Menikmati matahari terbit dan tenggelam memang membangkitkan sensasi tersendiri. Tak perduli di mana menyaksikan matahari baik di pegunungan, atau di pantai, atau di manapun berada. Laut saat sejajar dengan matahari, ia menampilkan fenomena alam yang luar biasa. Keindahan ini dapat ditemukan saat fajar menyingsing dan petang menjelang.
Keelokan kedua fenomena alam ini jarang bisa kita nikmati di tempat yang sama. Labuan Bajo adalah tempatnya. Kota yang terletak di tepi laut Flores ini menawarkan suguhan sunrise sekaligus sunset. Saat fajar menjelang, cara terbaik menikmati matahari bersinar di Bajo adalah dari laut. Bergegaslah menuju pelabuhan dan menaiki kapal ke arah Barat. Dalam perjalanan, kita bisa melihat langit di Timur perlahan berubah dari gelap menjadi keemasan.
Siluet perahu nelayan pulang melaut yang berlayar beriringan dengan kapal Phinisi tampak dari kejauhan. Layaknya cuplikan surga, sinar matahari mulai muncul dari balik bukit di atas kota Bajo. Hawa dingin menambah syahdu suasana pagi. Secangkir kopi menjadi teman terbaik untuk memulai hari dengan tenang. Saat sore berganti dengan malam, cahaya matahari yang perlahan redup memancarkan warna merah merona di langit. Warnanya cenderung hangat. Dengan gradasi dari kuning, jingga lalu memerah. Menuju biru hingga menggelap seiring sang surya tenggelam. Mata tak akan sulit untuk menikmati fenomena ini di sepanjang pantai Bajo. Bahkan karena letaknya yang juga tinggi, kita dapat melihat matahari tenggelam dengan mudah dari tengah kota di atas bukit. Menghabiskan waktu di Bajo sembari menikmati matahari tenggelam adalah cara sempurna untuk mengakhiri hari yang lelah. Keindahan dan kedamaian tak akan dapat terlupakan.
Filter: Foto Cerita
| Jenis Harga | Ukuran/Format | Harga |
|
|
|
Rp 475.000Diskon 5% dari Rp |