Tari Cendrawasih

03 September 2023   |   15:28 WIB
Image
Muhammad Solikin
Enthusiast Photography

Tari Cendrawasih<br />
mitologi Hindu Bali yang menganggap burung Cendrawasih sebagai burung para dewa atau Manuk Dewata. Tari Cendrawasih diciptakan oleh I Gede Manik, seniman asal Bali. Tarian ini pertama ditarikan pada sekitar tahun 1920-an.<br />
Tari Cendrwasih memiliki dua fungsi, yaitu sebagai sarana ritual dan sarana hiburan. Sebagai bagian ritual, Tari Cendrawasih dianggap suci dan sakral. Sehingga sejak awal, tarian ini sebagai salah satu simbol upacara atau kegiatan ritual lainnya. Sesuai perkembangan zaman, Tari Cendrawasih menjadi sarana hiburan. Masyarakat yang ingin melihat tarian ini tidak perlu menunggu kegiatan adat terlebih dahulu.
Tari Cendrawasih
mitologi Hindu Bali yang menganggap burung Cendrawasih sebagai burung para dewa atau Manuk Dewata. Tari Cendrawasih diciptakan oleh I Gede Manik, seniman asal Bali. Tarian ini pertama ditarikan pada sekitar tahun 1920-an.
Tari Cendrwasih memiliki dua fungsi, yaitu sebagai sarana ritual dan sarana hiburan. Sebagai bagian ritual, Tari Cendrawasih dianggap suci dan sakral. Sehingga sejak awal, tarian ini sebagai salah satu simbol upacara atau kegiatan ritual lainnya. Sesuai perkembangan zaman, Tari Cendrawasih menjadi sarana hiburan. Masyarakat yang ingin melihat tarian ini tidak perlu menunggu kegiatan adat terlebih dahulu.