MENGENANG KARYA-KARYA YUDHISTIRA ANM MASSARDI

05 May 2025   |   20:03 WIB

Pengunjung mengamati deretan foto yang dipajang pada Pameran Sastra bertema <em>Mengunci Ingatan: Setahun Kepergian Yudhistira ANM Massardi</em> di Galeri PDS H.B. Jassin, Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Pameran tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta yang bekerja sama dengan Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra (PDS) H.B. Jassin.<br />
&nbsp;
Pengunjung mengamati deretan foto yang dipajang pada Pameran Sastra bertema Mengunci Ingatan: Setahun Kepergian Yudhistira ANM Massardi di Galeri PDS H.B. Jassin, Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Pameran tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta yang bekerja sama dengan Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra (PDS) H.B. Jassin.
 
Acara ini menjadi bentuk penghormatan terhadap karya dan jejak pemikiran Yudhistira ANM Massardi.<br />
Yudhis adalah sastrawan serba bisa yang dikenal lewat novel Arjuna Mencari Cinta serta puisi seperti Biarin, Sajak Sikat Gigi, dan Rudi Jalak Gugat.
Acara ini menjadi bentuk penghormatan terhadap karya dan jejak pemikiran Yudhistira ANM Massardi.
Yudhis adalah sastrawan serba bisa yang dikenal lewat novel Arjuna Mencari Cinta serta puisi seperti Biarin, Sajak Sikat Gigi, dan Rudi Jalak Gugat.
Pameran yang dibuka untuk umum pada 19 April hingga 8 Mei 2025 tersebut menampilkan karya sastra Yudhistira ANM Massardi seperti buku puisi, cerpen, dan novel. Pengunjung juga bisa mengikuti perjalanan hidup Yudhistira dari masa kecilnya di Subang, masa mudanya di Yogyakarta, perjuangannya di dunia jurnalistik Jakarta, hingga pengabdiannya sebagai pendidik di Bekasi.<br />
<br />
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Pameran yang dibuka untuk umum pada 19 April hingga 8 Mei 2025 tersebut menampilkan karya sastra Yudhistira ANM Massardi seperti buku puisi, cerpen, dan novel. Pengunjung juga bisa mengikuti perjalanan hidup Yudhistira dari masa kecilnya di Subang, masa mudanya di Yogyakarta, perjuangannya di dunia jurnalistik Jakarta, hingga pengabdiannya sebagai pendidik di Bekasi.

Editor : Yayus Yuswoprihanto