YouTuber MrBeast Luncurkan Perusahaan Telepon Tahun Depan, Tawarkan Tarif Terjangkau
03 September 2025 |
07:00 WIB
James Stephen Donaldson atau yang dikenal sebagai MrBeast siap terjun ke industri teknologi. YouTuber populer dengan 430 juta subscriber itu dikabarkan siap meluncurkan perusahaan layanan telepon seluler, menjadi lini baru pendapatannya.
Terungkap dari bocoran dek investor yang dilaporkan Business Insider, MrBeast berencana meluncurkan layanan telepon seluler bermerek MrBeast pada tahun depan. YouTuber berusia 27 tahun itu dan para eksekutif di Beast Industries juga sedang mempertimbangkan fintech dan game seluler.
Rencana baru YouTuber ini mencakup pembentukan operator jaringan virtual seluler (MVNO), yang sedang populer di kalangan selebritas. Tokoh publik seperti Ryan Reynolds, Donald Trump , dan para aktor di balik podcast "SmartLess" telah meluncurkan, atau berencana untuk meluncurkan, jaringan telepon mereka sendiri.
Baca Juga: Profil & Kekayaan MrBeast, YouTuber No.1 di Dunia yang Mau Beli TikTok
Keuntungan bagi MVNO yang sukses bisa sangat besar. Reynolds menjual perusahaannya, Mint Mobile, kepada T-Mobile pada 2023 dalam kesepakatan senilai hingga US$1,35 miliar. Dengan 430 juta pelanggan di saluran YouTube-nya, kehadiran MrBeast patut diperhitungkan.
Adapun dalam membentuk MVNO, dia menggunakan jaringan yang sudah ada dari perusahaan-perusahaan besar seperti AT&T, T-Mobile, dan Verizon. Bermitra dengan salah satu operator ini, MrBeast dapat menyediakan tarif terjangkau dan layanan yang baik tanpa biaya tinggi untuk membangun jaringan seluler sendiri.
Usaha patungan yang akan datang ini merupakan bagian dari strategi MrBeast yang lebih besar untuk memperluas mereknya, yang mencakup perusahaan makanan Feastables dan Lunchly, serta lini mainan. Perusahaan telepon baru ini dapat membantu bisnisnya mencapai profitabilitas.
Tak dipungkiri, YouTube bisa dikatakan bukan menjadi saluran pendapatan utama Mr.Beast. Adapun pada tahun lalu, bisnis sampingan MrBeast, Feastables, menghasilkan penjualan sekitar US$250 juta dan laba lebih dari US$20 juta, menurut Bloomberg .
Jika dibandingkan, bisnis medianya, yang mencakup kanal YouTube dan acara kompetisi realitas di Prime Video, merugi hampir US$80 juta.
Pada awal tahun lalu, MrBeast sempat ingin mengakuisisi TikTok di tengah sorotan penggunaan aplikasi buatan China itu di Amerika Serikat. Keseriusannya diperlihatkan ketika dia mengunggah video yang mengaku akan bertandang ke kantor TikTok melakukan penawaran secara resmi untuk membeli platform tersebut. “Saya mungkin saja menjadi CEO baru TikTok. Saya sangat bersemangat,” ujar MrBeast dalam akun TikToknya, kala itu.
YouTuber pemilik nama asli Jimmy Donaldson ini memiliki 346 juta subscriber di saluran YouTube dan mencapai hampir 9 miliar penayangan dalam 9 setahun terakhir. Dia kerap menampilkan video dengan aksi-aksi ekstrem seperti bertahan hidup di gua selama seminggu dan kontes menghabiskan 100 hari di bunker untuk memenangkan US$500.000.
Popularitas Donaldson menghantarkannya menjadi pebisnis dengan meluncurkan brand pakaian, jaringan ritel makanan MrBeast Burger, hingga cokelat batangan Feastable. Hingga 28 Oktober 2024, pria berusia 26 tahun tersebut tercatat memiliki kekayaan sebesar US$85 juta atau setara Rp1,38 triliun hanya dari kontennya.
Sementara itu, mengutip Biography, MrBeast memulai laman YouTube-nya pada 2012 atau tepatnya usia 13 tahun. Warga Carolina Utara ini awalnya mengunggah video gimnya sendiri saat bermain Minecraft, Call of Duty, dan judul-judul lainnya, serta klip-klip berisi komentar tentang YouTuber lain.
Dia mengunggah aksi viral pertamanya pada Januari 2017, sebuah video berdurasi hampir 24 jam yang memperlihatkan dirinya menghitung hingga 100.000, meskipun pada kenyataannya, dia membutuhkan waktu sekitar 40 jam. Dengan video itu, Donaldson yang kala itu berusia 19 tahun sukses mraih lebih dari 1 juta pelanggan dalam akuj Youtubenya.
Menemukan formula untuk menjadi viral, MrBeast pun terus membuat video yang menampilkan aksi-aksi yang tidak biasa atau aksi-aksi filantropi yang besar. Pada September 2020, MrBeast meluncurkan saluran spinoff bernama Beast Philanthropy, yang mengklaim semua pendapatan iklan, barang dagangan, dan pendapatan sponsornya disumbangkan untuk kegiatan amal.
MrBeast mengungkapkan dalam sebuah wawancara dengan Time pada Februari 2024, dia dapat menghasilkan antara US$600 juta hingga US$700 juta per tahun. Sebagian besar dari pendapatan ini diperoleh melalui pendapatan iklan dan kesepakatan sponsor untuk videonya serta penjualan barang dagangan.
Kendati demikian, dia mengklaim telah menginvestasikan kembali sebagian besar penghasilannya ke lebih banyak video dan proyek. Diperkirakan, total kekayaan MrBeast sekitar US$1 miliar, belum dari lini usahanya yang terus berkembang.
Baca Juga: Profil Chef & YouTuber Masak Bobon Santoso yang Memutuskan Mualaf
Terungkap dari bocoran dek investor yang dilaporkan Business Insider, MrBeast berencana meluncurkan layanan telepon seluler bermerek MrBeast pada tahun depan. YouTuber berusia 27 tahun itu dan para eksekutif di Beast Industries juga sedang mempertimbangkan fintech dan game seluler.
Rencana baru YouTuber ini mencakup pembentukan operator jaringan virtual seluler (MVNO), yang sedang populer di kalangan selebritas. Tokoh publik seperti Ryan Reynolds, Donald Trump , dan para aktor di balik podcast "SmartLess" telah meluncurkan, atau berencana untuk meluncurkan, jaringan telepon mereka sendiri.
Baca Juga: Profil & Kekayaan MrBeast, YouTuber No.1 di Dunia yang Mau Beli TikTok
Keuntungan bagi MVNO yang sukses bisa sangat besar. Reynolds menjual perusahaannya, Mint Mobile, kepada T-Mobile pada 2023 dalam kesepakatan senilai hingga US$1,35 miliar. Dengan 430 juta pelanggan di saluran YouTube-nya, kehadiran MrBeast patut diperhitungkan.
Adapun dalam membentuk MVNO, dia menggunakan jaringan yang sudah ada dari perusahaan-perusahaan besar seperti AT&T, T-Mobile, dan Verizon. Bermitra dengan salah satu operator ini, MrBeast dapat menyediakan tarif terjangkau dan layanan yang baik tanpa biaya tinggi untuk membangun jaringan seluler sendiri.
Usaha patungan yang akan datang ini merupakan bagian dari strategi MrBeast yang lebih besar untuk memperluas mereknya, yang mencakup perusahaan makanan Feastables dan Lunchly, serta lini mainan. Perusahaan telepon baru ini dapat membantu bisnisnya mencapai profitabilitas.
Tak dipungkiri, YouTube bisa dikatakan bukan menjadi saluran pendapatan utama Mr.Beast. Adapun pada tahun lalu, bisnis sampingan MrBeast, Feastables, menghasilkan penjualan sekitar US$250 juta dan laba lebih dari US$20 juta, menurut Bloomberg .
Jika dibandingkan, bisnis medianya, yang mencakup kanal YouTube dan acara kompetisi realitas di Prime Video, merugi hampir US$80 juta.
Pada awal tahun lalu, MrBeast sempat ingin mengakuisisi TikTok di tengah sorotan penggunaan aplikasi buatan China itu di Amerika Serikat. Keseriusannya diperlihatkan ketika dia mengunggah video yang mengaku akan bertandang ke kantor TikTok melakukan penawaran secara resmi untuk membeli platform tersebut. “Saya mungkin saja menjadi CEO baru TikTok. Saya sangat bersemangat,” ujar MrBeast dalam akun TikToknya, kala itu.
Profil MrBeast
YouTuber pemilik nama asli Jimmy Donaldson ini memiliki 346 juta subscriber di saluran YouTube dan mencapai hampir 9 miliar penayangan dalam 9 setahun terakhir. Dia kerap menampilkan video dengan aksi-aksi ekstrem seperti bertahan hidup di gua selama seminggu dan kontes menghabiskan 100 hari di bunker untuk memenangkan US$500.000.
Popularitas Donaldson menghantarkannya menjadi pebisnis dengan meluncurkan brand pakaian, jaringan ritel makanan MrBeast Burger, hingga cokelat batangan Feastable. Hingga 28 Oktober 2024, pria berusia 26 tahun tersebut tercatat memiliki kekayaan sebesar US$85 juta atau setara Rp1,38 triliun hanya dari kontennya.
Sementara itu, mengutip Biography, MrBeast memulai laman YouTube-nya pada 2012 atau tepatnya usia 13 tahun. Warga Carolina Utara ini awalnya mengunggah video gimnya sendiri saat bermain Minecraft, Call of Duty, dan judul-judul lainnya, serta klip-klip berisi komentar tentang YouTuber lain.
Dia mengunggah aksi viral pertamanya pada Januari 2017, sebuah video berdurasi hampir 24 jam yang memperlihatkan dirinya menghitung hingga 100.000, meskipun pada kenyataannya, dia membutuhkan waktu sekitar 40 jam. Dengan video itu, Donaldson yang kala itu berusia 19 tahun sukses mraih lebih dari 1 juta pelanggan dalam akuj Youtubenya.
Menemukan formula untuk menjadi viral, MrBeast pun terus membuat video yang menampilkan aksi-aksi yang tidak biasa atau aksi-aksi filantropi yang besar. Pada September 2020, MrBeast meluncurkan saluran spinoff bernama Beast Philanthropy, yang mengklaim semua pendapatan iklan, barang dagangan, dan pendapatan sponsornya disumbangkan untuk kegiatan amal.
MrBeast mengungkapkan dalam sebuah wawancara dengan Time pada Februari 2024, dia dapat menghasilkan antara US$600 juta hingga US$700 juta per tahun. Sebagian besar dari pendapatan ini diperoleh melalui pendapatan iklan dan kesepakatan sponsor untuk videonya serta penjualan barang dagangan.
Kendati demikian, dia mengklaim telah menginvestasikan kembali sebagian besar penghasilannya ke lebih banyak video dan proyek. Diperkirakan, total kekayaan MrBeast sekitar US$1 miliar, belum dari lini usahanya yang terus berkembang.
Baca Juga: Profil Chef & YouTuber Masak Bobon Santoso yang Memutuskan Mualaf
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.