Ilustrasi pembuatan konten. (Sumber gambar: Ron Lach/Pexels)

Cek 3 Strategi Jitu Bikin Konten Bisnis di Bulan Ramadan

14 March 2022   |   17:56 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Bulan Ramadan kerap menjadi momen ‘emas’ bagi para pelaku bisnis yang ditandai dengan permintaan pasar yang meningkat. Oleh karena itu, brand serta UKM perlu mempersiapkan konten pemasaran yang menarik untuk menjangkau konsumen salah satunya melalui platform digital seperti TikTok.

Konten dalam format video singkat dapat menjadi sarana bagi para pelaku bisnis merangkul konsumen mereka, saling berinteraksi, dan mewujudkan tujuan bisnis dalam rangka menyukseskan kampanye Ramadan.

Sitaresti Astarini, Head of Business Marketing TikTok Indonesia, mengatakan kreativitas dalam membuat konten menjadi kunci yang perlu dimiliki oleh semua pelaku bisnis untuk dapat menangkap peluang Ramadan.

Menurutnya, saat ini banyak orang mencoba hal baru untuk dapat memaknai hidup secara positif, mulai dari belajar hal baru, menghibur sesama tanpa harus bertemu langsung, hingga menemukan cara kreatif untuk bisa terhubung dengan orang dikasihi, khususnya pada momen Ramadan mendatang.

“Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi para pelaku bisnis untuk ikut mengambil bagian membantu masyarakat menemukan kebahagiaan mereka dengan cara-cara yang kreatif dan relevan dengan kondisi saat ini," kata Sitaresti dalam keterangan resmi yang diterima Hypeabis.id, Senin (14/3/2022).

Agar konten pemasaran selama kampanye bulan Ramadan kalian menarik, berikut adalah tiga kiat yang bisa dicoba.
 

h

Ilustrasi seseorang yang sedang membuat konten (Dok. Ivan Samkov/Pexels)


1. Konten yang relevan

Tidak hanya pelaku bisnis, Ramadan juga menjadi momen yang dinanti konsumen untuk memaknai berbagai tradisi yang muncul satu tahun sekali itu. Berdasarkan guidebook TikTok mengenai Ramadan 2022, terdapat empat kategori konten yang menjadi inspirasi pengguna TikTok untuk memaknai kebersamaan Ramadan yakni entertainment, tradisi memberi hadiah dan berbelanja, kebiasaan Ramadan, dan perayaan Lebaran.

Para pelaku bisnis bisa mendistribusikan konten-konten sesuai dengan momen-momen Ramadan. Untuk hal itu, TikTok membagi momen kunci ini ke dalam tiga fase yaitu fase Persiapan, fase Bulan Ramadan, dan fase Perayaan Lebaran.

Di fase Persiapan, pebisnis retail bisa menghadirkan konten menyambut bulan suci dengan mengajak konsumen membersihkan rumah dengan tagar #bersihbersih. Memasuki bulan Ramadan, pebisnis fast moving consumer goods (FMCG) juga bisa menghadirkan konten mukbang berupa pengalaman virtual yang seru saat menyantap produk lezat sembari ngabuburit lewat tagar #bukabarenglagi.

Sedangkan saat memasuki Hari Kemenangan, di mana konsumen merayakannya dengan bersilaturahmi dengan keluarga, pebisnis fashion bisa memberi inspirasi seputar konten mix and match outfit Lebaran dengan koleksi terbaru produk mereka.
1
2


SEBELUMNYA

Riset: Orang Indonesia Makin Banyak Gunakan Fitur E-Wallet dan Pay Later

BERIKUTNYA

Nafa Salvana Jadi Model Kelas Dunia Berawal dari Warung Pecel Lele

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: