Ilustrasi iPhone (sumber gambar: Unsplash/Youssef Sarhan)

Gara-Gara Lockdown di China, Peluncuran iPhone 14 Terancam Molor

27 May 2022   |   08:43 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Karantina wilayah (lockdown) yang diterapkan di China untuk menekan penyebaran Covid-19 membuat pengembangan komponen iPhone 14 terhambat. Tidak tanggung-tanggung, pengembangan tersebut tertunda hingga lebih dari satu pekan dari waktu yang sudah ditentukan.

Mengutip GSM Arena pada Jumat (27/5/2022), penundaan tersebut terungkap dari peta jalan pengembangan iPhone 14 yang dirilis oleh Apple. Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa karantina wilayah membuat pengembangan komponen iPhone 14 terhambat beberapa pekan.

Berdasarkan jadwal pengembangan iPhone sebelumnya, semua seru iPhone 14 seharusnya akan mencapai fase uji verifikasi teknik pada Juni 2022. Faktanya, ponsel tersebut masih membutuhkan waktu tiga pekan untuk mempersiapkannya atau  jauh dari kata siap untuk menghadapi fase itu

(Baca juga: Simak Bocoran Desain hingga Spesifikasi iPhone 14 Series)

Situasi seperti itu tentu saja membuat Apple ketar-ketir. Sebab, perusahaan tersebut sudah menargetkan akan menyiapkan lini produksi seri iPhone 14 skala massal pada September 2022 dan berpotensi mengalami kerugian hingga US$8 miliar apabila benar-benar tertunda.

Apple terus berupaya mendorong para pemasok agar bisa mempercepat pengembangan komponen sehingga waktu yang dibutuhkan bisa sesuai dengan jadwal manufaktur. Adapun, tiga pemasok komponen Apple di China adalah Foxconn, Pegatron dan Luxshare Precision Industry.

Sebelumnya, sudah banyak rumor yang beredar mengenai desain dan spesifikasi untuk iPhone 14. Walaupun demikian, rumor itu baru bisa terbukti saat kepastian produksi iPhone 14 kembali mengikuti peta jalan pembuatannya.

iPhone 14 disebut akan menggunakan kode kode D27 dan D28, akan menggunakan layar sebesar 6,1 inci dan 6,7 inci. Kemudian dua model lainnya dengan kode D73 dan D74 dikabarkan sedikit lebih besar karena akan ada desain baru bernama notch and pill.

Kemungkinan besar, dihilangkannya varian Mini adalah untuk 'menyelamatkan' iPhone SE 2022 yang belum lama ini dirilis. Karena memang selama ini banyak yang membandingkan iPhone SE 2020 atau 2022 dengan versi Mini dari iPhone 12 atau 13 walaupun harganya lumayan terpaut jauh. iPhone SE 2022 sendiri dijual dengan harga mulai dari US$429 atau sekitar Rp6,2 juta.

Kemudian untuk dapur pacunya, Apple masih menggunakan chipset A15 seperti yang digunakan pada iPhone 13 dan iPhone SE 2022 untuk dua model termurah atau entry level. Adapun, untuk dua model lainnya akan menggunakan chipset terbaru yang kemungkinan besar adalah chipset A15X, alih-alih A16X.

Sebab, merujuk apa yang dilakukan pada 2020, Apple menamai ulang chip A12X menjadi A12Z untuk iPad Pro. Apple kemungkinan besar akan melakukan hal serupa untuk chip A15, bisa saja menjadi A15X untuk iPhone 14 nanti.

Apple kemungkinan akan memberikan fitur komunikasi berbasis satelit di iPhone 14. Seperti diketahui, banyak yang mengira fitur tersebut akan dihadirkan pada iPhone 13. 

Editor: Nirmala Aninda
SEBELUMNYA

3 Musisi Ini Akan Meriahkan Special Show BNI Java Jazz Festival 2022

BERIKUTNYA

Yuk Intip Kecanggihan Sensor Kamera Terbaru dari Samsung

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: