Aroma Perjuangan, Warisan Negeri

28 November 2024   |   23:12 WIB

Di sudut pedesaan Jawa yang damai, tampak sekumpulan ibu-ibu lansia penuh semangat menjaga tradisi warisan leluhur. Dengan pakaian adat Jawa yang anggun&mdash;kebaya sederhana berpadu dengan jarik batik&mdash;mereka mengolah biji kopi dengan cara tradisional yang kian langka. Aroma khas biji kopi yang baru disangrai di atas tungku kayu bakar memenuhi udara, mengingatkan pada kekayaan rasa yang dihasilkan dari kesabaran dan kerja keras.<br />
Salah seorang ibu menumbuk biji kopi dalam lumpang kayu besar, irama pukulan alu bergema serasi dengan tawa mereka. Di sisi lain, seorang ibu lainnya menyaring bubuk kopi dengan penuh keahlian, memastikan butiran yang dihasilkan halus dan sempurna. Gerakan tangan yang cekatan itu bercerita tentang cinta pada budaya dan keyakinan bahwa tradisi ini adalah sumbangsih kecil namun berarti bagi negeri. Fotografi ini merangkum makna perjuangan, semangat membangun, dan melestarikan kekayaan budaya untuk generasi mendatang.
Di sudut pedesaan Jawa yang damai, tampak sekumpulan ibu-ibu lansia penuh semangat menjaga tradisi warisan leluhur. Dengan pakaian adat Jawa yang anggun—kebaya sederhana berpadu dengan jarik batik—mereka mengolah biji kopi dengan cara tradisional yang kian langka. Aroma khas biji kopi yang baru disangrai di atas tungku kayu bakar memenuhi udara, mengingatkan pada kekayaan rasa yang dihasilkan dari kesabaran dan kerja keras.
Salah seorang ibu menumbuk biji kopi dalam lumpang kayu besar, irama pukulan alu bergema serasi dengan tawa mereka. Di sisi lain, seorang ibu lainnya menyaring bubuk kopi dengan penuh keahlian, memastikan butiran yang dihasilkan halus dan sempurna. Gerakan tangan yang cekatan itu bercerita tentang cinta pada budaya dan keyakinan bahwa tradisi ini adalah sumbangsih kecil namun berarti bagi negeri. Fotografi ini merangkum makna perjuangan, semangat membangun, dan melestarikan kekayaan budaya untuk generasi mendatang.