Still photo film Komang. (Sumber gambar: Netflix)

8 Film Indonesia Tayang Juli 2025 di Netflix, Komang hingga 1 Kakak 7 Ponakan

26 June 2025   |   15:37 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Layanan streaming Netflix akan menghadirkan sederet film Indonesia yang tayang mulai Juli 2025. Film-film yang akan tayang terdiri dari sinema bioskop hingga judul baru, dengan beragam genre dan tema cerita yang siap menghibur para penonton.
 
Mulai dari film drama dengan latar belakang dunia kuliner dalam Rahasia Rasa, hingga film adaptasi dari sinetron tahun 1990-an dalam 1 Kakak 7 Ponakan. Ada juga film box office Komang yang meraih 2,6 juta penonton di bioskop.
 
Baca juga: Amazon MGM Siapkan Film Bratz, Kim Kardashian Dilirik Jadi Karakter Antagonis

Termasuk, akan tayang juga film Indonesia original Netflix terbaru berjudul A Normal Woman yang akan dibintangi oleh Marissa Anita. Film psychological drama ini akan mengeksplorasi berbagai isu yang dekat dengan perempuan, mulai dari rumah tangga, jati diri, hingga masa lalu yang menghantui.
 
Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah 8 film Indonesia yang akan tayang di Netflix mulai Juli 2025.
 

1. Rahasia Rasa (3 Juli)

Terinspirasi dari buku resep legendaris Mustikarasa, film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini akan memukau penonton dengan perpaduan antara alur cerita yang emosional dan visual sajian kuliner yang ciamik. 
 
Filmnya mengikuti kisah perjalanan seorang chef bernama Ressa (diperankan oleh Jerome Kurnia). Dia merupakan juru masak berbakat yang dikenal karena keahliannya mencicipi rasa hanya sekali cicip. Namun, hidupnya berubah drastis saat dia kehilangan indra pengecapnya.
 
Dalam keputusasaan, Ressa menemukan sebuah buku warisan keluarga yang berisi resep-resep bersejarah, namun beberapa halaman penting hilang. Bersama Tika (Nadya Arina), teman masa kecilnya, dia mencoba mengungkap misteri di balik resep tersebut, yang ternyata menyimpan rahasia besar tentang masa lalunya dan keluarganya.
 
 

2. Pernikahan Arwah (3 Juli)

Mengangkat tradisi Tionghoa, film Pernikahan Arwah (The Butterfly House) mengikuti kisah sepasang calon suami istri bernama Salim dan Tasya yang pindah ke rumah keluarga Salim, setelah sang bibi, satu-satunya keluarga sedarah Salim, meninggal dunia. Tanpa diduga, kehadiran mereka di rumah tersebut justru membuat arwah leluhur Salim yang meninggal di masa pendudukan Jepang muncul dan mulai meneror mereka.
 
Alih-alih merasa takut, Tasya malah tergerak untuk menguak misteri masa lalu keluarga Salim demi membebaskan calon suaminya tersebut dari kewajibannya sehingga mereka bisa pergi dari rumah itu. Film ini dibintangi Morgan Oey, Zulfa Maharani, Jourdy Pranata, Brigitta Cynthia, dan Verdi Solaiman.
 

3. 1 Kakak 7 Ponakan (5 Juli)

1 Kakak 7 Ponakan merupakan film adaptasi dari sinetron legendaris berjudul sama era 1990-an karya Arswendo Atmowiloto. Kisahnya akan mengikuti tokoh Moko (Chicco Kurniawan), seorang arsitek muda yang tengah berjuang meraih mimpi.
 
Namun, tiba-tiba dia mesti menjadi orang tua tunggal bagi keponakan-keponakannya. Film ini juga dibintangi Amanda Rawles, Freya JKT48, Ringgo Agus Rahman, Niken Anjani, Kiki Narendra, dan Maudy Koesnaedi. 
 

4. Keajaiban Air Mata Wanita (5 Juli)

Diangkat dari kisah nyata, film ini berkisah tentang Kiki (Citra Kirana) yang tengah dilanda duka setelah kehilangan suami tercintanya. Dia pun harus belajar bertahan hidup sendiri dan kembali beriman di dunia yang tak berpihak kepadanya. Selain Citra Kirana, film ini juga dibintangi oleh Rezky Adhitya, Natasha Rizky, dan Yessy Gusman.
 
 

5. Melukis Harapan di Langit India (17 Juli)

Film ini bercerita tentang kisah Devi yang tumbuh bersama ibunya dan dia percaya bahwa ayahnya adalah aktor terkenal India bernama Amitabh Bachchan. Tinggal di Kerinci, dia sering diejek oleh orang-orang, karena berpakaian ala India.
 
Dua sepupunya, Emir dan Uli, selalu membelanya bahkan diam-diam jatuh cinta pada Devi. Saat dewasa, Devi pun bersumpah hanya akan menikahi pria yang bisa mempertemukannya dengan sang ayah. Film ini dibintangi oleh Masayu Anastasia, Atiqah Hasiholan, Komo Ricky, Rifnu Wikana, Fajri Mambutu dan Raffi Ahmad.
 

6. Singsot: Siulan Kematian (17 Juli)

Singsot: Siulan Kematian merupakan film panjang yang kisahnya diangkat dari film pendek berjudul sama yang meraih banyak penghargaan di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2016. Film ini mengangkat mitos Jawa tentang larangan bersiul saat Magrib.
 
Filmnya mengisahkan seorang anak laki-laki bernama Ipung yang mendapat peringatan dari kakek dan neneknya untuk tidak bersiul di waktu senja (magrib). Akan tetapi, Ipung mengabaikan pamali itu dan tetap bersiul, yang akhirnya mengundang teror dari sosok misterius. Teror yang dialaminya pun semakin intens, hingga dia harus berpacu dengan waktu untuk menghindari kutukan yang membayangi dirinya.
 
 

7. A Normal Woman (24 Juli)

A  Normal Woman merupakan film psychological drama yang mengeksplorasi berbagai isu yang dekat dengan perempuan, mulai dari rumah tangga, jati diri, hingga masa lalu yang menghantui. Marissa Anita akan menampilkan peran yang penuh emosi dan kelam, bersama dengan aktor ternama lainnya seperti Dion Wiyoko, Gisella Anastasia, Widyawati, Mima Shafa, dan Maya Hasan. 
 
Dari segi cerita, A Normal Woman akan berkisah tentang Milla (Marissa Anita), seorang ibu rumah tangga dan sosialita yang hidup dalam kesempurnaan. Namun, hidupnya mulai goyah saat dia harus mengidap penyakit misterius yang tak bisa disembuhkan.
 
Saat kondisi tersebut mulai membuat hidupnya kacau, Milla harus mengungkap misteri di balik penyakit itu sebelum semuanya terlambat. Penyakit yang diidapnya itu juga akan mengungkap sisi gelap masa lalunya
 

8. Komang (31 Juli)

Disutradarai oleh Naya Anindita, film ini diadaptasi dari kisah nyata perjalanan karier penyanyi Raim Laode yang melejit berkat lagu "Komang",  hingga perjuangan cintanya untuk Komang, yang saat ini telah menjadi istrinya. Kisahnya menceritakan tentang Ode, pemuda asal Buton yang jatuh cinta dengan Ade, perantau dari Bali.
 
Awalnya, hubungan mereka berjalan mulus, bahkan tampak indah bak dunia milik berdua. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, perjalanan cinta mereka terhambat dengan status sosial dan kehadiran pria lain yang seiman. Kendati demikian, Ode tetap memiliki tekad yang kuat untuk membuktikan cintanya.
 
Dia pergi ke Jakarta untuk mengejar mimpi-mimpinya. Sementara di sisi lain, Ade justru menjadi ragu, karena merasa Ode semakin sibuk dengan dunianya sendiri. Film ini dibintangi Aurora Ribero sebagai Ade, Kiesha Alvaro sebagai Ode , Cut Mini, Arie Kriting, Mathias Muchus, dan Ayu Laksmi.

Baca juga:  Review Film Ejen Ali the Movie 2: Misi Satria, Ketika Teknologi AI Diuji Kekuatan Hati Manusia

SEBELUMNYA

7 Brainrot Anomali Viral, Ada Karya Kreator Indonesia

BERIKUTNYA

Curahan Patah Hati Reality Club dalam Single You’ll Find Lovers Like You and Me

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga