SUBLIMINAL MAYA: IN FLUX AND FORMS OF BEING, PAMERAN YANG MENGGUGAH IMAJINASI

11 June 2025   |   20:42 WIB

Pengunjung mengamati karya seni yang dipajang pada pameran <em>Subliminal Maya: In Flux&nbsp;and Forms of Being </em>di Ruci Art Space, Jakarta. Pameran tersebut mengajak pengunjung untuk terlibat dengan medan psikologis, sosial, dan spiritual yang terus berkembang.
Pengunjung mengamati karya seni yang dipajang pada pameran Subliminal Maya: In Flux and Forms of Being di Ruci Art Space, Jakarta. Pameran tersebut mengajak pengunjung untuk terlibat dengan medan psikologis, sosial, dan spiritual yang terus berkembang.
Menampilkan karya tiga seniman baru yaitu Khadir Supartini, Kuncir Sathya Viku, dan M.S. Alwi. pameran ini berkontribusi pada wacana seni kontemporer dan global melalui ekspresi artistik yang mendalam dan bermakna. Konsep<em> In Flux</em> menangkap fluiditas dunia dan identitas yang berubah.
Menampilkan karya tiga seniman baru yaitu Khadir Supartini, Kuncir Sathya Viku, dan M.S. Alwi. pameran ini berkontribusi pada wacana seni kontemporer dan global melalui ekspresi artistik yang mendalam dan bermakna. Konsep In Flux menangkap fluiditas dunia dan identitas yang berubah.
Pameran ini memberikan tontonan visual, mendorong dialog intelektual tentang spiritualitas, identitas pascakolonial, kritik sosial, dan ketahanan psikologis sekaligus menawarkan ruang kontemplatif untuk merefleksikan diri dan masyarakat, yang menginspirasi kesadaran dan transformasi.<br />
<br />
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Pameran ini memberikan tontonan visual, mendorong dialog intelektual tentang spiritualitas, identitas pascakolonial, kritik sosial, dan ketahanan psikologis sekaligus menawarkan ruang kontemplatif untuk merefleksikan diri dan masyarakat, yang menginspirasi kesadaran dan transformasi.

Editor : Yayus Yuswoprihanto