DISKUSI MEREKAM REFORMASI 1998

15 July 2025   |   14:26 WIB
Image
Abdurachman
Hypeabis.id

<div>Mantan wartawan Kompas James Luhulima (tengah), dan J.Osdar (kiri) serta pewarta foto Kompas Iwan Setiawan menjadi nara sumber pada diskusi bertema <em>Merekam Reformasi: 1998 Dalam Ingatan Jurnalis</em>,&nbsp;&nbsp;yang digelar di Gramedia Jalma, Melawai, Jakarta, Jumat (11/7/2025). Para nara sumber merupakan jurnalis yang terlibat langsung dalam peliputan peristiwa Reformasi 1998.&nbsp;</div>

<div><br />
&nbsp;</div>
Mantan wartawan Kompas James Luhulima (tengah), dan J.Osdar (kiri) serta pewarta foto Kompas Iwan Setiawan menjadi nara sumber pada diskusi bertema Merekam Reformasi: 1998 Dalam Ingatan Jurnalis,  yang digelar di Gramedia Jalma, Melawai, Jakarta, Jumat (11/7/2025). Para nara sumber merupakan jurnalis yang terlibat langsung dalam peliputan peristiwa Reformasi 1998. 

 
Mereka membagikan pengalaman, dilema, dan keputusan penting yang dihadapi saat meliput krisis politik menjelang lengsernya Presiden Soeharto, baik di lapangan maupun di ruang redaksi. Selain berbagi pengalaman, diskusi juga mengupas dua buku penting yang merekam momen-momen krusial reformasi, yaitu Hari-hari &nbsp;Terpanjang Menjelang Mundurnya Presiden Suharto karya James Luhulima dan Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan karya Dewi Anggraeni.<br />
&nbsp;
<div><br />
&nbsp;</div>
Mereka membagikan pengalaman, dilema, dan keputusan penting yang dihadapi saat meliput krisis politik menjelang lengsernya Presiden Soeharto, baik di lapangan maupun di ruang redaksi. Selain berbagi pengalaman, diskusi juga mengupas dua buku penting yang merekam momen-momen krusial reformasi, yaitu Hari-hari  Terpanjang Menjelang Mundurnya Presiden Suharto karya James Luhulima dan Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan karya Dewi Anggraeni.
 

 
Diskusi ini berupaya menjaga ingatan kolektif atas sejarah bangsa serta meneguhkan komitmen untuk <em>#MenolakLupa</em> di tengah maraknya disinformasi dan pembelokan sejarah di masa kini.<br />
&nbsp;
<div>Editor : Yayus Yuswoprihanto</div>
Diskusi ini berupaya menjaga ingatan kolektif atas sejarah bangsa serta meneguhkan komitmen untuk #MenolakLupa di tengah maraknya disinformasi dan pembelokan sejarah di masa kini.
 
Editor : Yayus Yuswoprihanto