EMTE PAMERKAN 250 KARYA ILUSTRASI BERTAJUK LIFE AS WE KNOW IT

18 July 2025   |   23:03 WIB

Seniman Mohammad Taufiq (Emte) berpose di antara karya ilustrasinya bertajuk Life as We Know It di Jakarta, Rabu (16/7/2025). Emte menampilkan sekitar 250 karya ilustrasi cat air dalam buku yang menceritakan pengalaman personal tentang bagaimana menikmati hidup secara sendirian. 
Seniman Mohammad Taufiq (Emte) berpose di antara karya ilustrasinya bertajuk Life as We Know It di Jakarta, Rabu (16/7/2025). Emte menampilkan sekitar 250 karya ilustrasi cat air dalam buku yang menceritakan pengalaman personal tentang bagaimana menikmati hidup secara sendirian. 
Mohammad Taufiq atau lebih dikenal sebagai Emte, adalah seniman otodidak yang berbasis di Jakarta. Semasa di taman kanak-kanak, tidak ada buku maupun tembok yang luput dari corat-coretnya. Dia melanjutkan pendidikan formal di jurusan Desain Komunikasi Visual, Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Mohammad Taufiq atau lebih dikenal sebagai Emte, adalah seniman otodidak yang berbasis di Jakarta. Semasa di taman kanak-kanak, tidak ada buku maupun tembok yang luput dari corat-coretnya. Dia melanjutkan pendidikan formal di jurusan Desain Komunikasi Visual, Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Selama lebih dari 25 tahun, Emte membangun portofolio yang merentang dari komik, ilustrasi majalah, sampul album musik, desain buku, merchandise dan lukisan. Praktik seninya mengambil referensi dari musik, budaya pop, humor, serta kehidupan sehari-hari di perkotaan. Emte dikenal sebagai ilustrator serba bisa yang piawai meleburkan bahasa visual. Ciri khasnya berupa goresan dan semburan yang menonjolkan karakteristik medium cat air sebagai medium yang tak terduga dan mustahil dikendalikan sepenuhnya oleh sang seniman.
Selama lebih dari 25 tahun, Emte membangun portofolio yang merentang dari komik, ilustrasi majalah, sampul album musik, desain buku, merchandise dan lukisan. Praktik seninya mengambil referensi dari musik, budaya pop, humor, serta kehidupan sehari-hari di perkotaan. Emte dikenal sebagai ilustrator serba bisa yang piawai meleburkan bahasa visual. Ciri khasnya berupa goresan dan semburan yang menonjolkan karakteristik medium cat air sebagai medium yang tak terduga dan mustahil dikendalikan sepenuhnya oleh sang seniman.
Karya-karya Emte sudah dipamerkan di Indonesia dan mancanegara, termasuk di antaranya adalah presentasi di Art Jakarta (2015, 2017, 2019), Unknown Asia &ndash; Jepang (2018), London Book Fair (2019), juga pameran kelompok di Australia, Amerika Serikat (2019), dan Kanada (2023), dan pameran tunggal di Jerman (2024). Sementara itu pamerannya yang digelar saat ini dijadwalkan berlangsung hingga 17 Agustus 2025.<br />
<br />
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Karya-karya Emte sudah dipamerkan di Indonesia dan mancanegara, termasuk di antaranya adalah presentasi di Art Jakarta (2015, 2017, 2019), Unknown Asia – Jepang (2018), London Book Fair (2019), juga pameran kelompok di Australia, Amerika Serikat (2019), dan Kanada (2023), dan pameran tunggal di Jerman (2024). Sementara itu pamerannya yang digelar saat ini dijadwalkan berlangsung hingga 17 Agustus 2025.

Editor : Yayus Yuswoprihanto