Fakta Menarik Bunga Daffodil, Simbol Harapan dan Awal yang Baru
02 September 2025 |
16:19 WIB
Kemunculan bunga daffodil di awal musim semi selalu membawa makna khusus. Tidak hanya karena warnanya yang cerah dan bentuknya yang menonjol, bunga ini hadir setelah musim dingin yang tandus, seolah menjadi simbol harapan dan awal yang baru. Maka tak heran, kehadirannya sarat akan arti penting, bukan sekadar keindahan semata.
Menurut Royal Horticultural Society (RHS) UK, daffodil memiliki jejak panjang dalam kisah rakyat, legenda, simbolisme, hingga seni. Di berbagai budaya, terutama di kawasan Britania Raya, bunga ini dikenal lebih dari sekadar tanaman hias.
Baca juga: Arti Warna Pink & Hijau, Simbol Solidaritas yang Viral di Dunia Maya
Ada banyak fakta menarik yang melekat padanya, menjadikannya bagian dari tradisi dan identitas setempat.
Salah satu varietas yang terkenal adalah Daffodil Tenby (Narcissus obvallaris), atau yang kerap disebut sebagai daffodil Welsh. Bunga ini sering ditemukan di kawasan Wales Selatan. Bentuknya dianggap memiliki proporsi sempurna, dengan seluruh bagian bunga berwarna kuning cerah yang khas.
Daffodil Welsh juga dikenal sebagai tumbuhan yang kuat dan tahan terhadap kondisi lingkungan. Bunga ini sangat cocok ditanam di rerumputan kasar maupun padang rumput. Jika dibiarkan tumbuh tanpa gangguan, tanaman ini akan menyebar dengan sendirinya, menghadirkan hamparan bunga kuning yang indah dan penuh makna.
Sejak akhir abad ke-16, bersama daun bawang, bunga daffodil telah menjadi simbol nasional bagi bangsa Wales. Hal ini diperkuat dengan peringatan St David’s Day setiap tanggal 1 Maret, di mana orang-orang Wales akan mengenakan lambang nasional mereka dalam memperingati hari perayaan santo pelindung Wales. Tanggal tersebut juga bertepatan dengan puncak masa pertumbuhan bunga daffodil.
Bunga Daffodil memiliki kisah yang menyedihkan dalam mitologi Yunani. Kisah ini diawali oleh Echo dan Narcismus dalam cerita Metamorphoses karya Ovid. Echo yang mengembara karena dikutuk oleh Dewi Hera sehingga dijauhi oleh teman-temannya, bertemu dan jatuh cinta dengan Narcissus, gadis muda cantik yang dia temui di hutan.
Karena kutukannya yang membuat Echo tidak bisa berbicara, Narcissus ditolak oleh Echo dengan kejam. Echo kemudian dihukum oleh Tuhan untuk menderita kesedihan cinta yang tak terbalas. Ketika Echo jatuh cinta dan tidak terbalas lagi, dia akan terbuang ke pinggir kolam dan berubah menjadi bunga daffodil yang indah.
Kisah legenda bunga Chinese Lily menceritakan tentang seorang pria yang mewariskan tanah kepada kedua putranya. Namun, sang putra pertama mengambil tanah yang bisa digarap dan hanya meninggalkan tanah yang berbatu dan berair untuk saudaranya. Seorang peri baik hati pun menghadiahkan tiga umbi bunga daffodil kepada putra kedua tersebut. Kemudian, bunga-bunga daffodil itu dikagumi banyak orang yang membuat sang putra kedua mendapatkan banyak keuntungan.
Sang putra pertama yang tidak senang dengan hal tersebut, membeli semua umbi-umbian bunga daffodil agar tidak kalah dengan saudaranya, tetapi semua yang dia tanam menjadi mati. Kisah ini mengajarkan bagaimana keindahan dapat dirusak dengan keserakahan.
Dalam seni literatur, bunga daffodil terkenal sebagai inspirasi bagi karya sastra William Wordsworth dalam puisinya yang berjudul I Wandered Lonely as a Cloud. Puisi ini juga terpilih sebagai puisi favorit kelima di Inggris oleh para pendengar BBC Radio 4 tahun 1995.
Pesan penuh harapan tersebut juga membawa bunga daffodil sebagai simbol badan amal kanker di seluruh dunia, di mana tanaman ini dianggap sebagai tanda berlalunya musim dingin dan harapan masa depan di musim panas.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Menurut Royal Horticultural Society (RHS) UK, daffodil memiliki jejak panjang dalam kisah rakyat, legenda, simbolisme, hingga seni. Di berbagai budaya, terutama di kawasan Britania Raya, bunga ini dikenal lebih dari sekadar tanaman hias.
Baca juga: Arti Warna Pink & Hijau, Simbol Solidaritas yang Viral di Dunia Maya
Ada banyak fakta menarik yang melekat padanya, menjadikannya bagian dari tradisi dan identitas setempat.
Salah satu varietas yang terkenal adalah Daffodil Tenby (Narcissus obvallaris), atau yang kerap disebut sebagai daffodil Welsh. Bunga ini sering ditemukan di kawasan Wales Selatan. Bentuknya dianggap memiliki proporsi sempurna, dengan seluruh bagian bunga berwarna kuning cerah yang khas.
Daffodil Welsh juga dikenal sebagai tumbuhan yang kuat dan tahan terhadap kondisi lingkungan. Bunga ini sangat cocok ditanam di rerumputan kasar maupun padang rumput. Jika dibiarkan tumbuh tanpa gangguan, tanaman ini akan menyebar dengan sendirinya, menghadirkan hamparan bunga kuning yang indah dan penuh makna.
Sejak akhir abad ke-16, bersama daun bawang, bunga daffodil telah menjadi simbol nasional bagi bangsa Wales. Hal ini diperkuat dengan peringatan St David’s Day setiap tanggal 1 Maret, di mana orang-orang Wales akan mengenakan lambang nasional mereka dalam memperingati hari perayaan santo pelindung Wales. Tanggal tersebut juga bertepatan dengan puncak masa pertumbuhan bunga daffodil.
Kisah Narcissus dalam Mitologi Yunani
Bunga Daffodil memiliki kisah yang menyedihkan dalam mitologi Yunani. Kisah ini diawali oleh Echo dan Narcismus dalam cerita Metamorphoses karya Ovid. Echo yang mengembara karena dikutuk oleh Dewi Hera sehingga dijauhi oleh teman-temannya, bertemu dan jatuh cinta dengan Narcissus, gadis muda cantik yang dia temui di hutan.Karena kutukannya yang membuat Echo tidak bisa berbicara, Narcissus ditolak oleh Echo dengan kejam. Echo kemudian dihukum oleh Tuhan untuk menderita kesedihan cinta yang tak terbalas. Ketika Echo jatuh cinta dan tidak terbalas lagi, dia akan terbuang ke pinggir kolam dan berubah menjadi bunga daffodil yang indah.
Legenda bunga Chinese Lily
Kisah legenda bunga Chinese Lily menceritakan tentang seorang pria yang mewariskan tanah kepada kedua putranya. Namun, sang putra pertama mengambil tanah yang bisa digarap dan hanya meninggalkan tanah yang berbatu dan berair untuk saudaranya. Seorang peri baik hati pun menghadiahkan tiga umbi bunga daffodil kepada putra kedua tersebut. Kemudian, bunga-bunga daffodil itu dikagumi banyak orang yang membuat sang putra kedua mendapatkan banyak keuntungan.Sang putra pertama yang tidak senang dengan hal tersebut, membeli semua umbi-umbian bunga daffodil agar tidak kalah dengan saudaranya, tetapi semua yang dia tanam menjadi mati. Kisah ini mengajarkan bagaimana keindahan dapat dirusak dengan keserakahan.
Daffodil dalam karya seni dan literatur
Bunga ini memberikan para seniman inspirasi dalam membuat karya seni. Pada masa pandemi 2020, seorang seniman David Hockney, membuat skesta di iPadnya tentang sepetak bunga daffodil dengan tajuk Do remember they can’t cancel the spring. Bahkan, beberapa seniman legendaris seperti Berthe Morisot, Vincent van Gogh, dan Claude Monet juga terkenal telah mengabadikan keindahan bunga daffodil di atas kanvas.Dalam seni literatur, bunga daffodil terkenal sebagai inspirasi bagi karya sastra William Wordsworth dalam puisinya yang berjudul I Wandered Lonely as a Cloud. Puisi ini juga terpilih sebagai puisi favorit kelima di Inggris oleh para pendengar BBC Radio 4 tahun 1995.
Sebagai simbol harapan dan awal yang baru
Dalam Floriografi atau Bahasa Bunga, daffodil memiliki beragam arti. Sebagai sinar pertama musim semi, bunga daffodil melambangkan penantian dan cinta. Dalam berbagai tafsir, daffodil juga menandakan awal yang baru atau pembaruan.Pesan penuh harapan tersebut juga membawa bunga daffodil sebagai simbol badan amal kanker di seluruh dunia, di mana tanaman ini dianggap sebagai tanda berlalunya musim dingin dan harapan masa depan di musim panas.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.