Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi UM PTKIN 2025
30 June 2025 |
19:54 WIB
Hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) resmi diumumkan hari ini, Senin (30/6/2025). Para peserta pun bisa mengecek hasil kelulusan seleksinya secara daring melalui situs resmi UM PTKIN.
UM PTKIN adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Seleksi ini didasarkan pada hasil ujian daring yang diselenggarakan secara nasional.
Baca juga: Cara Cek Penerima Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) 2025
PTKIN yang bisa dipilih oleh peserta meliputi Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dan perguruan tinggi yang memiliki program studi dengan izin pendirian oleh Kementerian Agama (Kemenag).
UM PTKIN diadakan secara luring di beberapa kampus PTKIN yang ditunjuk sebagai lokasi ujian. Nantinya, para peserta bisa memilih lokasi ujian menggunakan aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Melalui SSE, pelaksanaan ujian akan menggunakan komputer (desktop/laptop) baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban.
Untuk masuk kampus impian, para peserta UM-PTKIN harus mengerjakan sebanyak 99 soal dengan durasi 120 menit. Materi ujiannya mencakup tes penalaran akademik (TPA) yang terdiri dari penalaran verbal, gambar, dan kuantitatif; penalaran matematika; literasi membaca; serta literasi ajaran Islam yang meliputi Al-Qur'an, hadis, fikih, dan sejarah kebudayaan Islam
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2025, Masnun Tahir, menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi UM PTKIN telah berjalan dengan lancar dan profesional. Tahun ini, terdapat sebanyak 83.235 peserta mengikuti ujian berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) secara daring.
UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi kampus dengan jumlah pendaftar terbanyak yakni 9.730 pendaftar. Disusul UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan 9.419 pendaftar, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (9.330 pendaftar), UIN Sunan Ampel Surabaya (6.083 pendaftar), dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (4.807 pendaftar).
Masnun menambahkan dengan diumumkannya hasil kelulusan seleksi UM PTKIN 2025, maka seluruh tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru PTKIN 2025 juga sudah ditutup. “UM PTKIN merupakan jalur terakhir PMB [penerimaan mahasiswa baru] nasional PTKIN, maka dengan pengumuman kelulusan ini seluruh tahapan seleksi sudah resmi ditutup," katanya dikutip dari situs resmi PMB PTKIN.
Koordinator Humas UM-PTKIN 2025, Widi Cahya Adi, menjelaskan peserta yang lolos harus segera melakukan daftar ulang agar resmi diterima di kampus tujuannya. Adapun, jadwal daftar ulang diatur oleh kampus masing-masing.
"Peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke tahap registrasi ulang sesuai jadwal yang ditentukan oleh kampus tujuan," kata Widi.
Berikut adalah jadwal daftar ulang jalur UM PTKIN 2025 di beberapa kampus PTKIN.
UM PTKIN adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Seleksi ini didasarkan pada hasil ujian daring yang diselenggarakan secara nasional.
Baca juga: Cara Cek Penerima Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) 2025
PTKIN yang bisa dipilih oleh peserta meliputi Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dan perguruan tinggi yang memiliki program studi dengan izin pendirian oleh Kementerian Agama (Kemenag).
UM PTKIN diadakan secara luring di beberapa kampus PTKIN yang ditunjuk sebagai lokasi ujian. Nantinya, para peserta bisa memilih lokasi ujian menggunakan aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Melalui SSE, pelaksanaan ujian akan menggunakan komputer (desktop/laptop) baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban.
Untuk masuk kampus impian, para peserta UM-PTKIN harus mengerjakan sebanyak 99 soal dengan durasi 120 menit. Materi ujiannya mencakup tes penalaran akademik (TPA) yang terdiri dari penalaran verbal, gambar, dan kuantitatif; penalaran matematika; literasi membaca; serta literasi ajaran Islam yang meliputi Al-Qur'an, hadis, fikih, dan sejarah kebudayaan Islam
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2025, Masnun Tahir, menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi UM PTKIN telah berjalan dengan lancar dan profesional. Tahun ini, terdapat sebanyak 83.235 peserta mengikuti ujian berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) secara daring.
UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi kampus dengan jumlah pendaftar terbanyak yakni 9.730 pendaftar. Disusul UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan 9.419 pendaftar, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (9.330 pendaftar), UIN Sunan Ampel Surabaya (6.083 pendaftar), dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (4.807 pendaftar).
Masnun menambahkan dengan diumumkannya hasil kelulusan seleksi UM PTKIN 2025, maka seluruh tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru PTKIN 2025 juga sudah ditutup. “UM PTKIN merupakan jalur terakhir PMB [penerimaan mahasiswa baru] nasional PTKIN, maka dengan pengumuman kelulusan ini seluruh tahapan seleksi sudah resmi ditutup," katanya dikutip dari situs resmi PMB PTKIN.
Cara Cek Hasil Seleksi UM PTKIN 2025
Hasil seleksi UM PTKIN 2025 diumumkan melalui situs resmi UM PTKIN, dan bisa dicek secara daring oleh peserta. Berikut adalah caranya.- Kunjungi laman https://pengumuman-um.ptkin.ac.id
- Masukkan nomor peserta ujian, klik "Lihat Hasil"
- Isi kuisioner peserta UM PTKIN 2025, lalu klik "Simpan"
- Cek hasil kelulusan UM PTKIN
- Jika lulus, peserta akan mendapatkan kolom hasil seleksi berwarna hijau. Sementara bagi yang tidak lulus, akan mendapatkan kolom berwarna kuning.
- Cetak bukti pengumuman kelulusan UM PTKIN.
Koordinator Humas UM-PTKIN 2025, Widi Cahya Adi, menjelaskan peserta yang lolos harus segera melakukan daftar ulang agar resmi diterima di kampus tujuannya. Adapun, jadwal daftar ulang diatur oleh kampus masing-masing.
"Peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke tahap registrasi ulang sesuai jadwal yang ditentukan oleh kampus tujuan," kata Widi.
Berikut adalah jadwal daftar ulang jalur UM PTKIN 2025 di beberapa kampus PTKIN.
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung: 3-13 Juli 2025
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: 1-4 Juli 2025
- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: 11-15 Agustus 2025
- UIN Raden Intan Lampung: sekitar awal Juli 2025
- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: 1-3 Juli 2025
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.