Grup Musik Slank tampil bersama Penyanyi Sal Priadi pada hari pertama Pesta Pora 2025 di Jakarta, Jumat (5/9/2025). (Sumber foto: Hypeabis.id/Eusebio Chrysnamurti)

Epik! Slank & Sal Priadi Saling Bertukar Lagu di Pestapora 2025

05 September 2025   |   15:25 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Pestapora 2025 hari pertama menghadirkan sederet kolaborasi epik, salah satunya antara band legendaris Slank dan penyanyi solo Sal Priadi. Pertemuan lintas generasi ini menjadi salah satu sorotan utama di Pestapora Stage pada Jumat (5/9/2025), dengan penampilan yang penuh energi sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Panggung kolaborasi dibuka dengan Sal Priadi yang membawakan lagu ikonik Slank, Anyer 10 Maret, yang pertama kali dirilis pada 2014. Dengan karakter vokalnya yang khas, Sal memberi sentuhan baru pada lagu tersebut, menghadirkan nuansa segar tanpa menghilangkan esensi aslinya.

Momen ini menjadi pembuka manis bagi kolaborasi dua musisi dengan gaya berbeda, namun justru mampu berpadu menciptakan penampilan yang unik dan tak terlupakan.

Baca juga: Konser Ebiet G Ade x Iwan Fals, Perayaan Dua Legenda Hidup di Pestapora 2025

“Apa kabar kalian semuanya? Panas-panasan dikit gapapa ya, let’s go,” ucap Sal menyapa para penonton yang memadati area Pestapora Stage.

Setelah itu, penyanyi asal Malang itu membawakan lagu Ada Titik-Titik di Ujung Doa. Suasana yang semula sendu berubah menjadi semangat saat Sal membawakan lagu milik Slank, Orkes Sakit Hati.

“Halo semuanya senang sekali hari ini saya Sal Priadi membawakan lagu-lagi dari Slank, juga kami akan membawakan lagu masing-masing,” ucap Sal di tengah-tengah penampilannya. 
 

Grup Musik Slank tampil bersama Penyanyi Sal Priadi pada hari pertama Pesta Pora 2025 di Jakarta, Jumat (5/9/2025). (Sumber foto: Hypeabis.id/Eusebio Chrysnamurti)

Grup Musik Slank tampil bersama Penyanyi Sal Priadi pada hari pertama Pesta Pora 2025 di Jakarta, Jumat (5/9/2025). (Sumber foto: Hypeabis.id/Eusebio Chrysnamurti)

Menariknya, saat membawakan lagu Orkes Sakit Hati, layar LED besar di samping kanan-kiri panggung menampilkan narasi 17 tuntutan rakyat yang belakangan ramai di media sosial. “Mudah-mudahan tuntutan-tuntutan itu segera terpenuhi ya teman-teman,” ucap Sal.

Suasana semakin semangat ketika Sal membawakan satu lagi hit dari Slank yakni Terlalu Manis. “Gila kata nyokap gue enggak nyangka Sal Priadi bareng Slank. Kami punya beberapa kaset So7, Slank, Dewa19 di mobil dan muterin hanya lagu-lagu itu terus tapi sekarang bisa bawain lagu-lagu Slank,” ungkap Sal.

Setelah itu, Sal tampak melantunkan intro lagu Terbunuh Sepi dari album Generasi Biru (1994). Di tengah-tengah lagu, Sal mengundang Slank ke panggung dan lagu itu pun dilanjutkan oleh Kaka dkk. Menariknya, Kaka juga menyanyikan lagu Serta Mulia milik Sal secara medley.

Suasana semakin semangat ketika melodi lagu I Miss U But I Hate U mulai terdengar. Para penonton pun larut ikut menyanyikan lagu tersebut sembari bergoyang mengikuti irama yang asyik.
 

Grup Musik Slank tampil bersama Penyanyi Sal Priadi pada hari pertama Pesta Pora 2025 di Jakarta, Jumat (5/9/2025). (Sumber foto: Hypeabis.id/Eusebio Chrysnamurti)

Grup Musik Slank tampil bersama Penyanyi Sal Priadi pada hari pertama Pesta Pora 2025 di Jakarta, Jumat (5/9/2025). (Sumber foto: Hypeabis.id/Eusebio Chrysnamurti)

Thank you so much terima kasih Pestapora. Apresiasi yang tinggi buat Sal priadi and the band, saya officially masuk ke Sal fans club, enak main di depan fans-nya Sal banyak cewenya. Lagu ini kayanya Sal bikin buat gue deh,“ ucap Kaka diikuti dengan menyanyikan lagu Dari Planet Lain.

Suara Kaka yang khas dan aransemen musik yang lebih upbeat memberikan warna tersendiri untuk lagu Dari Planet Lain. Adapun, di penampilan ini, Slank lebih banyak membawakan lagu-lagu era 1990-an seperti Mawar Merah dan Birokrasi Complex.

Penampilan kolaborasi ini pun ditutup dengan Slank berduet dengan Sal Priadi membawakan lagu Gala Bunga Matahari dan Ku Tak Bisa secara medley. Di lagu ini, Ridho tampak memainkan piano, membuat keseluruhan penampilan kolaborasi ini meninggalkan kesan menonton konser yang berbeda dan epik.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Cara Membuat Miniatur AI Pakai Gemini, Simpel dan Kreatif

BERIKUTNYA

Ketika Melankolisnya Bernadya Berubah Jadi Pop Rock di Pestapora 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga