Wisata kuliner karya anak muda (pasar kamu)
25 November 2024 |
19:42 WIB
Pasar Kamu atau Pekan Sarapan Karya Muda dengan konsep Pasar Kuliner Tradisional
Masyarakat telah berhasil menggali dan memperkenalkan budaya kuliner asli sebagai bentuk aset budaya yang dikembangkan sebagai potensi untuk pemulihan sektor pariwisata dan telah membantu menggeliatkan kembali kondisi perekonomian masyarakat Desa Denai Lama. Pasar Kamu terletak di Desa Denai Lama, kabupaten Deli Serdang.
Pasar ini secara spesifik mengangkat budaya kuliner tradisional sebagai produk utamanya, dengan latar belakang keasrian Desa dan melibatkan anak muda desa setempat yang sebagian besar pengelola sekaligus pedagangnya.Transaksi di pasar ini juga unik, tidak menggunakan uang secara langsung untuk transaksi pembelian melainkan dengan menggunakan alat tukar yang disebut dengan Tempu yaitu potongan tem-purung kelapa yang dibuat bulat seperti koin senilai dua ribu rupiah
Pasar ini menjajakan setidaknya 100 produk diantaranya adalah kue –kue tradisional
yang sudah jarang ditemui di masyarakat seperti kue Rasida, Kekaras,Getuk, Ongol – ongol,
Tiwul, dan lainnya yang membawa memori kepada pengunjung ketika menikmatinya. Pasar ini juga tengah mengedepankan prinsip menjaga lingkungan dengan meminimalisir penggunaan plastik, wadah yang digunakan terbuat dari alam sekitar semisal
batok kelapa, bambu dan daun. Paling utama adalah melibatkan serta memberdayakan orang
kampung setempat dan khususnya anak muda, untuk mendidik mereka agar menjadi wirausaha
muda dan mandiri di kampungnya sendiri.
Masyarakat telah berhasil menggali dan memperkenalkan budaya kuliner asli sebagai bentuk aset budaya yang dikembangkan sebagai potensi untuk pemulihan sektor pariwisata dan telah membantu menggeliatkan kembali kondisi perekonomian masyarakat Desa Denai Lama. Pasar Kamu terletak di Desa Denai Lama, kabupaten Deli Serdang.
Pasar ini secara spesifik mengangkat budaya kuliner tradisional sebagai produk utamanya, dengan latar belakang keasrian Desa dan melibatkan anak muda desa setempat yang sebagian besar pengelola sekaligus pedagangnya.Transaksi di pasar ini juga unik, tidak menggunakan uang secara langsung untuk transaksi pembelian melainkan dengan menggunakan alat tukar yang disebut dengan Tempu yaitu potongan tem-purung kelapa yang dibuat bulat seperti koin senilai dua ribu rupiah
Pasar ini menjajakan setidaknya 100 produk diantaranya adalah kue –kue tradisional
yang sudah jarang ditemui di masyarakat seperti kue Rasida, Kekaras,Getuk, Ongol – ongol,
Tiwul, dan lainnya yang membawa memori kepada pengunjung ketika menikmatinya. Pasar ini juga tengah mengedepankan prinsip menjaga lingkungan dengan meminimalisir penggunaan plastik, wadah yang digunakan terbuat dari alam sekitar semisal
batok kelapa, bambu dan daun. Paling utama adalah melibatkan serta memberdayakan orang
kampung setempat dan khususnya anak muda, untuk mendidik mereka agar menjadi wirausaha
muda dan mandiri di kampungnya sendiri.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.