Last Samurai Standing Berlanjut ke Musim 2
21 December 2025 |
11:30 WIB
Serial drama Jepang Last Samurai Standing resmi berlanjut ke musim kedua. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Netflix pada Jumat lalu di Jepang, setelah serial tersebut sukses besar dan menjadi perbincangan hangat di berbagai negara.
Sejak penayangan perdananya, drama berlatar era Meiji ini mencatatkan prestasi luar biasa dengan menduduki peringkat teratas dalam daftar Global Top 10 Non-English Series Netflix, serta masuk jajaran Top 10 di 88 negara.
Baca juga: Netflix Adaptasi Novel Terlaris The God of the Woods, Jadi Serial Drama Penuh Misteri
Di Jepang sendiri, Last Samurai Standing berhasil mempertahankan posisi nomor satu selama empat minggu berturut-turut. Capaian tersebut menjadikannya sebagai salah satu serial domestik paling banyak dibicarakan sepanjang tahun.
Kesuksesan ini tidak hanya terlihat dari jumlah penonton, tetapi juga dari apresiasi kritikus internasional. Serial ini menjadi produksi Jepang pertama yang sepenuhnya digarap oleh sineas lokal dan berhasil masuk nominasi Critics’ Choice Awards dalam kategori Best Foreign Language Series. Hingga pekan ini, Last Samurai Standing juga masih mempertahankan nilai sempurna dengan rating 100 persen “fresh” di Rotten Tomatoes.
Disutradarai oleh Michihito Fujii, serial ini dipimpin oleh Junichi Okada yang memegang banyak peran sekaligus, mulai dari aktor utama, produser, hingga koreografer adegan laga. Cerita Last Samurai Standing diadaptasi dari novel sejarah populer berjudul Ikusagami karya Shogo Imamura, yang memenangkan Penghargaan Naoki pada tahun 2021.
Serial ini menampilkan deretan pemain ensemble dalam produksi berskala besar, dengan fokus pada pertarungan bergaya khas samurai yang dikemas melalui konsep permainan bertahan hidup yang menegangkan.
Melansir The Hollywood Reporter, sebelum musim pertama dirilis, Okada sempat memberikan isyarat mengenai kemungkinan hadirnya musim kedua. Ia menyebut bahwa kelanjutan cerita bisa saja mengeksplorasi unsur supranatural yang memang ada dalam novel aslinya.
Menurut Okada, Ikusagami memiliki keterkaitan dengan kekuatan ilahi. Pada musim pertama, penonton telah diperkenalkan dengan tarian kagura yang sarat makna spiritual. Unsur tersebut membuka peluang untuk menghadirkan kekuatan adikodrati atau “kekuatan dewa” di musim berikutnya.
Dalam pernyataan resminya terkait perpanjangan serial ini, Okada mengungkapkan rasa bahagianya karena Last Samurai Standing dapat diterima oleh penonton global. Ia juga menyampaikan antusiasmenya untuk kembali terjun ke dunia penuh kekacauan dan pertarungan bersama tim produksi. Okada berharap musim kedua nanti bisa tampil lebih enerjik, penuh aksi, dan memberikan pengalaman yang lebih seru bagi para penonton.
Sutradara Michihito Fujii turut menegaskan bahwa sambutan positif dari luar Jepang menjadi faktor penting di balik keputusan Netflix untuk melanjutkan serial ini. Ia mengaku sangat bersyukur sekaligus lega melihat respons internasional yang begitu besar.
Fujii menyatakan bahwa musim kedua akan menjadi proyek yang lebih ambisius, dengan skala yang lebih besar dan kualitas yang ditingkatkan. Ia pun mengajak penonton untuk terus menantikan kejutan yang telah disiapkan tim produksi.
Berlatar akhir abad ke-19 pada masa Restorasi Meiji, Last Samurai Standing dimulai di Kuil Tenryuji, Kyoto. Sebanyak 292 samurai dikumpulkan dan dipaksa mengikuti sebuah kompetisi mematikan dengan iming-iming hadiah sebesar 100 miliar yen. Junichi Okada memerankan karakter Shujiro Saga, seorang samurai yang terdesak keadaan dan harus berjuang demi menghidupi istri dan anaknya yang sakit.
Serial ini juga diperkuat oleh jajaran pemeran ternama, seperti Yumia Fujisaki, Kaya Kiyohara, Masahiro Higashide, Shota Sometani, Taichi Saotome, Yuya Endo, Takayuki Yamada, Riho Yoshioka, Kazunari Ninomiya, Hiroshi Tamaki, dan Hideaki Ito. Beberapa episode musim pertama turut disutradarai oleh Kento Yamaguchi dan Toru Yamamoto, dengan Kosuke Oshida sebagai produser.
Meski telah mengonfirmasi musim kedua, Netflix hingga kini belum mengumumkan jadwal produksi maupun tanggal rilis resmi. Namun, dengan pencapaian gemilang musim pertama, harapan terhadap kelanjutan Last Samurai Standing tentu semakin tinggi.
Sejak penayangan perdananya, drama berlatar era Meiji ini mencatatkan prestasi luar biasa dengan menduduki peringkat teratas dalam daftar Global Top 10 Non-English Series Netflix, serta masuk jajaran Top 10 di 88 negara.
Baca juga: Netflix Adaptasi Novel Terlaris The God of the Woods, Jadi Serial Drama Penuh Misteri
Di Jepang sendiri, Last Samurai Standing berhasil mempertahankan posisi nomor satu selama empat minggu berturut-turut. Capaian tersebut menjadikannya sebagai salah satu serial domestik paling banyak dibicarakan sepanjang tahun.
Kesuksesan ini tidak hanya terlihat dari jumlah penonton, tetapi juga dari apresiasi kritikus internasional. Serial ini menjadi produksi Jepang pertama yang sepenuhnya digarap oleh sineas lokal dan berhasil masuk nominasi Critics’ Choice Awards dalam kategori Best Foreign Language Series. Hingga pekan ini, Last Samurai Standing juga masih mempertahankan nilai sempurna dengan rating 100 persen “fresh” di Rotten Tomatoes.
Disutradarai oleh Michihito Fujii, serial ini dipimpin oleh Junichi Okada yang memegang banyak peran sekaligus, mulai dari aktor utama, produser, hingga koreografer adegan laga. Cerita Last Samurai Standing diadaptasi dari novel sejarah populer berjudul Ikusagami karya Shogo Imamura, yang memenangkan Penghargaan Naoki pada tahun 2021.
Serial ini menampilkan deretan pemain ensemble dalam produksi berskala besar, dengan fokus pada pertarungan bergaya khas samurai yang dikemas melalui konsep permainan bertahan hidup yang menegangkan.
Melansir The Hollywood Reporter, sebelum musim pertama dirilis, Okada sempat memberikan isyarat mengenai kemungkinan hadirnya musim kedua. Ia menyebut bahwa kelanjutan cerita bisa saja mengeksplorasi unsur supranatural yang memang ada dalam novel aslinya.
Menurut Okada, Ikusagami memiliki keterkaitan dengan kekuatan ilahi. Pada musim pertama, penonton telah diperkenalkan dengan tarian kagura yang sarat makna spiritual. Unsur tersebut membuka peluang untuk menghadirkan kekuatan adikodrati atau “kekuatan dewa” di musim berikutnya.
Dalam pernyataan resminya terkait perpanjangan serial ini, Okada mengungkapkan rasa bahagianya karena Last Samurai Standing dapat diterima oleh penonton global. Ia juga menyampaikan antusiasmenya untuk kembali terjun ke dunia penuh kekacauan dan pertarungan bersama tim produksi. Okada berharap musim kedua nanti bisa tampil lebih enerjik, penuh aksi, dan memberikan pengalaman yang lebih seru bagi para penonton.
Sutradara Michihito Fujii turut menegaskan bahwa sambutan positif dari luar Jepang menjadi faktor penting di balik keputusan Netflix untuk melanjutkan serial ini. Ia mengaku sangat bersyukur sekaligus lega melihat respons internasional yang begitu besar.
Fujii menyatakan bahwa musim kedua akan menjadi proyek yang lebih ambisius, dengan skala yang lebih besar dan kualitas yang ditingkatkan. Ia pun mengajak penonton untuk terus menantikan kejutan yang telah disiapkan tim produksi.
Berlatar akhir abad ke-19 pada masa Restorasi Meiji, Last Samurai Standing dimulai di Kuil Tenryuji, Kyoto. Sebanyak 292 samurai dikumpulkan dan dipaksa mengikuti sebuah kompetisi mematikan dengan iming-iming hadiah sebesar 100 miliar yen. Junichi Okada memerankan karakter Shujiro Saga, seorang samurai yang terdesak keadaan dan harus berjuang demi menghidupi istri dan anaknya yang sakit.
Serial ini juga diperkuat oleh jajaran pemeran ternama, seperti Yumia Fujisaki, Kaya Kiyohara, Masahiro Higashide, Shota Sometani, Taichi Saotome, Yuya Endo, Takayuki Yamada, Riho Yoshioka, Kazunari Ninomiya, Hiroshi Tamaki, dan Hideaki Ito. Beberapa episode musim pertama turut disutradarai oleh Kento Yamaguchi dan Toru Yamamoto, dengan Kosuke Oshida sebagai produser.
Meski telah mengonfirmasi musim kedua, Netflix hingga kini belum mengumumkan jadwal produksi maupun tanggal rilis resmi. Namun, dengan pencapaian gemilang musim pertama, harapan terhadap kelanjutan Last Samurai Standing tentu semakin tinggi.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.