AKSI ENERJIK JACOB COLLIER GEBRAK PANGGUNG BNI JAVA JAZZ FESTIVAL 2025

30 May 2025   |   22:58 WIB

Musisi Jacob Collier tampil pada Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (30/5/2025). Dalam penampilannya musisi asal Inggris tersebut membawakan sejumlah lagu seperti <em>Little Blue, Can&#39;t Help Falling in Love</em>, dan <em>In Too Deep</em>.<br />
&nbsp;
Musisi Jacob Collier tampil pada Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (30/5/2025). Dalam penampilannya musisi asal Inggris tersebut membawakan sejumlah lagu seperti Little Blue, Can't Help Falling in Love, dan In Too Deep.
 
Collier merupakan salah satu musisi jaz muda yang paling disorot dekade ini. Dia menjadi inovator musik paling berani di era modern dengan berbagai eksplorasi dan kombinasi instrumen yang dia mainkan. Sebelum namanya sebesar sekarang, jiwa bermusik Collier telah terbentuk sejak kecil. Pria kelahiran 2 Agustus 1994 ini memang datang dari keluarga musisi. Ibunya, Suzie Collier, merupakan profesor musik dan pemain biola andal.
Collier merupakan salah satu musisi jaz muda yang paling disorot dekade ini. Dia menjadi inovator musik paling berani di era modern dengan berbagai eksplorasi dan kombinasi instrumen yang dia mainkan. Sebelum namanya sebesar sekarang, jiwa bermusik Collier telah terbentuk sejak kecil. Pria kelahiran 2 Agustus 1994 ini memang datang dari keluarga musisi. Ibunya, Suzie Collier, merupakan profesor musik dan pemain biola andal.
Jacob Collier dikenal karena pendekatannya yang eksperimental dan <em>out-of-the-box</em> terhadap musik jaz, R&amp;B, <em>soul, funk</em>, dan bahkan musik klasik. Dia memanfaatkan teknologi modern, terutama <em>looping, layering</em> vokal harmonik, dan MIDI kontrol untuk menciptakan karya yang kompleks secara musikal namun tetap hangat dan emosional.<br />
&nbsp;
Jacob Collier dikenal karena pendekatannya yang eksperimental dan out-of-the-box terhadap musik jaz, R&B, soul, funk, dan bahkan musik klasik. Dia memanfaatkan teknologi modern, terutama looping, layering vokal harmonik, dan MIDI kontrol untuk menciptakan karya yang kompleks secara musikal namun tetap hangat dan emosional.
 
Pada 2016, Collier merilis album debutnya, <em>In My Room</em>, yang direkam sepenuhnya di kamar tidurnya. Album ini memenangkan dua Grammy Awards dan mendapat pujian luas karena pendekatan yang canggih. Pada 2018, dia memulai proyek ambisius Djesse, yakni seri empat volume album yang mengeksplorasi berbagai genre dan kolaborasi lintas batas. Proyek ini menampilkan kolaborasi dengan musisi seperti Herbie Hancock, Ty Dolla Sign, Daniel Caesar, dan Mahalia.<br />
&nbsp;
Pada 2016, Collier merilis album debutnya, In My Room, yang direkam sepenuhnya di kamar tidurnya. Album ini memenangkan dua Grammy Awards dan mendapat pujian luas karena pendekatan yang canggih. Pada 2018, dia memulai proyek ambisius Djesse, yakni seri empat volume album yang mengeksplorasi berbagai genre dan kolaborasi lintas batas. Proyek ini menampilkan kolaborasi dengan musisi seperti Herbie Hancock, Ty Dolla Sign, Daniel Caesar, dan Mahalia.
 
Atas eksplorasi menariknya tersebut, hingga 2024 dia setidaknya telah dinominasikan sebanyak 11 kali di Grammy Awards, termasuk dalam kategori <em>Best Arrangement</em>, <em>Instrumental or A Cappella</em>, yang sering didominasi oleh musisi jaz dan klasik. Menariknya, lima di antaranya berhasil dimenangkannya dan&nbsp; namanya makin berkibar. Dia pun kerap menggelar konsernya sendiri dan tampil di banyak ajang jaz ternama dunia.<br />
&nbsp;
Atas eksplorasi menariknya tersebut, hingga 2024 dia setidaknya telah dinominasikan sebanyak 11 kali di Grammy Awards, termasuk dalam kategori Best Arrangement, Instrumental or A Cappella, yang sering didominasi oleh musisi jaz dan klasik. Menariknya, lima di antaranya berhasil dimenangkannya dan  namanya makin berkibar. Dia pun kerap menggelar konsernya sendiri dan tampil di banyak ajang jaz ternama dunia.
 
Collier dikenal akan konsernya yang energik dan interaktif. Ia sering melibatkan penonton dalam menciptakan harmoni secara langsung, menciptakan pengalaman musikal yang kolektif dan spiritual.<br />
<br />
Editor : Yayus Yuswoprihanto<br />
&nbsp;
Collier dikenal akan konsernya yang energik dan interaktif. Ia sering melibatkan penonton dalam menciptakan harmoni secara langsung, menciptakan pengalaman musikal yang kolektif dan spiritual.

Editor : Yayus Yuswoprihanto