WAMI SIAP PERKUAT SISTEM UNTUK PENGOLAHAN DATA ROYALTI

06 February 2025   |   16:00 WIB

Presiden Director Wahana Musik Indonesia (WAMI) Adi Adrian (tengah), Managing Director Suseno A Prasetyo (kanan), Badan Pengawas WAMI Damayanti Ariandini (kedua kanan), Musisi Makki O. Parikesit (kiri) dan Pencipta Lagu Fia Fellow berfoto bersama seusai <em>media gathering</em> di Jakarta, Rabu (5/2/2025). WAMI menutup 2024 dengan berbagai pencapaian signifikan yang memperkuat perannya dalam industri musik Tanah Air.&nbsp;
Presiden Director Wahana Musik Indonesia (WAMI) Adi Adrian (tengah), Managing Director Suseno A Prasetyo (kanan), Badan Pengawas WAMI Damayanti Ariandini (kedua kanan), Musisi Makki O. Parikesit (kiri) dan Pencipta Lagu Fia Fellow berfoto bersama seusai media gathering di Jakarta, Rabu (5/2/2025). WAMI menutup 2024 dengan berbagai pencapaian signifikan yang memperkuat perannya dalam industri musik Tanah Air. 
Sepanjang tahun tersebut, sebanyak 960 pencipta dan 5 penerbit musik bergabung, sehingga total anggota mencapai 5.806 dengan katalog lagu bertambah menjadi 243.313. Dari sisi penghimpunan terjadi peningkatan 40% atau dari Rp132 miliar pada 2023 menjadi Rp185 miliar pada 2024. WAMI juga berhasil mendistribusikan royalti sebesar Rp123,6 miliar, mencerminkan peningkatan kesadaran akan hak cipta dalam industri musik.
Sepanjang tahun tersebut, sebanyak 960 pencipta dan 5 penerbit musik bergabung, sehingga total anggota mencapai 5.806 dengan katalog lagu bertambah menjadi 243.313. Dari sisi penghimpunan terjadi peningkatan 40% atau dari Rp132 miliar pada 2023 menjadi Rp185 miliar pada 2024. WAMI juga berhasil mendistribusikan royalti sebesar Rp123,6 miliar, mencerminkan peningkatan kesadaran akan hak cipta dalam industri musik.
Dalam upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi, WAMI memperkenalkan sistem Atlas untuk pengolahan data royalti yang lebih akurat. Secara hukum, tim legal WAMI memperkuat penegakan lisensi guna melindungi hak cipta dan pemegang hak musik.
Dalam upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi, WAMI memperkenalkan sistem Atlas untuk pengolahan data royalti yang lebih akurat. Secara hukum, tim legal WAMI memperkuat penegakan lisensi guna melindungi hak cipta dan pemegang hak musik.
Pada tahun ini WAMI akan fokus pada pembaruan sistem distribusi royalti agar lebih optimal dan meningkatkan upaya penghimpunan royalti melalui langkah hukum. Selain itu, organisasi ini berkomitmen meningkatkan pelayanan serta edukasi terkait dengan hak cipta bagi para anggotanya. Berbagai langkah strategis tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pencipta dan penerbit musik di Indonesia.<br />
<br />
Editor : Yayus Yuswoprihanto
Pada tahun ini WAMI akan fokus pada pembaruan sistem distribusi royalti agar lebih optimal dan meningkatkan upaya penghimpunan royalti melalui langkah hukum. Selain itu, organisasi ini berkomitmen meningkatkan pelayanan serta edukasi terkait dengan hak cipta bagi para anggotanya. Berbagai langkah strategis tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pencipta dan penerbit musik di Indonesia.

Editor : Yayus Yuswoprihanto