MENGENAL JEPANG LEWAT JAK - JAPAN MATSURI DI JAKARTA

03 October 2025   |   22:13 WIB

Peserta mengikuti parade mikoshi pada acara Jak-Japan Matsuri 2025 di Plaza Parkir Timur GBK, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). Festival kebudayaan Jepang tersebut menghadirkan beragam pertunjukan musik, budaya, kuliner hingga aktivitas interaktif.
Peserta mengikuti parade mikoshi pada acara Jak-Japan Matsuri 2025 di Plaza Parkir Timur GBK, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). Festival kebudayaan Jepang tersebut menghadirkan beragam pertunjukan musik, budaya, kuliner hingga aktivitas interaktif.
Jak-Japan Matsuri (JJM) adalah wadah pertukaran yang bertujuan untuk memperdalam saling pemahaman antara warga Jepang dan Indonesia. JJM menjadi kegiatan yang mengukuhkan dan menumbuhkan ikatan maupun persahabatan Indonesia dan Jepang, yang selalu diselenggarakan pada September setiap tahunnya, kecuali pada 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19. Festival tersebut pertama kali diselenggarakan pada 2009 di Jakarta. 
Jak-Japan Matsuri (JJM) adalah wadah pertukaran yang bertujuan untuk memperdalam saling pemahaman antara warga Jepang dan Indonesia. JJM menjadi kegiatan yang mengukuhkan dan menumbuhkan ikatan maupun persahabatan Indonesia dan Jepang, yang selalu diselenggarakan pada September setiap tahunnya, kecuali pada 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19. Festival tersebut pertama kali diselenggarakan pada 2009 di Jakarta. 
JJM yang diselenggarakan untuk ke-15 kalinya ini berkolaborasi dengan Komite Pelaksana JJM, Kedutaan Besar Jepang, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
JJM yang diselenggarakan untuk ke-15 kalinya ini berkolaborasi dengan Komite Pelaksana JJM, Kedutaan Besar Jepang, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
JJM 2025 kali ini menyediakan area menjelajahi Jepang sebagai hasil kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah, organisasi, dan perusahaan Jepang yang memiliki kaitan dengan masing-masing daerah dan komunitas daerah tersebut di Jakarta
JJM 2025 kali ini menyediakan area menjelajahi Jepang sebagai hasil kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah, organisasi, dan perusahaan Jepang yang memiliki kaitan dengan masing-masing daerah dan komunitas daerah tersebut di Jakarta
Terdapat stan pengenalan budaya Jepang dan Indonesia, yang berisi demo membatik, mewarnai wayang, dan kostum festival Jepang.&nbsp;Selain itu pengunjung juga bisa mencoba dialek&nbsp;Jepang, <em>shuji</em> atau kaligrafi Jepang, dan <em>kurumie</em> (seni kerajinan tradisional Jepang yang membuat gambar tiga dimensi dengan cara membungkus dan menyusun potongan-potongan kertas <em>washi</em>/kertas tradisional Jepang).<br />
<br />
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Terdapat stan pengenalan budaya Jepang dan Indonesia, yang berisi demo membatik, mewarnai wayang, dan kostum festival Jepang. Selain itu pengunjung juga bisa mencoba dialek Jepang, shuji atau kaligrafi Jepang, dan kurumie (seni kerajinan tradisional Jepang yang membuat gambar tiga dimensi dengan cara membungkus dan menyusun potongan-potongan kertas washi/kertas tradisional Jepang).

Editor : Yayus Yuswoprihanto