemite: The Fate of Heaven, A River Runs Through It, She’s The One, dan A Civil Action.

Kepedulian Redford terhadap sineas independen dan industri perfilman Amerika membawanya mendirikan Sundance Institute (1979), diikuti Sundance Film Festival (1981). Kini, festival ini menjadi salah satu ajang film independen paling bergengsi di dunia, diikuti karya-karya dari berbagai negara.

Dalam kariernya, Redford meraih berbagai penghargaan, baik sebagai aktor maupun sutradara, termasuk Golden Globe, Primetime Emmy Awards, dan Academy Awards. Sebagai aktor, dia sempat dinominasikan untuk Oscar namun tidak pernah menang. Piala Oscar justru diraih sebagai sutradara Ordinary People.

Selain prestasi perfilman, Redford dikenal sebagai aktivis lingkungan hidup. Melalui The Redford Center, yang ia dirikan bersama putranya, ia mendukung produksi film dan media yang menyoroti isu keberlanjutan dan pelestarian alam. Ia juga aktif mendukung National Parks Foundation dan berbagai organisasi konservasi, serta menggunakan pengaruhnya untuk mendorong kesadaran publik akan pentingnya lingkungan.

Baca Juga: Film Sampai Titik Terakhirmu, Angkat Kisah Perjuangan Cinta Shella & Albi yang Viral

SEBELUMNYA

Seniman Prabu Perdana Hadirkan Dialektika Lanskap di Vice & Virtue Gallery

BERIKUTNYA

Jalan Panjang Robert Redford Mendirikan & Membesarkan Sundance Film Festival

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga