PEMANTAUAN HILAL 1 SYAWAL 1443 H

02 May 2022   |   09:00 WIB

Kementerian Agama menggelar rukyatul hilal atau pemantauan hilal pada 99 titik di seluruh Indonesia untuk menentukan 1 Syawal 1443 Hijriah. 
Kementerian Agama menggelar rukyatul hilal atau pemantauan hilal pada 99 titik di seluruh Indonesia untuk menentukan 1 Syawal 1443 Hijriah. 
Periode waktu melihat hilal sangat terbatas. Usia hilal yang biasa diamati para astronom harus kurang dari 12 jam dan ketinggiannya masih di bawah 6 derajat dari cakrawala.
Periode waktu melihat hilal sangat terbatas. Usia hilal yang biasa diamati para astronom harus kurang dari 12 jam dan ketinggiannya masih di bawah 6 derajat dari cakrawala.
Tidak semua bulan sabit tips disebut dengan hilal, karena baru bisa dikatakan hilal, bila bulan sabit tipis bisa diamati dengan mata telanjang saat matahari terbenam untuk menghitung ketinggiannya.
Tidak semua bulan sabit tips disebut dengan hilal, karena baru bisa dikatakan hilal, bila bulan sabit tipis bisa diamati dengan mata telanjang saat matahari terbenam untuk menghitung ketinggiannya.
Apalagi hilal akan kembali ikut terbenam setelah 24 menit matahari terbenam.
Apalagi hilal akan kembali ikut terbenam setelah 24 menit matahari terbenam.
Setelah pemantauan di berbagai wilayah, melalui Sidang Isbat, pemerintah menetapkan 1 Syawal jatuh pada 2 Mei 2022.<br />
&nbsp;
Setelah pemantauan di berbagai wilayah, melalui Sidang Isbat, pemerintah menetapkan 1 Syawal jatuh pada 2 Mei 2022.