PAMERAN ARSIP SIDANG ARTISTIK
11 August 2025 |
23:11 WIB
Pengunjung melihat koleksi rekaman kaset yang terkait dengan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) yang ditampilkan dalam Pameran Arsip Sidang Artistik di Galeri Cipta I, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (8/8/2025). Pameran yang akan berlangsung hingga 13 Agustus 2025 ini menampilkan empat babak krisis yang mengungkap relasi kuasa antara negara, institusi seni, dan masyarakat kota melalui arsip Dewan Kesenian Jakarta.
Pameran ini berangkat dari upaya membaca krisis dan kritisisme melalui arsip-arsip DKJ dan Taman Ismail Marzuki pada periode 1968–2000-an, dengan menggunakan istilah Sidang Artistik sebagai bingkai kuratorial. Istilah tersebut diambil dari arsip Surat Keputusan Dewan Pekerja Harian No.01/SK/DPH/69, yang merujuk pada fungsi dewan artistik sebagai pengarah nilai, perencana program, sekaligus pengawas artistik di Pusat Kesenian Jakarta.
Namun, pada konteks pameran ini sidang yang dibayangkan bukan sekadar praktik pengarahan dan pengawasan, tetapi sebagai ruang pertemuan antar agen: ruang bagi perbedaan posisi, perdebatan artistik, serta tempat melakukan praktik penyidangan, untuk membuka dan membongkar dokumen masa lalu agar dapat dibaca ulang dan dikritisi secara lebih mendalam saat ini.
Sejak terbentuk pada 1968, DKJ telah melalui perjalanan panjang yang penuh pencapaian, krisis, dan kritik. Lembaga tersebut menyimpan arsip yang menjadi saksi dinamika kesenian di Jakarta.
Pengunjung bisa melihatnya melalui koleksi arsip lukisan, foto, video dan potongan surat kabar yang dipajang dengan baik. Selain itu, arsip suara yang berisi tentang diskusi dan pidato kesenian bisa didengar melalui gawai yang disediakan di ruang pameran.
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.