EKSPEDISI KAPUAS-MAHAKAM DAN UPAYA MENGARSIPKAN BUDAYA DAYAK
28 July 2025 |
16:46 WIB
Suasana acara diskusi foto Kapuas Mahakam 1994 di Tabir MataWaktu, Jakarta, Sabtu (26/7/2025). Dalam acara tersebut tiga fotografer senior Indonesia yakni Don Hasman, Eddy Hasby, dan Riza Marlon berbagi cerita dan pengalaman di balik foto yang diambil ketika melakukan Ekpedisi Kapuas Mahakam.
Ekspedisi tersebut merupakan perjalanan yang menembus jantung pedalaman Pulau Kalimantan lebih dari tiga dekade lalu yang digelar untuk napak tilas perjalanan Anton Nieuwenhuis, dokter militer Belanda yang pada 1893–1894 menyeberangi Kalimantan dari Pontianak menuju Samarinda.
Sama seperti perjalanan Nieuwenhuis seabad sebelumnya, Ekspedisi Kapuas-Mahakam 1994 tidak hanya mendokumentasikan rute, tetapi juga merekam denyut budaya dan kehidupan masyarakat Dayak yang mulai bersinggungan dengan modernitas. Tim ekspedisi kala itu terdiri dari gabungan jurnalis dan fotografer Kompas Gramedia bersama Mapala Universitas Indonesia. Mereka mengarungi sungai berarus deras, menembus rimba, dan tinggal bersama masyarakat Dayak Iban untuk merekam tradisi yang saat itu sudah mulai jarang terlihat.
Inisiatif ini bukan sekadar proyek dokumentasi, melainkan upaya menghidupkan kembali memori visual tentang Kalimantan pada masa transisi, ketika sebagian besar wilayahnya masih perawan dan budaya Dayak masih bertahan kuat. Namun, saat ini rencana tersebut masih dalam proses yang berliku.
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.