Link & Cara Cek Daya Tampung Prodi UTBK-SNBT 2025
12 March 2025 |
11:53 WIB
Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dibuka 11 Maret 2025, dan berlangsung hingga 27 Maret 2025. Peserta seleksi perlu mengetahui daya tampung program studi (prodi) SNBT 2025, sebagai panduan menentukan strategi yang tepat dalam memilih jurusan sesuai dengan minat.
Mengetahui daya tampung program studi sangat penting bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar di perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan mengetahui kuota yang tersedia, calon mahasiswa dapat memperkirakan tingkat persaingan di jurusan yang diminati.
Selain itu, data daya tampung memberikan gambaran jelas mengenai pilihan jurusan dan universitas yang paling sesuai dengan peluang keberhasilan untuk lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN). Termasuk, membantu calon mahasiswa memilih jurusan yang realistis sesuai dengan kemampuan dan minat.
Baca juga: Pendaftaran UTBK-SNBT 2025 Dibuka, Simak Ketentuan Pemilihan Prodi Tahun Ini
Ketua Pelaksana Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tjitjik Sri Tjahjandarie mengatakan pengecekan daya tampung prodi bisa menjadi cara untuk melihat rekam jejak (track record) dari jurusan yang akan dipilih di kampus impian. Dengan begitu, peserta bisa melihat kuota daya tampung prodi untuk SNBT 202, serta jumlah peminatnya pada 2024.
"Dengan potensi adik-adik selama ini, harus bisa melakukan evaluasi diri. Misalnya kalau mau memilih FK [Fakultas Kedokteran] di Universitas Negeri Gorontalo, berapa sih tingkat persaingannya? Itu kita semua sudah berikan datanya, dapat dilihat di laman SNPMB. Dengan demikian, dapat lebih bijak dalam menentukan pilihan [prodi]," katanya dalam webinar Sosialisasi Daring: Mekanisme Pendaftaran SNBT 2025.
Tjitjik juga mengimbau kepada para peserta seleksi UNBT 2025 agar tidak asal dalam memilih prodi. Bukan tidak mungkin, jika nantinya peserta akan diterima di prodi yang sebenarnya tidak sesuai dengan minat dan potensi diri selama ini.
"Jadi berapa daya tampungnya, prodi apa yang bisa dipilih di setiap perguruan tinggi, adik-adik bisa melihat langsung data itu disiapkan di laman SNPMB. Oleh karena itu, mohon, sering-sering juga untuk membuka laman SNPMB dan mempelajari masing-masing karakter dan profil program studi di perguruan tinggi-perguruan tinggi impian adik-adik sekalian," ucapnya.
Tahun ini, ada total 146 PTN yang membuka penerimaan calon mahasiswa baru untuk jalur SNBT 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 76 PTN Akademik, 44 PTN Vokasi, dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).
"Oleh karena itu, sebenarnya peluang untuk bisa secara cermat mempelajari karakteristik dari masing-masing PTN dan disesuaikan dengan potensi, minat, dan bakat adik-adik, itu sangat besar. Ini yang mesti diperhatikan," imbuh Tjitjik.
Peserta seleksi diberikan keleluasaan untuk bisa memilih hingga 4 pilihan prodi. Jika peserta hanya memilih 1-2 pilihan prodi, maka dibebaskan untuk memilih prodi apapun. Ketentuan ini masih sama seperti yang berlaku pada UTBK-SNBT 2024.
Namun, jika peserta memilih 3 pilihan prodi, maka diberikan tiga pilihan yang harus dipilih salah satunya. Pertama, kombinasi 2 program akademik dan 1 program vokasi. Kedua, kombinasi 1 program akademik dan 2 program vokasi. Ketiga, 3 program vokasi dengan minimal 1 program D3.
""Apabila adik-adik ingin memanfaatkan peluang-peluang di tiga pilihan prodi, maka ini harus dipastikan, tiga pilihan prodi tersebut tidak boleh hanya pada satu jenis program saja. Misalnya, tiga-tiganya ingin memilih program Sarjana saja, itu tidak bisa," jelasnya.
Sementara itu, bagi peserta yang memilih 4 pilihan prodi, maka diberikan dua pilihan yang harus dipilih salah satunya. Pertama, kombinasi 2 program akademik dan 2 program vokasi dengan minimal 1 program D3. Kedua, kombinasi 1 program akademik dan 3 program vokasi dengan minimal 1 program D3.
"Untuk memilih 4 pilihan [prodi] ini, keempatnya itu, dalam kombinasi apapun, itu minimal harus ada program Diploma 3 yang dipilih. Ini menjadi penting," kata Tjitjik.
Adapun, setiap peserta bebas memilih jurusan baik di PTN Akademik ataupun PTN Vokasi. Selain itu, perlu dicatat bahwa urutan dalam pemilihan prodi menyatakan prioritas pilihan peserta.
Tjitjik mengatakan ketentuan pemilihan prodi hingga 4 pilihan yang diberlakukan pada UTBK-SNBT 2025 dibuat untuk semakin memperbesar peluang kelulusan dari para peserta. Ketika nilai UTBK peserta tidak lolos pada pilihan pertama, bisa dicoba untuk dikompetisikan pada pilihan kedua, ketiga, hingga keempat.
Mengetahui daya tampung program studi sangat penting bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar di perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan mengetahui kuota yang tersedia, calon mahasiswa dapat memperkirakan tingkat persaingan di jurusan yang diminati.
Selain itu, data daya tampung memberikan gambaran jelas mengenai pilihan jurusan dan universitas yang paling sesuai dengan peluang keberhasilan untuk lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN). Termasuk, membantu calon mahasiswa memilih jurusan yang realistis sesuai dengan kemampuan dan minat.
Baca juga: Pendaftaran UTBK-SNBT 2025 Dibuka, Simak Ketentuan Pemilihan Prodi Tahun Ini
Ketua Pelaksana Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tjitjik Sri Tjahjandarie mengatakan pengecekan daya tampung prodi bisa menjadi cara untuk melihat rekam jejak (track record) dari jurusan yang akan dipilih di kampus impian. Dengan begitu, peserta bisa melihat kuota daya tampung prodi untuk SNBT 202, serta jumlah peminatnya pada 2024.
"Dengan potensi adik-adik selama ini, harus bisa melakukan evaluasi diri. Misalnya kalau mau memilih FK [Fakultas Kedokteran] di Universitas Negeri Gorontalo, berapa sih tingkat persaingannya? Itu kita semua sudah berikan datanya, dapat dilihat di laman SNPMB. Dengan demikian, dapat lebih bijak dalam menentukan pilihan [prodi]," katanya dalam webinar Sosialisasi Daring: Mekanisme Pendaftaran SNBT 2025.
Tjitjik juga mengimbau kepada para peserta seleksi UNBT 2025 agar tidak asal dalam memilih prodi. Bukan tidak mungkin, jika nantinya peserta akan diterima di prodi yang sebenarnya tidak sesuai dengan minat dan potensi diri selama ini.
"Jadi berapa daya tampungnya, prodi apa yang bisa dipilih di setiap perguruan tinggi, adik-adik bisa melihat langsung data itu disiapkan di laman SNPMB. Oleh karena itu, mohon, sering-sering juga untuk membuka laman SNPMB dan mempelajari masing-masing karakter dan profil program studi di perguruan tinggi-perguruan tinggi impian adik-adik sekalian," ucapnya.
Tahun ini, ada total 146 PTN yang membuka penerimaan calon mahasiswa baru untuk jalur SNBT 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 76 PTN Akademik, 44 PTN Vokasi, dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).
"Oleh karena itu, sebenarnya peluang untuk bisa secara cermat mempelajari karakteristik dari masing-masing PTN dan disesuaikan dengan potensi, minat, dan bakat adik-adik, itu sangat besar. Ini yang mesti diperhatikan," imbuh Tjitjik.
Link & Cara Cek Daya Tampung SNBT 2025
Mengecek daya tampung prodi bisa dilakukan di portal SNPMB (https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/). Berikut adalah link dan cara cek daya tampung UTBK-SNBT 2025.- Buka situs https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
- Klik garis tiga di kiri atas halaman beranda
- Pilih "UTBK SNBT"
- Pilih "Daya Tampung SNBT"
- Tunggu sampai muncul daftar perguruan tinggi
- Cari atau gunakan fitur find in page pada browser untuk menemukan PTN tujuan
- Klik tombol biru "Lihat Prodi"
- Lalu cek daya tampung prodi SNBT 2025 di prodi incaran.
Ketentuan Pemilihan Prodi UTBK-SNBT 2025
Berbeda dengan tahun sebelumnya, ketentuan pemilihan prodi UTBK-SNBT 2025 mengalami perubahan. Tjitjik mengatakan UTBK-SNBT 2025 menyediakan seluruh jenis prodi yang ada di PTN, mulai dari Diploma III (D3), Diploma IV (D4)/Sarjana Terapan, hingga Sarjana (S1).Peserta seleksi diberikan keleluasaan untuk bisa memilih hingga 4 pilihan prodi. Jika peserta hanya memilih 1-2 pilihan prodi, maka dibebaskan untuk memilih prodi apapun. Ketentuan ini masih sama seperti yang berlaku pada UTBK-SNBT 2024.
Namun, jika peserta memilih 3 pilihan prodi, maka diberikan tiga pilihan yang harus dipilih salah satunya. Pertama, kombinasi 2 program akademik dan 1 program vokasi. Kedua, kombinasi 1 program akademik dan 2 program vokasi. Ketiga, 3 program vokasi dengan minimal 1 program D3.
""Apabila adik-adik ingin memanfaatkan peluang-peluang di tiga pilihan prodi, maka ini harus dipastikan, tiga pilihan prodi tersebut tidak boleh hanya pada satu jenis program saja. Misalnya, tiga-tiganya ingin memilih program Sarjana saja, itu tidak bisa," jelasnya.
Sementara itu, bagi peserta yang memilih 4 pilihan prodi, maka diberikan dua pilihan yang harus dipilih salah satunya. Pertama, kombinasi 2 program akademik dan 2 program vokasi dengan minimal 1 program D3. Kedua, kombinasi 1 program akademik dan 3 program vokasi dengan minimal 1 program D3.
"Untuk memilih 4 pilihan [prodi] ini, keempatnya itu, dalam kombinasi apapun, itu minimal harus ada program Diploma 3 yang dipilih. Ini menjadi penting," kata Tjitjik.
Adapun, setiap peserta bebas memilih jurusan baik di PTN Akademik ataupun PTN Vokasi. Selain itu, perlu dicatat bahwa urutan dalam pemilihan prodi menyatakan prioritas pilihan peserta.
Tjitjik mengatakan ketentuan pemilihan prodi hingga 4 pilihan yang diberlakukan pada UTBK-SNBT 2025 dibuat untuk semakin memperbesar peluang kelulusan dari para peserta. Ketika nilai UTBK peserta tidak lolos pada pilihan pertama, bisa dicoba untuk dikompetisikan pada pilihan kedua, ketiga, hingga keempat.
Jadwal Pendaftaran UTBK-SNBT 2025
Peserta UTBK-SNBT 2025 harus mengetahui tanggal-tanggal penting untuk menghindari keterlambatan tahapan pendaftaran. Berikut tanggal penting atau jadwal pendaftaran SNBT 2025:- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 13 Januari - 27 Maret 2025
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 11 - 27 Maret 2025
- Pembayaran Biaya UTBK: 11 - 28 Maret 2025
- Pelaksanaan UTBK: 23 April - 03 Mei 2025
- Pengumuman Hasil SNBT: 28 Mei 2025
- Masa Unduh Sertifikat UTBK: 3 Juni - 31 Juli 2025
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.