Keunikan Batik Tanah Liek Minangkabau

26 February 2024   |   23:10 WIB

Batik tidak hanya berkembang di Pulau Jawa, tapi juga di Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Sumatra Barat. Motif batik yang ada di Sumbar&nbsp;tentunya berbeda dengan motif di Pulau Jawa. Batik di daerah itu terinspirasi oleh alam dan budaya, seperti motif rumah gadang dan tumbuh-tumbuhan. Berbicara soal kualitas dan motif, batik di Minangkabau memiliki keunikan tersendiri dan tidak bisa ditemui di daerah lainnya.<br />
<br />
&nbsp;
Batik tidak hanya berkembang di Pulau Jawa, tapi juga di Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Sumatra Barat. Motif batik yang ada di Sumbar tentunya berbeda dengan motif di Pulau Jawa. Batik di daerah itu terinspirasi oleh alam dan budaya, seperti motif rumah gadang dan tumbuh-tumbuhan. Berbicara soal kualitas dan motif, batik di Minangkabau memiliki keunikan tersendiri dan tidak bisa ditemui di daerah lainnya.

 
Salah satu usaha UMKM di Kota Padang, Sumbar, yakni Ayesha Collection memiliki produksi Batik Tanah Liek. Kehadiran batik tersebut turut menarik minat masyarakat, baik di Sumatra Barat maupun dari daerah lain bahkan luar negeri. Alasan kenapa Ayesha Collection memproduksi batik yang dikenal dengan tanah liek (liat) tersebut, karena tanah liat di Ranah Minang memiliki warna khas yakni coklat yang bisa melahirkan warna batik sangat indah.
Salah satu usaha UMKM di Kota Padang, Sumbar, yakni Ayesha Collection memiliki produksi Batik Tanah Liek. Kehadiran batik tersebut turut menarik minat masyarakat, baik di Sumatra Barat maupun dari daerah lain bahkan luar negeri. Alasan kenapa Ayesha Collection memproduksi batik yang dikenal dengan tanah liek (liat) tersebut, karena tanah liat di Ranah Minang memiliki warna khas yakni coklat yang bisa melahirkan warna batik sangat indah.
Tanah liat di provinsi tersebut memiliki warna yang indah untuk jadi pewarna batik karena memiliki kandungan mineral seperti batu bara, besi, dan potensi mineral lainnya.
Tanah liat di provinsi tersebut memiliki warna yang indah untuk jadi pewarna batik karena memiliki kandungan mineral seperti batu bara, besi, dan potensi mineral lainnya.
Proses batik dilakukan dengan teknik cap oleh perajin yang sudah ahli. Penggunaan tenaga ahli ini menjadi salah satu alasan batik produksi Ayesha memiliki peminat yang luas. Proses selanjutnya adalah pewarnaan yang dilakukan secara berulang dan dikerjakan oleh dua orang. Pewarnaan yang berulang ini dilakukan untuk memunculkan warna yang indah dan hidup.
Proses batik dilakukan dengan teknik cap oleh perajin yang sudah ahli. Penggunaan tenaga ahli ini menjadi salah satu alasan batik produksi Ayesha memiliki peminat yang luas. Proses selanjutnya adalah pewarnaan yang dilakukan secara berulang dan dikerjakan oleh dua orang. Pewarnaan yang berulang ini dilakukan untuk memunculkan warna yang indah dan hidup.
Batik Tanah Liek ini dijual dengan harga bervariasi, tergantung motif dan bahan yang digunakan. Harga tertinggi mencapai Rp7.000.000. Harga batik ini terbilang lebih terjangkau dibandingkan dengan batik yang dijual di Pulau Jawa.
Batik Tanah Liek ini dijual dengan harga bervariasi, tergantung motif dan bahan yang digunakan. Harga tertinggi mencapai Rp7.000.000. Harga batik ini terbilang lebih terjangkau dibandingkan dengan batik yang dijual di Pulau Jawa.