PERAYAAN CAP GO MEH, TINGKATKAN DAYA TARIK PARIWISATA JAKARTA
12 February 2025 |
22:12 WIB
Gubernur terpilih Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung (tengah), Pj Gubernur Teguh Setyabudi (keenam kiri), Wakil Gubernur terpilih Rano Karno (keempat kiri), Gubernur DKI periode 2017-2022 Anies Baswedan (keempat kanan), Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan (ketiga kanan) serta para pemangku kepentingan hadir pada acara perayaan Cap Go Meh di kawasan Pancoran Chinatown, Glodok, Jakarta, Rabu (12/2/2025). Cap Go Meh merupakan akhir dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek yang dilakukan setiap tanggal 15 pada bulan pertama penanggalan Tionghoa atau 2 minggu setelah Imlek.
Perayaan yang menampilkan perpaduan seni budaya Betawi dan Tionghoa seperti tarian Betawi, barongsai, liong, ondel-ondel, tanjidor, serta gambang kromong ini berlangsung meriah. Meski diterpa panas yang cukup terik, masyarakat tetap antusias menyaksikan.
Perayaan tersebut diawali dengan berdoa bersama dan dilanjutkan dengan iringan musik kenong dan simbal serta pertunjukan liong dan barongsai. Selain itu Penyayi Hitadewi Abhassara juga tampil menghibur warga yang memadati kawasan Pancoran.
Sebagai bagian dari tradisi yang terus dilestarikan, perayaan ini menjadi simbol keberagaman budaya di Jakarta. Keberadaan budaya Tionghoa yang berpadu dengan budaya lokal mencerminkan kekayaan budaya Nusantara. Momen ini juga menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan antarwarga, sekaligus memperkuat identitas yang beragam.
Penyelenggaraan Cap Go Meh diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pariwisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus menyongsong 500 Tahun Jakarta.
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.