PESTAPORA 2025 JADI PANGGUNG SHEILA ON7 BAWAKAN LAGU-LAGU SIDES-B

10 September 2025   |   10:30 WIB

Grup Musik Sheila On 7 tampil pada hari kedua Pestapora 2025 di Jakarta, Sabtu (6/9/2025). Dalam penampilannya grup musik asal Jogja tersebut membawa sejumlah lagu seperti <em>Just For My Mom, Lia Lia Lia</em> dan <em>Memori Baik</em>.<br />
&nbsp;
Grup Musik Sheila On 7 tampil pada hari kedua Pestapora 2025 di Jakarta, Sabtu (6/9/2025). Dalam penampilannya grup musik asal Jogja tersebut membawa sejumlah lagu seperti Just For My Mom, Lia Lia Lia dan Memori Baik.
 
Sheila on7 mencuri perhatian di Pestapora 2025 dengan konsep <em>Side B</em> yang jarang mereka tampilkan di panggung besar. Band asal Yogyakarta ini mengisi panggung dengan membawakan lagu-lagu <em>underrated</em> yang memiliki tempat khusus di hati penggemar lama yang langsung membuat penonton histeris.
Sheila on7 mencuri perhatian di Pestapora 2025 dengan konsep Side B yang jarang mereka tampilkan di panggung besar. Band asal Yogyakarta ini mengisi panggung dengan membawakan lagu-lagu underrated yang memiliki tempat khusus di hati penggemar lama yang langsung membuat penonton histeris.
Konsep Side-B merujuk pada sisi kedua kaset atau piringan hitam yang berisi lagu-lagu eksperimental dan personal, berbeda dengan hits utama di sisi A. Sheila on7 menggebrak dengan lagu <em>Tertatih </em>dari album perdana mereka (1997), diikuti <em>Selamat Datang</em> dari album <em>Musim yang Baik </em>(2014).&nbsp;
Konsep Side-B merujuk pada sisi kedua kaset atau piringan hitam yang berisi lagu-lagu eksperimental dan personal, berbeda dengan hits utama di sisi A. Sheila on7 menggebrak dengan lagu Tertatih dari album perdana mereka (1997), diikuti Selamat Datang dari album Musim yang Baik (2014). 
Vokalis Duta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan tampil dengan kebebasan seperti ini dan berharap penonton dapat menikmati lagu-lagu yang mungkin belum terlalu dikenal. &ldquo;Kami ingin bergembira bersama kalian dan menjahit luka dengan kegembiraan sejenak,&rdquo; ujarnya. Band ini melanjutkan dengan sejumlah lagu <em>Side B</em> seperti <em>Berai</em>, <em>Tunjukan Padak</em>u, dan <em>medley Terlalu Singkat</em> dengan lagu-lagu lain termasuk<em> Thank You, Untuk Perempuan,</em> dan <em>Temani Aku</em>. Penonton menikmati penampilan penuh emosi dan kehangatan dari Duta, Eross, dan personel lainnya.
Vokalis Duta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan tampil dengan kebebasan seperti ini dan berharap penonton dapat menikmati lagu-lagu yang mungkin belum terlalu dikenal. “Kami ingin bergembira bersama kalian dan menjahit luka dengan kegembiraan sejenak,” ujarnya. Band ini melanjutkan dengan sejumlah lagu Side B seperti Berai, Tunjukan Padaku, dan medley Terlalu Singkat dengan lagu-lagu lain termasuk Thank You, Untuk Perempuan, dan Temani Aku. Penonton menikmati penampilan penuh emosi dan kehangatan dari Duta, Eross, dan personel lainnya.
Sheila on7 memperlihatkan sisi musikalitas yang lebih berani dan personal, jauh dari sekadar hits yang biasa mereka bawakan. Suasana konser berganti antara bernyanyi bersama dan mendengarkan khidmat, menandai pengalaman musik yang lebih mendalam.&nbsp;<br />
<br />
&nbsp;
Sheila on7 memperlihatkan sisi musikalitas yang lebih berani dan personal, jauh dari sekadar hits yang biasa mereka bawakan. Suasana konser berganti antara bernyanyi bersama dan mendengarkan khidmat, menandai pengalaman musik yang lebih mendalam. 

 
Sheila on 7, yang berdiri sejak 1996, tetap menjadi ikon musik Indonesia dengan lagu-lagu legendaris seperti <em>Dan, Sephia,</em> dan <em>Melompat Lebih Tinggi</em>. Mereka dikenal tidak hanya sebagai band nostalgia, tetapi juga legenda hidup yang tetap relevan di industri musik Tanah Air.<br />
<br />
Editor : Yayus Yuswoprihanto<br />
&nbsp;
Sheila on 7, yang berdiri sejak 1996, tetap menjadi ikon musik Indonesia dengan lagu-lagu legendaris seperti Dan, Sephia, dan Melompat Lebih Tinggi. Mereka dikenal tidak hanya sebagai band nostalgia, tetapi juga legenda hidup yang tetap relevan di industri musik Tanah Air.

Editor : Yayus Yuswoprihanto