Penulis Ruth Ware Ungkap Proses Panjang Adaptasi The Woman in Cabin 10 ke Layar Netflix
14 October 2025 |
13:01 WIB
Penulis terkenal Ruth Ware akhirnya menyaksikan salah satu karyanya, The Woman in Cabin 10, diadaptasi menjadi film oleh Netflix. Namun, perjalanan menuju proses itu ternyata tidak berjalan mulus. Menurut laporan The Hollywood Reporter, adaptasi novel misterinya ini memerlukan waktu bertahun-tahun hingga akhirnya bisa terealisasi.
Ia mengatakan bahwa film itu sebenarnya sudah dipesan sejak 2016, bertepatan dengan terbitnya buku tersebut. Saat itu, proyek adaptasi masih berada di bawah kendali perusahaan lain, bukan Netflix.
Ware juga menuturkan bahwa proyek tersebut sempat beberapa kali berpindah tangan di Hollywood sebelum akhirnya dibeli oleh Netflix. Setelah proses panjang itu, tidak ada kabar lanjutan selama beberapa tahun hingga suatu hari ia tiba-tiba menerima telepon yang mengejutkan.
Baca juga: Scorsese Satukan Lagi DiCaprio & Jennifer Lawrence Lewat Adaptasi Novel Horor
“Saat saya mendengar bahwa Keira Knightley akan memerankan karakter Lo, saya benar-benar tidak menyangka. Rasanya luar biasa dan juga menegangkan,” tambahnya.
Film ini akhirnya resmi dirilis di Netflix pada Jumat lalu (10/10/2025), disutradarai oleh Simon Stone yang sebelumnya dikenal lewat karya The Daughter dan The Dig. Keira Knightley memerankan tokoh utama, Lo Blacklock, seorang jurnalis perjalanan yang terjebak dalam situasi misterius di kapal pesiar mewah.
Selain Knightley, film ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Guy Pearce, Art Malik, Gugu Mbatha-Raw, Kaya Scodelario, Daniel Ings, dan Hannah Waddingham. Para pemeran ini membantu menghidupkan ketegangan khas cerita misteri Ruth Ware, dengan atmosfer yang mencekam namun elegan.
Film The Woman in Cabin 10 diadaptasi dari novel bestseller yang dirilis pada 2016 yang memiliki jutaan pembaca di seluruh dunia. Ceritanya mengikuti perjalanan Lo Blacklock yang menyaksikan sesuatu yang aneh di tengah laut yaitu seorang wanita yang tampaknya menghilang dari kapal tanpa jejak.
Namun, ketika ia melapor, tidak ada seorang pun yang mempercayainya. Di sinilah ketegangan utama dimulai, karena Lo harus mencari kebenaran di antara kebohongan dan bahaya yang mengintainya.
Ruth Ware mengatakan bahwa meskipun filmnya sedikit berbeda dari versi novel, inti cerita tetap sama. “Film ini tetap setia pada tema utama buku saya, yaitu ketakutan seseorang untuk tidak dipercaya,” jelasnya.
Menurutnya, hal itu adalah salah satu perasaan paling menakutkan yang bisa dialami seseorang terutama ketika mereka benar-benar tahu bahwa sesuatu yang buruk telah terjadi, namun orang lain menganggapnya hanya imajinasi.
Simon Stone, sang sutradara, dikenal mampu menampilkan ketegangan psikologis secara halus namun efektif. Ia juga ikut menulis naskah film ini, dengan sentuhan yang membuat kisah Lo terasa lebih hidup dan relevan di era modern.
Dengan cerita misteri yang kuat, akting memukau Keira Knightley, dan sinematografi yang memanjakan mata, The Woman in Cabin 10 menjadi salah satu film adaptasi yang paling ditunggu tahun ini. Film ini tidak hanya menghidupkan kembali ketegangan dari novel aslinya, tetapi juga memberikan nuansa baru yang lebih emosional dan mendalam.
Bagi para penggemar kisah misteri penuh teka-teki, film ini menawarkan pengalaman yang menegangkan sekaligus memikat hingga membawa penonton ikut tenggelam dalam rasa curiga, ketakutan, dan perjuangan Lo untuk mencari kebenaran di tengah ketidakpastian.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Ia mengatakan bahwa film itu sebenarnya sudah dipesan sejak 2016, bertepatan dengan terbitnya buku tersebut. Saat itu, proyek adaptasi masih berada di bawah kendali perusahaan lain, bukan Netflix.
Ware juga menuturkan bahwa proyek tersebut sempat beberapa kali berpindah tangan di Hollywood sebelum akhirnya dibeli oleh Netflix. Setelah proses panjang itu, tidak ada kabar lanjutan selama beberapa tahun hingga suatu hari ia tiba-tiba menerima telepon yang mengejutkan.
Baca juga: Scorsese Satukan Lagi DiCaprio & Jennifer Lawrence Lewat Adaptasi Novel Horor
“Saat saya mendengar bahwa Keira Knightley akan memerankan karakter Lo, saya benar-benar tidak menyangka. Rasanya luar biasa dan juga menegangkan,” tambahnya.
Film ini akhirnya resmi dirilis di Netflix pada Jumat lalu (10/10/2025), disutradarai oleh Simon Stone yang sebelumnya dikenal lewat karya The Daughter dan The Dig. Keira Knightley memerankan tokoh utama, Lo Blacklock, seorang jurnalis perjalanan yang terjebak dalam situasi misterius di kapal pesiar mewah.
Selain Knightley, film ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Guy Pearce, Art Malik, Gugu Mbatha-Raw, Kaya Scodelario, Daniel Ings, dan Hannah Waddingham. Para pemeran ini membantu menghidupkan ketegangan khas cerita misteri Ruth Ware, dengan atmosfer yang mencekam namun elegan.
Film The Woman in Cabin 10 diadaptasi dari novel bestseller yang dirilis pada 2016 yang memiliki jutaan pembaca di seluruh dunia. Ceritanya mengikuti perjalanan Lo Blacklock yang menyaksikan sesuatu yang aneh di tengah laut yaitu seorang wanita yang tampaknya menghilang dari kapal tanpa jejak.
A mystery luxury yacht. A sea of suspects. A murder only she saw.
— Netflix (@netflix) August 26, 2025
Keira Knightley stars in The Woman in Cabin 10. Based on the best selling novel. Premiering October 10. pic.twitter.com/akDB2rewNB
Namun, ketika ia melapor, tidak ada seorang pun yang mempercayainya. Di sinilah ketegangan utama dimulai, karena Lo harus mencari kebenaran di antara kebohongan dan bahaya yang mengintainya.
Ruth Ware mengatakan bahwa meskipun filmnya sedikit berbeda dari versi novel, inti cerita tetap sama. “Film ini tetap setia pada tema utama buku saya, yaitu ketakutan seseorang untuk tidak dipercaya,” jelasnya.
Menurutnya, hal itu adalah salah satu perasaan paling menakutkan yang bisa dialami seseorang terutama ketika mereka benar-benar tahu bahwa sesuatu yang buruk telah terjadi, namun orang lain menganggapnya hanya imajinasi.
Simon Stone, sang sutradara, dikenal mampu menampilkan ketegangan psikologis secara halus namun efektif. Ia juga ikut menulis naskah film ini, dengan sentuhan yang membuat kisah Lo terasa lebih hidup dan relevan di era modern.
Dengan cerita misteri yang kuat, akting memukau Keira Knightley, dan sinematografi yang memanjakan mata, The Woman in Cabin 10 menjadi salah satu film adaptasi yang paling ditunggu tahun ini. Film ini tidak hanya menghidupkan kembali ketegangan dari novel aslinya, tetapi juga memberikan nuansa baru yang lebih emosional dan mendalam.
Bagi para penggemar kisah misteri penuh teka-teki, film ini menawarkan pengalaman yang menegangkan sekaligus memikat hingga membawa penonton ikut tenggelam dalam rasa curiga, ketakutan, dan perjuangan Lo untuk mencari kebenaran di tengah ketidakpastian.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.