Makna Kode ACAB & 1312 yang Viral Usai Demo 28 Agustus 2025
29 August 2025 |
14:41 WIB
Media sosial kini tengah diramaikan dengan berbagai unggahan netizen yang menuliskan kode "ACAB" dan "1312". Hal tersebut terjadi usai insiden pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan yang meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis, (28/8/2025), bertepatan dengan adanya aksi unjuk rasa buruh.
Banyak warganet yang mengekspresikan kemarahan sekaligus menuntut keadilan agar pelaku brutalitas dari aparat polisi diusut tuntas dan diberi hukuman berat. Dalam unggahan-unggahan yang beredar, banyak netizen yang menggunakan kode "ACAB" dan "1312".
Baca juga: 7 Film tentang Perjuangan Buruh yang Menarik Ditonton & Jadi Bahan Diskusi
Baca juga: 7 Film tentang Perjuangan Buruh yang Menarik Ditonton & Jadi Bahan Diskusi
Lantas, apa makna dari kode tersebut?
Kode "1312" merujuk pada istilah "ACAB" yang masing-masing angka mewakili urutan dalam alfabet. Angka 1 merujuk pada huruf 1 dalam alfabet yakni "A", begitupun berlaku pada angka 2 yang merujuk pada huruf "B", dan angka 3 yang mewakili huruf "C". Sehingga, 1312 membentuk kode ACAB.
Sementara itu, ACAB ialah singkatan dari All Cops Are Bastards atau All Coppers Are Bastards, yang berarti semua polisi adalah bajingan. Istilah tersebut sering digunakan untuk merendahkan aparat kepolisian, atau menjadi ungkapan kemarahan terhadap institusi tersebut.
Dikutip dari Dictionary, kata cop atau copper adalah istilah slang yang digunakan untuk menyebut petugas polisi yang muncul di Amerika pada abad ke-19. Sementara "bastard" telah lama digunakan sebagai ungkapan hinaan kasar untuk orang yang tercela.
Istlilah ACAB telah digunakan selama beberapa dekade, terutama dalam bentuk grafiti dan penanda visual lainnya, oleh orang-orang yang menentang polisi karena berbagai alasan, mulai dari tindakan brutalitas mereka ataupun upaya untuk membungkam kebenaran.
Asal-Usul Istilah ACAB
Singkatan ACAB ditemukan dalam bahasa gaul Inggris pada 1970-an. Kala itu, istilah ACAB kerap dijadikan sebagai tato di kalangan narapidana atau mereka yang terkait dengan aktivitas kriminal. Begitupun di Amerika, frasa ACAB telah ditemukan sejak tahun 1970-an.
Meski demikian, frasa ACAB yang merupakan singkatan dari All Coppers Are Bastards atau Semua Polisi adalah Bajingan, sebenarnya telah tercatat sejak tahun 1950-an. Alasan mendasar di balik penggunaan istilah ACAB ialah untuk menyebut bahwa kepolisian pada dasarnya bersifat represif, meskipun tidak secara harfiah menganggap semua aparat adalah orang jahat.
Penggunaan frasa ACAB semakin populer pada 1980-an gara-gara band punk Oi Inggris, 4-Skins, yang menggunakannya dalam lagu anti-polisi mereka tahun 1982, "ACAB". Salah satu komunitas yang paling identik dengan musik punk Oi adalah skinhead, subkultur yang terkenal pemberontak yang kerap menggunakan istilah ACAB.
Sejak tahun 1970-an dan 1980-an, ACAB telah digunakan oleh banyak kelompok lain di seluruh dunia untuk menentang kepolisian dan lembaga-lembaga kuat lainnya yang mereka anggap represif.
Selama musim semi di Arab Saudi pada 2010-2012 misalnya, beberapa seniman grafiti Mesir menandai gedung-gedung dengan tulisan ACAB dalam demonstrasi menentang rezim otoriter. Begitupun di media sosial, video-video TikTok dengan tagar atau berlabel #acab telah ditonton lebih dari setengah miliar kali.
Selama musim semi di Arab Saudi pada 2010-2012 misalnya, beberapa seniman grafiti Mesir menandai gedung-gedung dengan tulisan ACAB dalam demonstrasi menentang rezim otoriter. Begitupun di media sosial, video-video TikTok dengan tagar atau berlabel #acab telah ditonton lebih dari setengah miliar kali.
Beberapa tahun terakhir, muncul juga "1312" yang digunakan sebagai opsi lain istilah ACAB. Kode 1312 diketahui mulai populer pada 2020 di tengah protes menuntut keadilan rasial yang dipicu oleh pembunuhan George Floyd yang melibatkan petugas polisi.
Di media sosial baik dalam artikel maupun konten daring lainnya, di spanduk-spanduk selama protes, dan pada grafiti yang menjadi bagian aktivitas demonstrasi, ACAB atau tagar #ACAB digunakan dalam berbagai tingkat kecaman, mengutuk kepolisian atas rasisme sistemik dan kekerasan terhadap orang kulit hitam.
Baca juga: Cek Titik Aksi Demo Jumat, 29 Agustus 2025, Mahasiswa Tuntut Keadilan
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Baca juga: Cek Titik Aksi Demo Jumat, 29 Agustus 2025, Mahasiswa Tuntut Keadilan
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.