KAKI PALSU KARYA PENYANDANG DISABILITAS

08 July 2022   |   17:21 WIB

Like
Penyandang disabilitas di tempat ini membuktikan bahwa kemandirian dapat menghasilkan karya yang bisa dimanfaatkan untuk sesama. Berawal dari keinginan membuat kaki palsu untuk diri sendiri, Ronald Regen, seorang penyandang disabilitas membuka pusat kerajinan tangan dan kaki palsu yang telah memenuhi kebutuhan sesama penyandang disabilitas selama bertahun-tahun.
Penyandang disabilitas di tempat ini membuktikan bahwa kemandirian dapat menghasilkan karya yang bisa dimanfaatkan untuk sesama. Berawal dari keinginan membuat kaki palsu untuk diri sendiri, Ronald Regen, seorang penyandang disabilitas membuka pusat kerajinan tangan dan kaki palsu yang telah memenuhi kebutuhan sesama penyandang disabilitas selama bertahun-tahun.
Lokasinya di bilangan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Namun karya-karya yang diproduksi di lokasi ini telah melayani pesanan hingga seluruh wilayah Indonesia, bahkan Asean. Ronald sang pemilik kini telah memberdayakan beberapa karyawan, yang sebagian besar sesama penyandang disabilitas.
Lokasinya di bilangan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Namun karya-karya yang diproduksi di lokasi ini telah melayani pesanan hingga seluruh wilayah Indonesia, bahkan Asean. Ronald sang pemilik kini telah memberdayakan beberapa karyawan, yang sebagian besar sesama penyandang disabilitas.
Bahan baku untuk membuat tangan dan kaki palsu didominasi oleh serat fiber dan resin. Bentuk dan ukurannya disesuaikan dengan konsumen. Selain kekuatan dan keawetan, kenyamanan menjadi salah satu prioritas dalam proses produksi.
Bahan baku untuk membuat tangan dan kaki palsu didominasi oleh serat fiber dan resin. Bentuk dan ukurannya disesuaikan dengan konsumen. Selain kekuatan dan keawetan, kenyamanan menjadi salah satu prioritas dalam proses produksi.
Harga yang ditawarkan mulai dari Rp2 juta hingga Rp45 juta, tergantung dari bahan yang digunakan dan tingkat kesulitan. Namun tidak sedikit juga tangan dan kaki palsu yang diberikan secara gratis sebagai bantuan sosial.
Harga yang ditawarkan mulai dari Rp2 juta hingga Rp45 juta, tergantung dari bahan yang digunakan dan tingkat kesulitan. Namun tidak sedikit juga tangan dan kaki palsu yang diberikan secara gratis sebagai bantuan sosial.